Redesain Koridor Kota Di Jalan Rajawali Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.30651/architeria.v5i1.11903Keywords:
koridor, elemen kota, SurabayaAbstract
Setiap kota besar memerlukan penataan setiap detailnya agar dapat menciptakan kota yang nyaman, asri dan indah. Dalam menciptakan kota yang kondusif perlu melihat aspek – aspek atau elemen – elemen perancangan kota. Salah satunya adalah koridor kota. Koridor kota merupakan gerbang kota sebagai identitas suatu wilayah. Surabaya yang merupakan kota besar tentunya tidak terlepas dari koridor kota. Penganalisaan kembali terhadap koridor sangat diperlukan guna menciptakan koridor kota yang kondusif. Pemerataan koridor yang kurang memenuhi aspek dan elemen dalam perancangan kota dapat menggaggu kenyamanan dan kekondusifan suatu kota.References
Eka Sari, Kartika, Antariksa, and Ismu Rini Dwi Ari. 2008. “PELESTARIAN KORIDOR JALAN VETERAN KOTA SURABAYA.” arsitektur e-Journal 1(1).
Febiana, Andifa, Deni Agus Setyono, and Abdul Wahid Hasyim. 2024. “KARAKTERISTIK KUALITAS VISUAL ELEMEN PERANCANGAN KOTA KAWASAN KYA-KYA SURABAYA.” Urban Issues & Planning Journal 2(1). doi:10.21776/ub.urbanesis.2024.2.1.6.
Illiyin, Dini Faza, and Rea Risky Alprianti. 2017. “Preferensi Pejalan Kaki Terkait Kondisi Lingkungan Untuk Menciptakan Kenyamanan Termal Di Jalan Rajawali Surabaya.” doi:10.32315/ti.6.e067.
Khaerunnisa, S. 2017. Institut Teknologi Sepuluh Nopember “Kualitas Jalan Sebagai Ruang Terbuka Publik Pada Koridor Heritage Jalan Rajawali Surabaya.”
Khaerunnisa, Sonya, and Hertiari Idajati. 2017. “Analisis Kualitas Keterlingkupan Ruang Terbuka Publik Pada Koridor Heritage Jalan Rajwali Surabaya.” Jurnal Teknik ITS 6(1). doi:10.12962/j23373539.v6i1.22831.
Nurubiatmoko, adelita, Wara Rukmi, and kartika sari. 2020. “Pemilihan Objek Utama Citra Kawasan Cagar Budaya Jalan Rajawali Kota Surabaya.” Tata Kota dan Daerah 12(1). doi:10.21776/ub.takoda.2020.012.01.4.
Salami, Shakirat Folashade, Abubakar Danladi Isah, and Isa Bala Muhammad. 2021. “Critical Indicators of Sustainability for Mixed-Use Buildings in Lagos, Nigeria.” Environmental and Sustainability Indicators 9. doi:10.1016/j.indic.2021.100101.
Suciningtyas, Deby, Antariksa Sudikno, and Wara Indira Rukmi. 2024. “Klasifikasi Lingkungan Cagar Budaya Di Kawasan Jembatan Merah Kota Surabaya Berdasarkan Signifikansi Makna Kultural.” MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian 7(2). doi:10.33510/marka.2024.7.2.183-194.
Winton Danardi, R, Antariksa, and Septiana Hariyani. 2010. “PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN BANGUNAN KUNO DI KORIDOR JALAN RAJAWALI KOTA SURABAYA.” arsitektur e-journal 3(2).
Yovita Inggar Mawardi, and Isti Hidayati. 2025. “Pengaruh Kerapatan Vegetasi Terhadap Fenomena Urban Heat Island Di Kota Surabaya.” Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota 14(2): 263–71. doi:10.24252/jpm.v14i2.51082