Dampak Lalu Lintas Pembangunan Apartemen Di Jakarta Selatan

Juda Suwandi

Abstract

Abstract

Development is one of the growth parameters of a region. DKI Jakarta one of the provinces in Indonesia with a large level of development considering the needs of citizens living facilities always increase to adjust with population growth. The facilities include residential, road traffic and mass transportation. This is a serious concern of Jakarta government. Building an apartment in South Jakarta is new, it is necessary to study the analysis of traffic impacts that will occur if an apartment will be built. Given the apartment will have an impact on the traffic of citizens who will be out of the apartment entry. The study of traffic impact analysis is one of the requirements set by the DKI Jakarta government especially for the developers or developers before they build the Apartment. Jl. Sinabung Raya is located in Mount Kelurahan Kebayoran Baru subdistrict, South Jakarta is one of the roads that will be affected by the development of apartments. Traffic impact analysis (andalalin) needs to be done on the road to ensure that the construction of an apartment will not negatively impact the existing traffic. So there is need for treatment and actions that must be borne by the developer in order to minimize the consequences of the development of the apartment. It was found that from the results of the analysis of the work needs to be done by the developer, among others, make the design radius turns 6 meters and radius turns in 4.6 m. Designing the doorway so that it does not interfere with the flow of traffic on the road sinabung raya. Installing signs to be a marker for road users, providing a minimum parking space of 102 SRP and 204 SRP motor parking.

 

Keywords : Andalalin, Jl. Sinabung, Apartemen

 

 

Abstrak 

Pembangunan merupakan salah satu parameter pertumbuhan suatu wilayah. DKI jakarta salah satu propinsi di Indonesia dengan tingkat pembangunan yang besar mengingat kebutuhahan sarana hidupwarganya senantiasa meningkat menyesuaikan dengan pertumbuhan penduduk. Sarana tersebut meliputi tempat tinggal, jalan lalu lintas maupun alat transportasi massal. Ini menjadi perhatian serius pemerintah DKI Jakarta. Pembangunan apartemen di Jakarta Selatan hal baru, perlu adanya kajian analisa dampak lalu lintas yang akan terjadi jika sebuah apartemen akan dibangun. Mengingat apartemen tersebut akan membawa dampak terhadap lalu lintas warga yang akan keluar masuknya apartemen. Kajian analisa dampak lalu lintas merupakan salah satu persyaratan yang telah di tetapkan oleh pemerintah DKI Jakarta khususnya untuk para pengembang atau developer sebelum mereka membangun Apartemen. Jl. Sinabung Raya terletak di Kelurahan Gunung Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan merupakan salah satu jalan yang rencananya akan terkena dampak dari pembangunan apartemen. Analisa dampak lalu lintas (andalalin) perlu dilakukan terhadap jalan tersebut untuk meyakinkan bahwa dengan adanya pembangunan apartemen tidak akan memberikan dampak negatif terhadap lalu lintas yang sudah ada selama ini. Maka perlu adanya perlakuan dan tindakan yang harus ditanggung oleh pengembang dalam rangka meminimalkan akibat yang terjadi dari pembangunan apartemen tersebut. Didapati bahwa dari hasil analisa perlu adanya pekerjaan yang harus dilakukan oleh developer antara lain, membuat desain radius belok 6 meter dan radius belok dalam 4,6 m. Mendesain pintu keluar masuk sedemikian hingga tidak mengganggu arus lalu lintas yang ada di jalan sinabung raya. Memasang rambu rambu yang menjadi penanda bagi para pemakai jalan, menyediakan parkir mobil minimal sejumlah 102 SRP dan parkir motor 204 SRP.

 

Kata kunci: Andalalin, Jl. Sinabung, Apartemen

References

Departemen Permukiman dan Parasarana Wilayah. 2003. Perambuan Sementara untuk Pekerjaan Jalan. Jakarta

Direktorat Bina Teknik. 1995.Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki Di Kawasan Perkotaan. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

DirektoratJenderalPerhubunganDarat.2004.PedomanTeknisPengangkutan Barang Umum Di Jalan. Jakarta: DepartemenPerhubungan.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Greenberg, F. 1991. Traffic Impact Analysis. Chicago: American Planning Association.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 2011. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas. Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Kementerian Pekerjaan Umum. 2010. Peraturan Menteri Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pedoman Penggunaan dan Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2013. Rancangan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia tentang Penyelenggaran Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN). Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Tamin, Ofyar Z. 2000. Perencanaan, Pemodelan, dan Rekayasa Transportasi. Bandung: Penerbit ITB.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.