Pendidikan Islam Inklusif

Penulis

  • Rizka Ayu Safitri Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Kurnia Neta Diyana Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Silvia Maf”ula Zain Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Mohammad Rofiq Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.30651/sr.v7i1.18261

Abstrak

Pluralism is not only a theological awareness, but also a social awareness. This has implications for the awareness that humans live in a plural society in terms of religion, culture, ethnicity and various other diversity. Islamic education, both formal and non-formal, according to Nurcholish Madjid, is a bridge to internalize pluralistic values or inclusive beliefs to students. The Koran is the main foundation of Islamic educational practice. On that basis, Islamic education is required to present social morality so that the humanistic messages contained in the holy book can be used as a guide for social life in a civilized manner. This study uses the literature review method, so that the writing refers to written sources, such as articles, journals, books that are in accordance with the discussion of this research. The results of this research show the framework of thinking about religious pluralism in Islamic education.

 

Pluralisme bukan hanya kesadaran yang bersifat teologis, tetapi juga kesadaran yang bersifat sosial. Hal itu berimplikasi pada kesadaran bahwa manusia hidup di tengah masyarakat yang plural dari segi agama, budaya, etnis dan berbagai keragaman lainya. Pendidikan Islam baik formal maupun non formal, menurut Nurcholish Madjid merupakan jembatan penghubung untuk menginternalisasi nilai-nilai pluralistik atau akidah inklusif kepada peserta didik. Al-Quran merupakan landasan utamapraktik pendidikan Islam. Atas dasar itu, pendidikan Islam dituntut menghadirkan moralitas sosial agar pesan humanistik yang termuat di dalam kitab suci bisa dijadikan pedoman hidup bersosial secara beradab. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, sehingga penulisannya merujuk pada sumber tulisan, seperti artikel, jurnal, buku yang sesuai dengan pembahasan riset ini. Hasil riset ini menunjukkan tentang kerangka berfikir pluralisme agama dalam pendidikan Islam.

Referensi

Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah. “Pendidikan Multikultural Dalam Desain Kurikulum Dan Pembelajaran Keagamaan Islam.†Madania: Jurnal Kajian Keislaman 21, no. 1 (2017): 79.

Ambarudin, R. Ibnu. “Pendidikan Multikultural Untuk Membangun Bangsa Yang Nasionalis Religius.†Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 13, no. 1 (2016).

Anwar, Heru Saiful. “Membangun Karakter Bangsa.†At-Ta’dib 8, no. 1 (2013): 4–10. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tadib/article/view/511.

Dan Sri Suharti, Nasri Kurniallah. “Pendidikan Islam Berbasis Inklusif Dalam Kehidupan Multikultur.†Jurnal Penelitian 10, no. 1 (2016): 201–232.

Erawati, Ika Leli. “PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF.†Studi Sosial 04, no. 01 (2016). https://media.neliti.com/media/publications/41055-ID-pendidikan-karakter-bangsa-pada-anak-berkebutuhan-khusus-dalam-pendidikan-inklus.pdf.

Ibrahim, Rustam. “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL : Pengertian , Prinsip , Dan Relevansinya Dengan Tujuan Pendidikan Islam.†Addin 7, no. 1 (2013): 1–26.

Lasijan. “MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM.†Jurnal TAPIs 10, no. 2 (2014). http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/TAPIs/article/view/1610/1343.

Ma’arif, Syamsul. Pesantren Inklusif Berbasis Kearifan Lokal : Studi Etnografi Pesantren Tebuireng Jombang. Yogyakarta: : Universitas Negeri Jogja, 2014.

Marwanti, Endah. “Membangun Semangat Nasionalisme Di Sekolah Melalui Kearifan Lokal.†Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an 3 (2016): 55–63.

Nur, Dr. Afrizal, and Lubis Mukhlis. “Konsep Wasathiyah Dalam Al-Quran (Studi Komparatif Antara Tafsir Al-Tahrîr Wa at-Tanwîr Dan Aisar at-Tafâsîr).†An-Nur 4, no. 2 (2015): 205–225. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Annur/article/view/2062.

Purnomo, Purnomo, and Putri Irma Solikhah. “Konsep Dasar Pendidikan Islam Inklusif : Studi Tentang Inklusivitas Islam Sebagai Pijakan Pengembangan Pendidikan Islam Inklusif.†J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 7, no. 2 (2021): 114–127.

Shihab, Quraish. Wasathiyyah: Wawasan Islam Tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati, 2019.

Sofwan, Arif. Pendidikan Keagamaan Islam Multikultural. Malang: UMM Press, 2016.

Suharsono, Suharsono. “Pendidikan Multikultural.†EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam 4, no. 1 (2017): 13–23.

Yaqin, Ainul. Pendidikan Multikultural Cross-Cultural Understending Untuk Demokrasi Dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media, 2015.

Unduhan

Diterbitkan

2023-06-14

Terbitan

Bagian

Artikel