Hubungan Tingkat Stres Terhadap Perubahan Hemodinamik Pada Pasien Gagal Jantung
DOI:
https://doi.org/10.30651/jkm.v10i1.25802Kata Kunci:
gagal jantung, hemodinamik, stresAbstrak
Tujuan: Gagal jantung merupakan penyebab kematian nomor satu akibat penyakit tidak menular setiap tahunnya, yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Di Indonesia, prevalensinya terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu faktor psikologis penyebab morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal jantung adalah stres. Tingkat stres yang tinggi berdampak buruk terhadap perkembangan gagal jantung.
Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan hemodinamik pada pasien gagal jantung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 109 responden di poliklinik jantung RSUD Bangil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, PSS (Perceived Stress Scale) untuk mengukur tingkat stres dan status hemodinamik yang diukur meliputi tekanan darah, respirasi. Instrumen hemodinamik menggunakan pengamatan hasil tekanan darah menggunakan alat omron digital otomatis dan respirasi pasien dengan mengamati kondisi dan simetri gerakan pernapasan. Analisis data menggunakan chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien gagal jantung mengalami tingkat stres sedang sebesar 78,9% dan tekanan darah hipertensi derajat 1 sebesar 44,8%. Selain itu, pasien gagal jantung mengalami tingkat stres sedang dan denyut nadi normal sebesar 95,4%.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat stres berhubungan dengan tekanan darah dan denyut nadi pada pasien gagal jantung.
Referensi
Adyatma, M. A., Murtaqib, M., & Setioputro, B. (2019). Hubungan Spiritualitas dengan Stres pada Penderita Hipertensi di Poli Jantung RSU dr. H. Koesnadi-Bondowoso. Pustaka Kesehatan, 7(2), 88-96.
Alhurani, A. S., Dekker, R., Tovar, E., Bailey, A., Lennie, T. A., Randall, D. C., & Moser, D. K. (2014). Examination of the potential association of stress with morbidity and mortality outcomes in patient with heart failure. SAGE open medicine, 2, 2050312114552093.
Aoki, T., Fukumoto, Y., Yasuda, S., Sakata, Y., Ito, K., Takahashi, J., Miyata, S., Tsuji, I., & Shimokawa, H. (2012). The great East Japan earthquake disaster and cardiovascular diseases. European heart journal, 33(22), 2796-2803.
Ardian, I. (2018). Signifikansi tingkat stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Unissula Nursing Conference Call for Paper & National Conference,
Benjamin, E. J., Muntner, P., Alonso, A., Bittencourt, M. S., Callaway, C. W., Carson, A. P., Chamberlain, A. M., Chang, A. R., Cheng, S., & Das, S. R. (2019). Heart disease and stroke statistics—2019 update: a report from the American Heart Association. Circulation, 139(10), e56-e528.
Chauvet-Gelinier, J.-C., & Bonin, B. (2017). Stress, anxiety and depression in heart disease patients: A major challenge for cardiac rehabilitation. Annals of physical and rehabilitation medicine, 60(1), 6-12.
Collaborators, G. (2018). Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 354 diseases and injuries for 195 countries and territories, 1990-2017: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017.
Dianita, E. M., Praningsih, S., & Siswati. (2024). Dampak Intervensi Mobile Health Terhadap Manajemen Diri Pasien Gagal Jantung: A Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 6379-6389.
Dianita, E. M., Sukartini, T., & Pratiwi, I. N. (2023). Pengembangan Aplikasi Relaksasi Autogenik Berbasis Android Terhadap Tingkat Stres Pada Pasien Gagal Jantung. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 11(2), 252-263.
Febtrina, R., & Malfasari, E. (2018). Analisa nilai tanda-tanda vital pasien gagal jantung. Health Care: Jurnal Kesehatan, 7(2), 62-68.
Gultom, A. B. (2019). Stres Dan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 14(1), 5-8.
Hidayatullah, S., & Feriani, P. (2019). Analisa Praktik Klinik Asuhan Keperawatan pada Pasien CHF dengan Intervensi Inovasi Deep Breathing Exercise dan Mobilisasi Progresif Level 1 Terhadap Perubahan Hemodinanik di Ruang ICU RSUD AW Sjahranie Samarinda Tahun 2018.
Hsu, S., Fang, J. C., & Borlaug, B. A. (2022). Hemodynamics for the heart failure clinician: a state-of-the-art review. Journal of cardiac failure, 28(1), 133-148.
Kariasa, I. M. (2021). Aspek Psikologis Pasien Gagal Jantung. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12.
Katimenta, K. Y., Carolina, M., & Kusuma, W. (2016). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Di Ruang ICCU DR. Doris Sylvanus Palangkaraya
Kemenkes. (2019). Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Kementrian Kesehatan RI, 1-5.
