Perbandingan Waktu dan Biaya Elemen Balok dan Plat dengan Metode U-Shell, Half Slab, dan Steel Deck di Proyek Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya

Feri Efendi, Darman Katni S, Isnaniati .

Abstract

Abstract

In the Tower Olive Grand Dharmahusada Lagoon project, the beams and floor plates are structural elements that have a large area and volume compared to other structural elements. The volume of concrete, formwork and rebar beams and floor plates is much larger than the column structure elements and shear walls. This, which causes the cost of concrete work and beam formwork and higher floor plates. So that the beam and plate elements are the right element for Value Engineering. Value Engineering is doing with making 2 alternative designs for comparison to existing design about time and cost. Alternative 1 uses the U-Shell beam method and Half Slab Plate while alternative 2 uses the U-Shell beam and Steel Deck method. The methodology used identify problems, collect data, analyze data, discuss Value Engineering analysis, and conclusions and suggestions. The results of the cost comparison obtained from the value engineering analysis are the initial / existing design Rp. 892.600.395, -, alternative 1 Rp. 699.753.933, -, alternative 2 Rp. 771.498.593, -. Comparison of construction time per floor (Floor to Floor) obtained from the value engineering results, namely the initial / existing design 8 days, alternative 1 8 alternative days 2 9 days. So that it can be concluded from the two alternatives, alternative method 1 is better than alternative 2 in terms of cost and time.

 

Keywords: U-Shell, Half Slab, dan Steel Deck

 

 Abstrak

Pada proyek Tower Olive Grand Dharmahusada Lagoon, balok dan plat lantai merupakan elemen struktur yang memiliki luasan dan volume yang cukup besar dibandingkan dengan elemen struktur lainnya. Volume beton, bekisting, dan besi, balok dan plat lantai jauh lebih besar daripada elemen struktur kolom serta Shear Wall. Hal ini, yang menyebabkan biaya pekerjaan beton dan bekisting balok serta plat lantai lebih tinggi. Sehingga elemen balok dan plat merupakan elemen yang tepat untuk dilakukan Value Engineering. Value Engineering yang dilakukan dengan membuat 2 alternatif desain untuk dibandingkan dengan  desain eksisting  dari segi biaya dan waktu. Alternatif 1 menggunakan metode balok U-Shell dan plat Half Slab sedangkan alternatif 2 menggunakan metode balok U-Shell dan Steel Deck. Metodologi yang digunakan dengan cara melakukan identifikasi masalah, pengumpulan data, menganalisa data, pembahasan analisa Value Engineering, serta kesimpulan dan saran. Hasil perbandingan biaya yang didapatkan dari analisis Value Engineering  yaitu desain awal/eksisting diperoleh Rp. 892.600.395,-, alternatif 1 diperoleh Rp. 699.753.933,- alternatif  2 diperoleh Rp. 771.498.593,-. Perbandingan waktu pelaksanaan per lantai (Floor to Floor) yang didapatkan dari hasil value engineering yaitu desain awal/eksisting diperoleh 8 hari, alternatif 1 diperoleh 8 hari, alternatif 2 diperoleh 9 hari. Sehingga dapat disimpulkan dari kedua  alternatif tersebut, metode alternatif 1 lebih baik daripada alternatif 2 dari segi biaya dan waktu.

 

Kata Kunci: U-Shell, Half Slab, dan Steel Deck

References

Asroni, A. 2010. Balok dan Plat Beton Bertulang. Jakarta: Graha Ilmu.

Badan Standarisasi Nasional. 2012. Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Beton Pracetak untuk Konstruksi Bangunan Gedung. Jakarta : Badan Standarisasi Nasional

Badan Standarisasi Nasional. 2013. Beban Minimum untuk Perencanaan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional

Badan Standarisasi Nasional. 2013. Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional

Berawi, M.A. 2014. Aplikasi Value Engineering pada Konstruksi Bangunan Gedung. Jakarta: UI Press.

Dell’Isola, A. 1974. Value Engineering in the Construction Industry. New York: Construction Publishing Corp., Inc.

Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan. 1983. Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung. Bandung : Yayasan LPMB.

Ditjen Cipta Karya. 1971. Peraturan Beton Indonesia Tahun 1971. Jakarta: Ditjen Cipta Karya.

Gilang, B. A.,2017. Aplikasi Value Engineering Terhadap Struktur Plat Lantai Menggunakan Desain Half Slab Precast Pada Lantai 5-9 Proyek Pembangunan Yello Hotel Surabaya. Tugas Akhir. Tidak dipublikasikan. Surabaya: Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Husen, A. 2011. Manajemen Proyek. Yogyakarta: Andi Offset.

Ibrahim, B. 1994. Rencana dan Estimate Real of Cost. Jakarta : Bumi Aksara.

Rochmanhadi. 1992. Alat-Alat Berat dan Penggunaannya. Jakarta: Dunia Grafika

Shaikh, F. 1999. PCI Design Handbook 5th Edition. Chicago: Precast/Prestressed Concrete Institute

Refbacks

  • There are currently no refbacks.