Rancang Bangun Alat Ukur Unsur Agroklimat Tanaman Padi Berbasis Iot

Titis Hafidz Titis Restuadi (1), Adi Widiatmoko (2)
(1) STMKG Jakarta, Indonesia,
(2) Prodi Instrumentasi MKG, STMKG, Indonesia

Abstract

Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian. Dalam pertanian, salah satu faktor yang menentukan keberhasilan tanaman adalah unsur hara dalam tanah. Salah satu unsur hara yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium). Kebutuhan tanaman akan unsur hara N, P, dan K bergantung pada jenis tanaman, metode tanam, populasi, dan umur tanaman. Penelitian ini membuat alat untuk mengukur suhu tanah, kelembaban, pH, Nitrogen, Fosfor, dan Kalium. Sensor yang digunakan adalah sensor suhu DS18B20, sensor kelembaban YL-69, sensor pH tanah elektronik Depoinovasi, dan sensor N, P, dan K yang dimodifikasi oleh Doctor Plant. Data pengukuran ditampilkan pada server ThingSpeak. Data yang diukur sesuai dengan waktu pengamatan agroklimat, yaitu pukul 07:30 WIB (00:30 UTC), 12:30 WIB (05:30 UTC), dan 17:30 WIB (10:30 UTC). Pengumpulan data dilakukan di sawah di Desa Margodadi, Kecamatan Seyegan. Data yang diperoleh adalah data 10 hari di mana 1 hari pengukuran dilakukan sebanyak 3 kali pada waktu pengamatan agroklimat. Data rata-rata beberapa parameter seperti suhu tanah 28,3oC, kelembaban tanah 72,1%, pH tanah 6,63, nitrogen 181,7, fosfor 8,3, dan kalium 109,6. Kriteria kesesuaian lahan yang sesuai menurut data di atas adalah padi sawah irigasi S1.

Full text article

Generated from XML file

References

Anwar, H. (2008). Teori Vygotsky tentang pentingnya strategi belajar.

Arends, R. (2008). Learning to teach, belajar untuk mengajar. Edisi Ketujuh. Jilid Satu. (diterjemahkan oleh Soedjipto, Helly, P. dan Soedjipto, Sri, M.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Komalasari, K. (2011). Pembelajaran kontekstual konsep dan aplikasi. Bandung: PT Refika Aditama.

Nieveen, N. (2007). An introdution to education design research. Retrieved October 15, 2014, from www.slo.nl/organisatie/international/publications.

Nieveen, N., McKenney, S., & van den Akker. (2006). “Educational design research” In Educational design research. New York: Routledge.

Sinaga, B. (2007). Pengembangan model pembelajaran matematika berdasarkan masalah berbasis budaya Batak (PBMB3). Surabaya: PPs. Unesa.

Thiagarajan, et al. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children. A Source Book. Bloomington: Central for Innovation on Teaching The Handicapped.

Suprapti, E., & Mursyidah, H. (2017). Pengembangan modul pembelajaran aljabar linier dengan tahapan 4Me untuk pengembangan karakter 4C’s mahasiswa. MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 2(2), 208-220. http://dx.doi.org/10.30651/must.v2i2.841.

Suprapti, E., Mursyidah, H., & Inganah, S. (2018). Development of linier algebra module with 4Me stage. In The 3rd Progressive and Fun Education (Profunedu) Internasional Proceeding 1 (pp. 355-360). Surabaya: Association of Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah Universities throughout Indonesia.

Dewantoro, G. and Sukamto, J.N. (2019) ‘Implementasi Kendali PID Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation’, Elkha, 11(1), p. 12. Available at: https://doi.org/10.26418/elkha.v11i1.29959.

Djaenudin, D. et al. (2011) Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian, Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian.

Ramadhika Dwi Poetra (2019) ‘BAB II Tinjauan Pustaka BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. 1–64’, Gastronomía ecuatoriana y turismo local., 1(69), pp. 5–24.

Sari, M.A.W., Ivansyah, O. and Nurhasanah, N. (2019) ‘Hubungan Konduktivitas Listrik Tanah dengan Unsur Hara NPK dan pH Pada Lahan Pertanian Gambut’, Prisma Fisika, 7(2), p. 55. Available at: https://doi.org/10.26418/pf.v7i2.33358.

Authors

Titis Hafidz Titis Restuadi
titishr7@gmail.com (Primary Contact)
Adi Widiatmoko
Restuadi, T. H. T., & Widiatmoko, A. (2023). Rancang Bangun Alat Ukur Unsur Agroklimat Tanaman Padi Berbasis Iot. MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 8(2), 19–29. https://doi.org/10.30651/must.v8i2.20153

Article Details