Peran Asam Laktat Sebagai Respons Metabolik Pada Aktivitas Fisik Intensitas Tinggi
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Aktivitas fisik intensitas tinggi memicu perubahan metabolisme energi yang signifikan, khususnya pergeseran dari metabolisme aerobik menuju anaerobik yang menyebabkan peningkatan produksi asam laktat. Asam laktat tidak hanya merupakan produk metabolik, tetapi juga berperan sebagai indikator fisiologis penting dalam menilai respons tubuh terhadap aktivitas fisik.
Tujuan: Untuk meninjau dan mensintesis peran asam laktat sebagai respons metabolik pada aktivitas fisik intensitas tinggi.
Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan literature review terstruktur dengan penelusuran database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect hingga tahun 2025. Kriteria inklusi meliputi penelitian pada manusia yang membahas hubungan antara aktivitas fisik intensitas tinggi dengan kadar asam laktat. Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan evaluasi teks lengkap. Karena adanya heterogenitas desain penelitian, variasi protokol latihan, dan perbedaan metode pengukuran, sintesis dilakukan secara naratif. Penilaian risiko bias dilakukan secara kualitatif berdasarkan kejelasan metodologi dan konsistensi hasil.
Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas aktivitas fisik berkaitan dengan peningkatan produksi asam laktat akibat dominasi metabolisme anaerobik. Kadar laktat meningkat secara signifikan ketika aktivitas melampaui ambang laktat, terutama pada latihan intensitas tinggi seperti sprint dan latihan anaerobik. Selain itu, strategi pemulihan seperti recovery aktif terbukti mempercepat eliminasi laktat, sementara adaptasi latihan jangka panjang meningkatkan efisiensi metabolisme energi dan kemampuan tubuh dalam mengelola akumulasi laktat.
Keterbatasan: Heterogenitas desain penelitian, variasi protokol latihan, serta perbedaan metode pengukuran membatasi kemungkinan dilakukan sintesis kuantitatif.
Kesimpulan: Asam laktat memiliki peran penting sebagai respons metabolik pada aktivitas fisik intensitas tinggi. Peningkatan intensitas aktivitas meningkatkan produksi laktat, sementara mekanisme pemulihan dan adaptasi latihan berperan dalam regulasi metabolisme energi. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam fisiologi olahraga, perencanaan latihan, dan praktik klinis.
Rincian Artikel
Referensi
- Andrew M. Jones, Brett S. Kirby, Ida E. Clark, Hannah M. Rice, Elizabeth Fulkerson, Lee J. Wylie, Daryl P. Wilkerson, Anni Vanhatalo, and Brad W. Wilkins Journal of Applied Physiology 2021 130:2, 369-379
- APA Zhu, Z., Cui, W., Lu, C., Shen, Y., & Pan, B. (2026). Automatic estimation of lactate threshold heart rate and pace in real-world running based on transfer learning. Engineering Applications of Artificial Intelligence, 163, 112879. https://doi.org/10.1016/j.engappai.2025.112879
- Barrett, K. E., Barman, S. M., Boitano, S., & Brooks, H. L. 2010. Ganong’s Review of Medical Physiology. Edisi ke-23. New York: McGraw-Hill.
- Bishop D., Edge J., Thomas C., Mercier J. (2008). Effects of high-intensity training on muscle lactate transporters and postexercise recovery of muscle lactate and hydrogen ions in women. Am. J. Physiol. Regul. Integr. Comp. Physiol. 295 (6), R1991–R1998. doi:10.1152/ajpregu.00863.2007.
- Damayanti, N. A., Nusdwinuringtyas, N., Tambunan, T. F. U., & Kekalih, A. 2019. Pengaruh latihan interval intensitas tinggi terhadap kadar laktat darah dan tingkat usaha pada dewasa sehat sedentary. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
- Fitrianto, E. J., & Maarif, S. (2020). Pengaruh active recovery terhadap kadar asam laktat pada mahasiswa program studi ilmu keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 4(1), 32-36.
- Frontiers in Physiology Authors. 2024. Effect of high-intensity interval training and moderate-intensity continuous training on blood lactate clearance after high-intensity test in adult men. Frontiers in Physiology. DOI:10.3389/fphys.2024.1451464
- Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2013). Ilmu faal olahraga (fisiologi olahraga). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Gunawan, E. (2024). PENGARUH LATIHAN LARI 30 MENIT AKTIFITAS SUBMAKSIMAL TERHADAP PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA ATLET HANDBALL SULAWESI TENGGARA. JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran), 10(1), 157-167.
