Analisis Manajemen Pelayanan Publik Bagi Pengguna Kereta Api LRT di Kota Palembang

Handoko .

Abstract

Abstract
The aim of this study is to analyze the public service management for LRT train users in Palembang based on the Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 63 of 2019 and analyze what factors are being obstacles that affect the effectiveness of the quality of public services for LRT train users in Palembang. This research is a descriptive qualitative research. The primary data collection procedure was carried out with in-depth interviews with employees, managers and LRT train users in Palembang. While secondary data is taken from data in the LRT management section in Palembang. The technique in determining informants is done by snowball sampling method. The results of this study indicate that the public services provided by LRT’s employees in Palembang are in accordance with operational standards (SOP) and refer to PM Number 63 of 2019. The services provided are related to PM Number 63 of 2019 with service indicators which include safety, security, reliability, comfort, convenience and equality. The minimum service standard has been met by LRT as a service provider in providing services to service users. Based on the results of the questionnaire expected 30 respondents taken randomly from a number of LRT train passengers in the city of Palembang around 85% of respondents stated that they were very satisfied with the services provided by LRT. The factors or obstacles that affect the effectiveness of services are found in the ticket sales system service indicators that are still manual.
Keywords: Transportation, public service management, effectiveness.


Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganilis manajemen pelayanan publik bagi pengguna kereta api LRT di Palembang berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 63 Tahun 2019 dan menganalisa faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala yang mempengaruhi keefektifitasan kualitas pelayanan publik bagi pengguna kereta LRT di Palembang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Prosedure pengambilan data primer dilakukan dengan wawancara secara mendalam kepada pegawai, manajer, dan pengguna kereta LRT di Palembang. Sedangkan data sekunder di ambil dari data di bagian manajemen LRT di Palembang. Teknik dalam menentukan informan dilakukan dengan metode snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan publik yang diberikan oleh pegawai PT LRT di Palembang sudah sesuai dengan standar operasional (SOP) dan mengacu pada PM Nomor 63 Tahun 2019. Pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan pasal 5 PM Nomor 63 Tahun 2019 dengan indikator-indikator pelayanan yaitu mencakup keselamatan, keamanan, kehandalan, kenyamanan, kemudahan dan kesetaraan. Standar pelayanan minimum sudah dipenuhi oleh pihak PT LRT sebagai penyedia layanan dalam memberikan layanan kepada pengguna jasa. Berdasarkan hasil questionnaire terharap 30 responden yang diambil secara random dari sejumlah penumpang kereta LRT di kotaPalembang sekitar 85% responden menyatakan bahwa mereka sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh PT. LRTPalembang. Adapun faktor-faktor atau hambatan yang mempengaruhi efektifitas pelayanan adalah terdapat pada indikator pelayanan sistem penjualan tiket yang masih manual dan mengantri.
Kata Kunci: Transportasi, manajemen pelayanan publik, efektivitas.

References

Denhart. (2003). Balancing Customer Perceptions and Expectation, Ney York Cristian Nduha & Dr. Vijit Supinit. (2015). Measuring Customer Perceptions of Service Quality Towards Eat Mme Restaurant. International Journal of Social Science and Humanities Research, 3,4, 357-362 Handoko, H, Dkk. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Akasara Islamy. (2003). Dasar-dasar Administrasi Publik dan Manajemen Publik. Malang, Indonesia: Universitas Brawijaya Jailani. (2013). Pelayanan Publik. Jurnal Albayan, Vol 19(27). Mawardianto. (2018). Pelayanan Ttransportasi Publik Yang Mudah di Akses oleh Penyandang Disabilitas Dalam Prespektif HAM. Jurnal HAM. Volume 9(2). Mukarom. (2015). Manajemen Pelayanan Publik. Bandung: CV Pustaka Setia.

Mukti. (2014). Pemenuhan Standar Pelayanan Minimum di Stasiun Blitar. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, JKMP. Volume 5(1).

Rizka. I. (2017). Kualitas Pelayanan Transportasi di Pt. KAI Persero Kabupaten Sidoarjo. JKMP. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 5(1). Sugiono. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta Zeithaml, V. A. (2000). Service quality, profitability, and the economic worth of customers: what we know and what we need to learn. Journal of Academy of Marketing Science, 28(1), 67-85. Wibowo. (2007). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Press.

Peraturan Perundang-Undangan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 63 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimum pengguna kereta api.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 48 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Minimum Kereta API Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 Tentang Perkeretaapian


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/ag.v5i1.4980
DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30651/ag.v5i1.4980.g2836

Refbacks

  • There are currently no refbacks.