Hubungan Antara Faktor Personal Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Zahra Fatimah Yuniar, Mochammad Bagus Qomaruddin

Sari

Self-Breast Examination (BSE) is an activity to find out early information on breast cancer. Efforts to do BSE can reduce morbidity and mortality by up to 20%. The suggestion to do BSE works at a long time, which is 20 years and above. In general, someone will do BSE activities if they have adequate knowledge. Public health students at the age of 20 years and have sufficient knowledge to take preventative and promotion measures for the health of breast cancer problems. The purpose of this study was to analyze the relationship between personal factors (knowledge, attitude, cancer history and history of cancer) with BSE behavior. This research is a descriptive correlational study, using a cross sectional research design. The research sample consisted of 186 people, who were taken randomly using simple random sampling. Data analysis in this study is Chi-Square Test. The results showed that there was a relationship between attitudes (p = 0,023) with BSE behavior. Whereas between knowledge (p = 0,863), family breast cancer history (p = 0,591), and self-breast cancer history (p = 0,164) there was no correlation with BSE behavior.

Kata Kunci

Personal Factors; Behavior; BSE

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Abdullah, N., Tangka, J., Rottie, J., 2013. Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Cara Periksa Payudara Sendiri Pada Mahasiswi Semester IV Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Ejournal keperawatan , [e-journal] 1(1): hal 1-7. Tersedia di: http://media.neliti.com>publications.pdf [diakses tanggal 19 Juli 2018].

American Cancer Society, 2015. Breast Cancer: Facts and Figures 2015-2016. [pdf] Atlanta: American Cancer Society. Tersedia di: http://www.cancer.org/dam/research [27 Oktober 2017].

Bandura, A., 1986. Social Foundation of Thought and Action : A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, New York: Prentice Hall.

Dinkes Kota Surabaya., 2015. Profil Kesehatan Tahun 2015. Surabaya: Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya.

Glanz, K., Rimer, B.K., and Viswanath, K., 2008. Health Behaviour And Health Education: Theory, Research, and Practice. 4th ed. San Farnsisco: Jossey-Bass.

Hanifah, A.N., 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Wanita Usia Subur Dalam Melakukan Deteksi Dini Kanker Payudara Metode SADARI Di Wilayah Kerja Puskesmas Nusukan Surakarta. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tersedia di: [19 Juli 2018].

Harnianti, Sakka, A., Saptaputra, S.K., 2014. Studi Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Tahun 2016. Jurnal UHO, [e-journal] ____. Tersedia di: http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/viewFile/1219/866 [diakses tanggal 24 Desember 2017].

Kementrian Kesehatan RI, 2009. Buku saku pencegahan kanker leher Rahim & kanker payudara. [pdf] Jakarta : Kementerian Kesehatan. Tersedia di: https://agus34drajat.files.wordpress.com/2010/10/buku-saku_kanker_2009.pdf [30 Oktober 2017].

Kementerian Kesehatan RI, 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013. [pdf] Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Tersedia di: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf [27 Oktober 2017].

Komite Penanggulangan Kanker Nasional, 2015. Panduan Penatalaksanaan Kanker Payudara. [pdf] Jakarta: Komite Penanggulangan Kanker Nasional. Tersedia di: http://kanker.kemkes.go.id/PPKPayudara [27 Oktober 2017].

Notoatmodjo, S., 2005. Promosi Kesehatan: Teori Dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S., 2010. Promosi Kesehatan: Teori Dan Aplikasinya. 2nd ed. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Noroozi, A., Jomand, T., Tahmasebi, R., 2010. Determinants Of Breast Self Examination Performance Among Iranian Women: An Application Of The Health Belief Model. Canc Educ.

Ompusunggu, F & Bukit, E.K., 2012. Karakteristik, Hambatan Wanita Usia Subur Melakukan Pap Smear di Puskesmas Kedai Durian. Jurnal Keperawatan Klinis, [e-journal] 4(1): ): hal 20-24. Tersedia di: http://jurnal.usu.ac.id/ [diakses tanggal 5 September 2018].

Putri, N.A.M.P., 2016. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Praktik SADARI Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Mahasiswi Angkatan 2014 Fakultas Kedokteran, Farmasi Dan Psikologi Universitas Katolik WidyaMandala Surabaya Tahun 2016. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tersedia di: [19 Juli 2018].

Sari, Y.P., Lubis, N.L., Syahrial, E., 2014. Determinan Perilaku Sadari Remaja Putri Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Di SMK Negeri 8 Medan Tahun 2014. Tersedia di: http://media.neliti.com>publications.pdf [diakses tanggal 19 Juli 2018].

Sari, N.K., 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswi Kesehatan Masyarakat Di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Skripsi. Universitas Katolik Widya Mandala. Tersedia di: [28 Oktober 2017].

Septiani, S., Suara, M., 2013. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswa SMAN 62 Jakarta 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan, [e-journal] 5(1): hal 31-35. Tersedia di: http://lp3m.thamrin.ac.id/upload/artikel%206.%20vol%205%20no%201_16sari.pdf [diakses tanggal 27 Oktober 2017].

Weldiani, Y., Nurchayati, S., Zulfitri, R., 2018. Hubungan Pengetahuan dan Kemampuan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dengan Stadium Kanker Payudara di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, [e-journal] 5(1): hal 153-160. Tersedia di: https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/viewFile/18832/18203 [diakses tanggal 5 September 2018].

WHO, 2012. GLOBOCAN 2012: Estimated Cancer Incidence, Mortality and Prevalence Worldwide in 2012. Perancis: GLOBOCAN. Tersedia di: http://globocan.iarc.fr/Pages/fact_sheets_population.aspx [27 Oktober 2017].


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/jkm.v4i2.2059

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.