Perencanaan Struktur Gedung Perkantoran Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus Berdasarkan Sni 2847-2013 di Bantul – Yogyakarta

Sonif Muafandi, Arifien Nursandah, Bambang Kiswono

Abstract

Abstract

The design of reinforced concrete structures in the structure of  PT. Indomarco Prismatama's office buildings in Bantul aimed to find out. (1) Dimensions of beams and columns that can withstand earthquake loads. (2) Detailed image of beam reinforcement and column from planning results.

In this final project, the structure of reinforced concrete building was planned by using the Special Moment Resisting Frame System (SRPMK) SNI 2847- 2013. Where the building of the Special Moment Resisting Frame System (SRPMK) used Strong Column and Weak Beam. The planned structure was a 6-story office building that was reviewed by using spectrum response analysis.

In the Special Moment Resisting Framework System that showed beams B1 (400x600) with ϼ = 2.06%; beam B2 (350x500) with ϼ = 2.17%; beam Ba1 (250x350) with ϼ = 2.17%; Ba2 beam (200x300) with ϼ = 2.53%; Column K1 (600x600) with ϼ = 2.18%; K2 (500x500) column with ϼ = 2.43%;

 

Keywords: Building Structure, SRPMK, strong column weak beam.

 

Abstrak

Perancangan struktur beton bertulang pada struktur bangunan perkantoran PT.Indomarco Prismatama diBantul ini bertujuan untuk mengetahui. (1) Dimensi balok dan kolom yang mampu menahan beban gempa. (2) Gambar detail penulangan balok dan kolom dari hasil perencanaan.

Dalam tugas akhir ini akan direncanakan struktur gedung beton bertulang menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) SNI 2847- 2013. Dimana bangunan model Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) akan menggunakan Strong Column and Weak Beam (kolom kuat dan balok lemah). Struktur yang akan direncanakan adalah gedung perkantoran 6 lantai yang ditinjau dengan menggunakan analisa respons spektrum

Pada Sistem Rangka Pemikul Momen khusus, diperoleh balok B1 (400x600) dengan ϼ= 2.06%; balok B2 (350x500) dengan ϼ= 2.17%; balok Ba1 (250x350) dengan ϼ= 2.17%; balok Ba2 (200x300) dengan ϼ= 2.53%; Kolom K1 (600x600) dengan ϼ= 2.18%; Kolom K2 (500x500) dengan ϼ= 2.43%;

 

Kata kunci : Struktur Gedung,  SRPMK, strong column weak beam.

References

Asroni Ali, MT, 2010 Balok dan pelat beton bertulang: graham ilmu

Badan Standarisasi Nasional. 2012. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung (SNI 1726:2012). Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2013. Peraturan pembebanan Indonesia untuk gedung dan bangunan lain (SNI 1727:2013). Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2013. Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung (SNI 2847:2013). Jakarta.

Budianto.dkk. 2015. Perhitungan Gedung 10 lanai dengan Perencanaan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) di Jalan Sepakat II Kota Pontianak. Pontianak

Departemen Pekerjaan Umum. 1987. Pedoman Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung. Jakarta.

Heryanto. 2009. Perhitungan Struktur Hotel 11 Lantai dengan Struktur Beton Bertulang di Pontianak. Pontianak.

Imran, Iswandi. 2014. Perencanaan Lanjut Struktur Beton Bertulang. ITB : Bandung

M. Ilham Gumilang.dkk. 2016 Perencanaan Pondasi Tiang Pancang Dengan Memperhitungkan Pengaruh Likuifaksi Pada Proyek Pembangunan Hotel Di Lombok : Jurusan Teknik Sipil FTSP – ITS

Purwono, Rachmat. 2009. Perencanaan Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa. Surabaya: tspress.

Setiawan, Agus. 2016. Perancangan Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847:2013. Jakarta: Erlangga.

Wahyudi, Herman. 2013. Daya Dukung Pondasi Dalam. Surabaya : Jurusan Teknik Sipil FTSP – ITS.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/ag.v4i1.2820
DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30651/ag.v4i1.2820.g1893

Refbacks

  • There are currently no refbacks.