Jihad Dan Terorisme (Makna Jihad Dalam Islam)

Sholihul Huda

Abstract

Abstrak
 Jihad adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim. Allah mewajibkan jihad
pada setiap muslim sebagai suatu kewajiban yang mengikat, tegas, tidak ada
alternatif lain dan tidak ada tempat pelarian. Karena jihad merupakan salah satu
ajaran Islam yang bersifat sentral, unik dan fundamental. Namun, perasaan dengki
dan benci dari kalangan musuh Islam timbul dengan berbagai cemoohan terhadap
perjuangan umat Islam. Bahkan sikap fanatik, ekstrimis, dakwah sesat dan
menyimpang serta bermacam lagi perkataan telah digunakan untuk melemahkan
semangat perjuangan umat Islam.  
Disamping itu aksi kekerasan atau teror yang terjadi dibelahan dunia ini
sering diidentikkan umat Islam seperti; tragedi 11 September 2001 penghancuran
gedung kembar WTC (World Trade Centre) di New York AS, tragedi 12 Oktober
2002 bom di Sary Club dan Peddy‟s Club Legian Bali, tragedi tanggal 5 Agustus
2003 kasus ledakan bom di Hotel JW Mariot Jakarta, dan tragedi tanggal 9
September 2004 ledakan dahsyat di depan Gedung Kedubes Australia, Kuningan
Jakarta Selatan dan lain sebagainya. Kenyataan itu tentu merugikan umat Islam,
karena ada kesan Islam identik dengan kekerasan. Adanya kesan tersebut karena
dalam Islam dikenal adanya ajaran jihad yang seringkali disalah pahami oleh
pemakai istilah tersebut.
Oleh karena itu penulis mengkaji dan meneliti jihad dan implementasinya
dengan pendekatan kepustakaan dan deskriptif agar memperoreh pemahaman
menyeluruh. Jihad dalam Al-Qur‟an dan hadist mengandung nilai universal, tidak
terbatas ruang, waktu dan tempat. Jihad dapat diwujudkan dalam bentuk dakwah,
kesabaran dalam keteguhan, perang, haji mabrur, jihad dengan harta, berbakti
kepada orang tua, dan mencari nafkah untuk keluarga. Namun dinamika jihad
dikalangan umat islam juga terjadi penyimpangan seperti; aksi teror dalam i‟dad
jihad, profanisasi ajaran Tuhan bagi aksi kemanusiaan dan bom bunuh diri.


Kata Kunci: Jihad, teror, Perang.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.