- Junaidi, J. (2016, November). PENGARUH LARI SPRINT 200 M TERHADAP PERUBAHAN KADAR ASAM LAKTAT DARAH PADA ATLET CABANG OLAHRAGA ATLETIK DKI JAKARTA. In Prosiding Seminar dan Lokakarya Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (Vol. 1, No. 01, pp. 22-27)
- Kalih, B. S., & Rahmadani, E. A. (2021). Comparison of 800 Meter and 400 Meter Run Effects on The Increase Of Lactic Acid In Athletic Athlete. Gladi: Jurnal Ilmu Keolahragaan, 12 (03), 61-67.
- Lu, C., Cui, W., Zhu, Z., Wu, Y., Xing, Q., Pan, B., & Shen, Y. 2025. Validity of smartwatch-derived estimates of lactate threshold heart rate and pace compared to graded exercise testing. Frontiers in Physiology, 16:1621996. DOI:10.3389/fphys.2025.1621996.
- Meixner, B. J., Nusser, V., Koehler, K., Sablain, M., Boone, J., & Sperlich, B. 2024. Blood lactate dynamics reveal distance-specific anaerobic demands in 400 m sprint training. Applied Sciences (MDPI), 15(24):13051. DOI:10.3390/app152413051.
- Mighra, B. A., & Djaali, W. (2021). Pengaruh RAST (Running-Based Anaerobic Sprint Test) terhadap Denyut Jantung dan Kadar Asam Laktat pada Atlet Futsal FIK UNJ. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 113-119.
- Nuuttila, O. P., Kaikkonen, P., Sievänen, H., Vasankari, T., & Kyröläinen, H. 2025. The accuracy of fixed intensity anchors to estimate lactate thresholds in recreational runners. European Journal of Applied Physiology. DOI:10.1007/s00421-025-05748-8.
- Rohaya, R. (2014). Pengaruh Latihan Fisik Anaerobik Terhadap Kadar Ambang Batas Asam Laktat Pada Orang Yang Terlatih. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 1(14).
- Sibagariang, M. O., & Simatupang, N. (2021). Pengaruh pemberian massage terhadap penurunan kadar asam laktat pada mahasiswa ilmu keolahragaan setelah melakukan aktivitas fisik anaerobik lari sprint 100 meter. Jurnal Kesehatan dan Olahraga, 5(1). https://doi.org/10.24114/ko.v5i1.30369
- Triansyah, A., & Kushartanti, B. W. (2015). Efektivitas Teknik Pemulihan dan VO2max Dalam Pemulihan Asam Laktat Darah Dan Denyut Jantung Setelah Lari. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 7(1).
- Vijay, Subbarayalu Arun, Sivakumar, Chinnusamy, Kumar, Purushothaman Vinosh, Muralidharan, Chittode Krishnasamy, Rajkumar, Krishnan Vasanthi, Kannan, Karuppaiyan Rajesh, Pradeepa, Mani, Sivasankar, Prabaharan, Mariam, Ameer A, and Anand, Udhaya Kumar Albert. "Lactate threshold training to improve longdistance running performance: A narrative review." Montenegrin Journal of Sports Science and Medicine 13, no. 1 (2024). 19-29. doi: 10.26773/mjssm.240303
- Von Wittke P, Lindner A, Deegen E, Sommer H. Effects of training on blood lactate-running speed relationship in thoroughbred racehorses. J Appl Physiol (1985). 1994 Jul;77(1):298-302. doi: 10.1152/jappl.1994.77.1.298. PMID: 7961248.
- Watanabe, T., Inaba, T., van Rassel, C. R., MacInnis, M. J., Kakinoki, K., & Hatta, H. 2024. Identifying physiological determinants of 800 m running performance using post-exercise blood lactate kinetics. European Journal of Applied Physiology, 124:2951–2964. DOI:10.1007/s00421-024-05504-4.
- Yamaguchi, G. C., & Rochmania, A. (2022). Pengaruh Recovery Active Dan Recovery Passive Terhadap Perubahan Kadar Asam Laktat Dalam Darah Pada Atlet. Jurnal Prestasi Olahraga, 5(5), 109-114.