Komunikasi Terapeutik Integratif Upaya Relaps Prevention Pada Terapi Pasien ODGJ

Penulis

  • Risky Wahyu Febrian Universitas Trunojoyo Madura
  • Sri Wahyuningsih Universitas Trunojoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.30651/jkm.v10i1.24935

Kata Kunci:

Komunikasi Terapeutik, Integratif, Kekambuhan, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat komunikasi terapeutik integratif stakeholder untuk upaya pencegahan kekambuhan pada terapi pasien PMWD di Puskesmas Kokop Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa panduan wawancara dan panduan observasi dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam kepada pihak terkait yaitu bidan, dokter, petugas puskesmas dan kader jiwa. Subjek dalam penelitian ini adalah bidan, dokter dan kader jiwa sebagai pihak kunci yang berhubungan langsung dengan komunikasi terapeutik dengan pasien.

Penelitian ini menghasilkan temuan empat fase yang dilakukan selama proses komunikasi terapeutik integratif, yaitu pra-interaksi, perkenalan, inti, dan terminasi. Strategi intervensi yang dilakukan dalam pencegahan kekambuhan terdiri dari identifikasi, pembentukan kesadaran, eliminasi mitos dan restrukturisasi kognitif. Begitu juga dengan hambatan yang ditemukan selama proses komunikasi antara lain jarak dan medan, ekspektasi hasil yang negatif, kemalasan dan kesadaran diri keluarga. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik menjadi pendekatan inti dalam pencegahan kekambuhan pada pasien PMWD di Puskesmas Kokop untuk meningkatkan efikasi diri pasien sehingga mampu mengelola gangguan jiwanya.

Referensi

Afandi, A. T., Putri, P., Darmawan, T. C., & Ardiana, A. (2023). Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Dalam Tatanan Manajemen Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan, 12(1), 56–63. https://doi.org/10.47560/kep.v12i1.478

E.Stake, R. (1995). The Art of Case Study Research. In Sage Publications, Inc. (pp. 1–175).

Ghulam Dzaljad, R., Firmantoro, V., Rahmawati, Y., Pranawati, R., Setiawati, T., Tiara, A., Mustika, S., Prasetya, H., Hariyati, F., Qusnul Khotimah, W., Dwi Fajri, M., Khohar, A., & Dwi Agustini, V. (2022). Etika Komunikasi: Sebuah Paradigma Integratif.

Hidayah, N., Kurniawati, D. A., Umaryani, D. S. N., & Ariyani, N. (2023). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu. Sereal Untuk, 8(1), 51.

Kurniawan, D., Kumalasari, G., & Fahrany, F. (2020). Kperawatan Jiwa Keluarga: Terapi Psikoedukasi Keluarga ODGJ. October, 1–151. www.penerbitlitnus.co.id

Larimer, M. E., Palmer, R. S., & Marlatt, G. A. (2003). Relaps Prevention : An Overview of Marlatt’s Cognitive-Behavioral Model Mary. In Psychosocial Treatments (Vol. 23, Issue 2). https://doi.org/10.4324/9780203503508

Nara, M. Y. (2020). Komunikasi Terapeutik Dalam Asuhan Keperawatan Di Ruangan Rawat Inap Kelas III RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 9(1), 1489–1506. https://doi.org/10.35508/jikom.v9i1.2309

Oktaria, G. (2017). Komunikasi Teraupeutik Perawat Dalam Proses Penyembuhan Pasien Psikosis Di UPT.Bina Laras Provinsi Riau. Journal Jom FISIP, 4(2), 1–15.

Salam, N. F. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekambuhan Pasien Jiwa Di Rumah Sakit Khusus Daerah (Rskd) Prov Sul-Sel. In Suparyanto dan Rosad (Vol. 5, Issue 3). UNIVERSITAS ISLAMNEGERI ALAUDDIN MAKASSAR.

Wahyuningsih, S. (2021). Komunikasi Terapeutik (First Edit). Intrans Publishing.

Yusuf, A., Tristiana, R. D., & Ms, I. P. (2019). Fenomena Pasung dan Dukungan Keluarga terhadap Pasien Gangguan Jiwa Pasca Pasung. 5, 309–321.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-07