Kajian Aplikatif Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa Melalui Gerakan Literasi di Sekolah Dasar Berdasarkan Perspektif Pedagogik Kritis

Budi Hendrawan, Anggia Suci Pratiwi, Siti Komariah

Sari

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan mengenai konsep penanaman nilai-nilai karakter siswa melalui gerakan literasi khususnya di Sekolah Dasar yang didasarkan pada pandangan pedagogik kritis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan atau studi literatur. Hasil yang diperoleh berdasarkan kajian pustaka yang dilakukan bahwa: pertama, gerakan literasi di Sekolah Dasar secara konseptual menunjukkan adanya pengintegrasian dalam upaya menumbuhkembangkan budi pekerti agar anak didik menjadi pembelajar sepanjang hayat; kedua, penanaman nilai-nilai karakter dalam gerakan literasi sekolah merupakan salah satu syarat dalam mencapai tujuan pendidikan secara universal; ketiga, pedagogik kritis memandang secara mendasar bahwa penanaman nilai-nilai karakter siswa melalui gerakan literasi di Sekolah Dasar merupakan suatu proses pemanusiaan atau proses pendidikan di dalam kancah pergumulan berbagai struktur kekuasaan atau kegiatan yang menimpa manusia. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penanaman nilai-nilai karakter siswa melalui gerakan literasi di Sekolah Dasar merupakan bentuk dari humanisasi pendidikan dan sebagai upaya menumbuhkembangkan budi pekerti anak didik, sehingga menjadikannya sebagai pembelajar sepanjang hayat yang berkarakter baik.

Kata Kunci: Nilai-nilai Karakter; Gerakan Literasi Sekolah; Sekolah Dasar; Pedagogik Kritis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Andika, Rendhik. 2017. Mendikbud tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter. https://www.antaranews.com/. Diakses pada tanggal 7 November 2017.

Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Sosial: Format-format kuantitatif dan kualitatif, Surabaya: UNAIR Press.

Chaplin, J.P. 2004. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Dirjen Dikdas Kemdikbud. 2016. Panduan Gerakan Literasi di Sekolah Dasar. Jakarta: Dirjen Dikdas Kemdikbud.

Faturrohmah, Pupuh.et.al. 2013. Pengembangan Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Refika Aditama.

Henderson, Stella van Pettern. 1959. Introduction to The Philosophy of Education. Chicago : The University of Chicago.

Hidayat, R. 2013. Pedagogi Kritis : Sejarah, Perkembangan, dan Pemikiran. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

https://www.kbbi.web.id/

Kemdiknas Balitbang Puskur. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (Pedoman Sekolah). Jakarta: Kemdikdas Balitbang Puskur.

Kesuma, D. 2012. Struktur Fundamental Pedagogi Paulo Freire Dan Relevansinya Untuk Pendidikan Indonesia. Disertasi tidak dipublikasikan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Langeveld, M.J. 1980. Pedagogik Teoritis dan Sistematis. Bandung: Jemmars.

Nazir, M. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nuraida dan Rihlah Nur Aulia. 2010. Pendidikan Karakter untuk Guru. Jakarta: Islamic Reasearc Publishing.

Prastowo, A. 2012. Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Radja, Rebeka.D, et.al. 2016. Gambaran kekerasan pada anak sekolah dasar di Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal e-clinic. Vol.4 No.2, Juli-Desember 2016. Diambil dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic/article/view/14598 (8 November 2017).

Sadulloh, Uyoh, et.al. 2007. Pedagogik. Bandung: Cipta Utama.

Setyawan, Davit. 2014. KPAI: Kasus Bullying dan Pendidikan Karakter. www.kpai.go.id. Diakses pada tanggal 7 November 2017.

Syaifulloh Syahid, Achmad. 2017. Hati-hati Mengartikan Literasi Bukan Sekedar Gerakan Baca dan Tulis. www.kompasiana.com.. Diakses 10 Noveber 2017

Tim KPAI. 2013. Menyelamatkan Anak dari Bahaya Rokok. www.kpai.go.id. Diakses pada tanggal 8 November 2017.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wati, Sungkawati. 2017. Membahas Pendidikan Karakter di Sekolah. www.kompasiana.com. Diakses pada tanggal 8 November 2017.

Wiedarti, Pangesti dkk.2016. Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Dirjen Didaksmen.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v1i2a.1050

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.