Lagraauw, H. M., Kuiper, J., & Bot, I. (2015). Acute and chronic psychological stress as risk factors for cardiovascular disease: Insights gained from epidemiological, clinical and experimental studies. Brain, behavior, and immunity, 50, 18-30.
Latifardani, R., & Hudiyawati, D. (2023). Fatigue Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1756-1766.
Malisan, E., Wantania, F. E., & Rotty, L. W. (2015). Hubungan kadar hematokrit dengan kelas NYHA pada pasien gagal jantung kongestif obesitas sentral yang dirawat jalan dan dirawat inap di RSUP Prof. Dr. RD Kandou. e-CliniC, 3(2).
Muti, R. T. (2020). Pengaruh posisi semi fowler dengan kombinasi lateral kanan terhadap perubahan haemodinamik pada pasien gagal jantung di ruang ICCU Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo Purwokerto. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 13(02), 124-140.
Niluh, C. E., Rampengan, S. H., & Jim, E. L. (2016). Gambaran penyakit jantung koroner pada pasien gagal jantung yang menjalani rawat inap di RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado periode September-November 2016. e-CliniC, 4(2).
Nuraeni, A., Mirwanti, R., Sugiharto, F., Istiazahra, D., Sonandar, E. E., Komala, K., Hidayat, M. N., Virgianty, N. N., Cahya, N. A. P., & Restuti, S. (2022). Efikasi Pemantauan Hemodinamik Non-Invasif Pada Pasien Gagal Jantung: Literature Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(3).
Prihatiningsih, D., & Sudyasih, T. (2018). Perawatan diri pada pasien gagal jantung.
Pudiarifanti, N., Pramantara, I. D., & Ikawati, Z. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung Kronik. Jurnal Manajemen Dan Pelayanan Farmasi (Journal of Management and Pharmacy Practice), 5(4), 259-266.
Putri, D. N., Dewi, T. K., & Inayati, A. (2021). Penerapan Breathing Exercise untuk Menurunkan Tingkat Kelelahan (Level Fatigue) Pasien Jantung Koroner. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 32-39.
Ridho, M., Frethernety, A., & Widodo, T. (2021). Literature review hubungan stres dengan kejadian hipertensi. Jurnal kedokteran universitas palangka raya, 9(2), 1366-1371.
Rustam, H. K., & Tentama, F. (2020). Creating academic stress scale and the application for students: Validity and reliability test in psychometrics. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(1), 661-667.
Saelan, S., & Teguh, S. (2018). Pengaruh pola hidup terhadap perubahan denyut nadi pada pasien heart failure. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 78-86.
Santo, K., & Redfern, J. (2020). Digital health innovations to improve cardiovascular disease care. Current atherosclerosis reports, 22, 1-10.
Scholten, M., Midlöv, P., & Halling, A. (2023). Disparities in prevalence of heart failure between the genders in relation to age, multimorbidity and socioeconomic status in southern Sweden: a cross-sectional study. Scandinavian Journal of Primary Health Care, 41(2), 160-169. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/02813432.2023.2197951
Sukhbaatar, P., Bayartsogt, B., Ulziisaikhan, G., Byambatsogt, B., Khorloo, C., Badrakh, B., Sumiya, T., Sodovsuren, N., Dagva, M., Khurelbaatar, M.-U., Tsedensodnom, S., Bat-Erdene, N., Myagmardorj, R., & Unurjargal, T. (2023). The Prevalence and Risk Factors of Chronic Heart Failure in the Mongolian Population. Diagnostics, 13(5), 999. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/diagnostics13050999
Verbrugge, F. H., Guazzi, M., Testani, J. M., & Borlaug, B. A. (2020). Altered hemodynamics and end-organ damage in heart failure: impact on the lung and kidney. Circulation, 142(10), 998-1012.
Wati, D. E., Mustikasari, M., & Panjaitan, R. U. (2020). Post traumatic stress disorder description in victims of natural post eruption of Merapi one decade. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(2), 101-112.
Woods, L., Duff, J., Roehrer, E., Walker, K., & Cummings, E. (2019). Design of a consumer mobile health app for heart failure: findings from the nurse-led co-design of Care4myHeart. JMIR nursing, 2(1), e14633.
Yulianti, Y., & Chanif, C. (2021). Penerapan perubahan posisi terhadap perubahan hemodinamik pada asuhan keperawatan pasien congestive heart failure. Ners Muda, 2(2), 82-90.
Ziaeian, B., & Fonarow, G. C. (2016). Epidemiology and aetiology of heart failure. Nature Reviews Cardiology, 13(6), 368-378.
Zuin, M., Rigatelli, G., Roncon, L., Pasquetto, G., & Bilato, C. (2023). Risk of incident heart failure after COVID-19 recovery: a systematic review and meta-analysis. Heart failure reviews, 28(4), 859-864.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Eka Mei Dianita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah:Â Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)