Perancangan Apartemen Kota Surabaya dengan Pendekatan Neo Vernakular

Authors

  • Ferry Ardiansyah Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Suci Ramadhani Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
  • Rofi'i Rofi'i Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/architeria.v4i2.22949

Keywords:

Apartemen, Neo vernakular, Surabaya

Abstract

Tidak mengherankan bahwa kebutuhan akan lahan hunian meningkat di Surabaya, salah satu kota besar di Indonesia yang berpenduduk 3.157.126 jiwa pada tahun 2020 dan masih meningkat hingga sekarang. Membangun apartemen adalah salah satu solusi untuk masalah tersebut karena apartemen dapat meringkas lahan hunian tapak dan dibangun secara vertikal. Namun, menggunakan apartemen memiliki masalah secara psikologis karena bangunan vertikal mirip dengan tempat kerja dan kehilangan beberapa fitur hunian tapak. Dengan menggunakan konsep Neo Vernakular, rancangan apartemen yang diajukan ini bertujuan untuk mengembalikan nuansa hunian apartemen dan memunculkan fitur hunian tapak yang telah dihilangkan sebelumnya. Konsep Neo Vernakular digunakan dalam rancangan apartemen. Ini termasuk ide sirkulasi koridor, penambahan area komunal untuk berinteraksi, dan ide area hunian.

References

Firmasyah, Bachtiar, Saraswati Anggita, G Guswandi, Fajar Cahyo Utomo, and Siska Amelia. 2019. “Tipologi Pengembangan Lingkungan Hunian Vertikal Di Kawasan Perkotaan.” Prosiding TAU SNAR-TEK (November).

Hafidzar, Dimas Bagus, A. Hadi Prabowo, and Sri Tundono. 2024. “IMPLEMENTASI KARAKTERISTIK NEO VERNAKULAR PADA FASAD BANGUNAN HOTEL RESORT DI INDONESIA.” Metrik Serial Teknologi dan Sains 5(1). doi:10.51616/teksi.v5i1.515.

“KAJIAN RUANG PADA HUNIAN VERTIKAL UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DENGAN PENDEKATAN ASPEK SOSIAL DAN PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA.” 2021. JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR 20(1). doi:10.54564/jtsa.v20i1.61.

Kinter, Michael, and Nicholas E. Sherman. “No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title.” : 5–22.

Leofani, Riyadl Arraihan, and Erwin Djuni. 2024. “PENGGUNAAN LANGGAM ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA BANDARA DI JAWA TIMUR SEBAGAI LANDMARK KOTA.” Widyastana 4(1). doi:10.33005/widyastana.v4i1.150.

Nur Fithroh, Eva Khuriyah, Muhammad Faisal, and Benny Bintardjo. 2023. “PENERAPAN PENDEKATAN NEO VERNAKULAR PADA PERANCANGAN FASILITAS PENGEMBANGAN UMKM BIDANG KULINER DI KABUPATEN LAMONGAN.” Jurnal Arsitektur Kolaborasi 3(2). doi:10.54325/kolaborasi.v3i2.42.

Pratama, Adhitya Surya, Dasep Abdul Rojak, Rifa Devalloh, and Elpan Jamaludin Annas. 2024. “Penerapan Arsitektur Neo Vernakular Di Indonesia.” JIDAR: Jurnal Ilmiah Urban Desain dan Arsitektur 2(2).

Reza, Hidayatul, and Franky Liauw. 2021. “HUNIAN VERTIKAL MONODUALISME (INDIVIDUALISME-KOLEKTIVISME).” Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) 3(1). doi:10.24912/stupa.v3i1.10890.

Safitri, Widayanti Ratna. 2016. “Analisis Korelasi Pearson Dalam Menentukan Hubungan Antara Kejadian Demam Berdarah Dengue Dengan Kepadatan Penduduk Di Kota Surabaya Pada Tahun 2012 - 2014.” Journal of Public Health 2(2).

Septiano, Andri, Adi Praseyo, and Samuel Hartono. 2019. “Apartemen Di Surabaya.” eDIMENSI ARSITEKTUR VII(2).

Published

2025-12-18