Analisis Penerapan Multiple Intelligences Untuk Mengembangkan Hafalan Anak di Kelas Rendah SD Muhammadiyah 9 Kota Malang

Delora Jantung Amelia

Sari

Pada tingkat sekolah dasar anak usia 6-13 tahun melihat objek menjadi satu kesatuan utuh (holistik). Dalam perkembangan jaman yang memasuki tahun 2013 kurikulum di mana pembelajaran telah berentra pada pembelajaran tematik. Dalam pembelajaran tematik proses pembelajaran tidak terlepas seperti kurikulum sebelumnya namun beberapa pembelajaran diintegrasikan dalam satu kegiatan pembelajaran. Dalam pembelajaran tematik proses belajar sangat memperhatikan tingkat pemikiran siswa yang masih melihat sesuatu merupahkan satu bagian utuh. Tujuan dari penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: untuk mengetahui penerapan beberapa Intellegences untuk mengembangkan pembacaan anak di kelas rendah Muhammadiyah 9 SDN Malang, Mengetahui hambatan penerapan beberapa kecerdasan untuk mengembangkan hafalan anak di kelas rendah SD Muhammadiyah. 9 Malang. Metode penelitian yang digunakan meliputi (1) desain, (2) jenis penelitian, (3) pelaksanaan penelitian, (4) instrumen penelitian, (5) analisis data. Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian kualitatif, yang penelitiannya didasarkan pada data alam berupa kata-kata dalam mendeskripsikan objek yang diteliti melalui kegiatan mengumpulkan data dari alam. Dalam proses pembelajaran yang menggunakan multiple Intelligences for memory disini dikembangkan kecerdasan bermusik para guru cenderung menggunakan menghafal huruf pendek tilawati lagu. Guru lebih sering menggunakan kecerdasan musik anak untuk memperkuat pembacaan anak-anak sebagai penghafalan berlipat ganda, nama nabi, dan surat pendek. Kendala yang dihadapi guru saat menerapkan beberapa kecerdasan untuk mengembangkan hafalan masa kanak-kanak tidak semua anak suka bernyanyi dan tidak semua anak memiliki kecerdasan bermusik.

 

Kata Kunci : Multiple Intelligences,  Hafalan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Akbar, S. 2012. Panduan Praktik: Implementasi dan Pengembangan Model-model Pembelajaran Aktif Rumpun Sosial. Malang : Diktat tidak diterbitkan.

Amstrong, T. 2000. Setiap Anak Cerdas: Panduan Membantu Anak Belajar dengan Memanfaatkan Multiple Intelligence-nya. Terjemahan Rina Buntaran. 2003. Jakarta: Gramedia Putaka Utama.

Amstrong, T. 2000. Multiple Intelligencesin the Classroom. Alexandria. ASCD.

Baum,S. Viens. J. Slatin, B. 2005. Multiple Intelligences in the Elementary Classroom:A.

Chatib, Munif, dkk. 2013c. Guardian Angel Romantika Membangun Sekolahnya Manusia. Bandung : Kaifa.

Chatib, Munif, dkk. 2013d. Gurunya Manusia. Bandung : Kaifa.

Chatib, Munif, dkk. 2013e. Orangtuanya Manusia. Bandung : Kaifa.

Elmubarok, Zaim. 2009. Membumikan Pendidikan Nilai. Bandung : Alfabeta.

Fleetham, M.2006. Multiple Intelligences in Practice: Enhancing self-esteem and learning in the classroom. Stafford: Network Contimun Education.

Gardner, H. 2003. Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) Teori dalam produk.

Terjemahan Alexander Sindoro 2013. Batam: Interaksara.

Hoerr,T.R. 2000. Becoming a Multiple Intelligences School. Alexandria: Association for For Supervision and Curriculum Development.

Jasmine,J. 2012. Prefesional’s Guide: Teaching with Multiple Intelligences (Metode Mengajar Multiple Intelligences). Bandung: Nuasa Cendekia.

Rusman. 2011. Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Trianto. 2012. Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Yaumi, Muhammad. 2012. Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. Jakarta: Dian Rakyat.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v1i1.871

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.