Peranan Nasyiatul Aisyiyah Untuk Mewujudkan Masyarakat Yang Bersimbol “Padi”
DOI:
https://doi.org/10.30651/mms.v3i1.30364Keywords:
Nasyiatul ‘Aisyiyah, simbol padi, pemberdayaan perempuanAbstract
Nasyiatul 'Aisyiyah (NA) is an autonomous women's organization within Muhammadiyah that was founded in 1931 to encourage Muslim women to become pioneers of social, religious, and educational change through preaching, education, and social activities, with the symbol of rice representing humility and usefulness for religion, nation, and country. This study aims to analyze NA's role in realizing a society symbolized by “rice,” namely producing knowledgeable and useful women, using a literature review method on historical documents and organizational programs. NA's role has evolved from a focus on moral guidance to broad involvement in organizations, science, and social advocacy, including the Nasyiatul Aisyiyah Young Family Program (KMTNA) for healthy families, as well as addressing issues of violence against women, gender equality, and religious pluralism through skills training, victim assistance, health services, and encouraging public participation. Overall, NA has become a symbol of the evolving spirit of Islam to shape a civilized and productive society.
References
Aanardianto, ‘Pandangan Childfree Menyelisihi Sunnatullah dan Konsep Keluarga Sakinah’, Suara Muhammadiyah (2023).
Amanah, Siti Nur, dan Dwi Isroyan, ‘Habitus and Cultural Capital among Muslim Women: The Case of Women’s Empowerment in Nasyiatul Aisyiyah Gamping, Yogyakarta, Indonesia’, An-Nida’: Journal of Islamic Thought, 48.2 (2025), 206–224 https://doi.org/10.24014/an-nida.v48i2.32463.
Asmaret, D., ‘Dampak Childfree terhadap Ketahanan Keluarga di Indonesia’, ADHKI: Journal of Islamic Family Law, 5.1 (2023), 73-89.
Darban, Ahmad Adaby, Sejarah Kauman: Menguak Identitas Kampung Muhammadiyah (Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2010).
Handayani, N., Purnamasari, V., Azizah, A. N., & Aisyiyah, N. (2024). Pemberdayaan Generasi Milenial Nasyiatul ‘ Aisyiyah Seyegan Menuju Terwujudnya Remaja Sehat Berkemajuan. 7(2), 441–447.
Irhandayaningsih, Ana, ‘Kajian Filosofis terhadap Multikulturalisme Indonesia’, Humanika, 15.9 (2012).
Istianah, Z., dan Fitriyanti, ‘Peningkatan Peran ‘Aisyiyah dalam Melakukan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Miskin melalui Pembentukan Paralegal’, Abdimas 4 (2021), 06–94.
Kholisatun, N., F. R. Pratiwi, dan M. Nurhakim, ‘Aisyiyah dan Pemberdayaan Perempuan dalam Upaya Kesetaraan Gender’, Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2.3 (2024), 306–319.
Kurnianingsih, M., Kuswardani, A. W. Pamuncak, dan A. I. Purnamasari, ‘Sosialisasi: Perempuan dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual’, Jurnal Abdimas Multidisiplin, 2.2 (2023), 45–51.
Mau, A. F. (2025). Tantangan Perkawinan di Tengah Perubahan Sosial : Perspektif Keluarga Kontemporer. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(1), 91–107.
Mona, S. B., ‘Nasyiatul Aisyiyah: Konsep Keluarga Muda Tangguh yang Demokratis’, Suara Aisyiyah (2023).
Nakamura, Mitsuo, Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin: Studi tentang Pergerakan Muhammadiyah di Kotagede sekitar 1910–2010 (Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2021).
Oktaviana, A. W., & Ridwan, A. (2025). Konstruksi Sosial Perempuan Generasi Z atas Pernikahan di Era Digital : Studi pada Perempuan Berkarir di Desa Warujayeng Kabupaten Nganjuk. PADMA, 05(01), 326–337.
Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (Yogyakarta, 2023).
Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Tanfidz Keputusan Tanwir I Nasyiatul Aisyiyah (Yogyakarta, 2024).
Rohmawati, ‘Mulai dari Keluarga, Nasyiatul Aisyiyah Ajak Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak’, PWMU Dakwah Berkemajuan (2025).
Syamsiyatun, Siti, Pergolakan Putri Islam: Perkembangan Wacana Jender dalam Nasyiatul Aisyiyah 1965–2005 (Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2016).
Umar, U., H. Mahmudah, dan M. I. Jayanti, ‘Peran Nasyiatul Aisyiyah dalam Wacana Gender dan Pendidikan Profetik bagi Perempuan di Bima’, Kafaah: Journal of Gender Studies, 11.1 (2021), 15–26.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tsania Husna Dzakiyyah, Lintang Hutami Firjatullah, Destya Khansa Assadilah, Tania Fadilla Hasna, Waharjani Waharjani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


