Pergeseran Bahasa Ibu Dari Bahasa Daerah Ke Bahasa Nasional: Evidensi Pada Anak Usia Prasekolah
Abstrak
Pergeseran bahasa ibu pada anak usia prasekolah di Jawa Tengah semakin nyata, ditandai dengan menurunnya penggunaan bahasa daerah yang dapat mengancam kelestarian bahasa daerah dan melemahnya identitas budaya anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pergeseran bahasa ibu pada anak usia prasekolah, faktor penyebabnya, serta upaya yang bisa dilakukan untuk mempertahankan bahasa ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode dekskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan teknik simak, baik simak libat cakap maupun simak bebas libat cakap terhadap anak usia prasekolah di Desa Margomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia lebih dominan digunakan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan bahasa daerah mulai berkurang penggunaannya. Faktor pergeseran ini disebabkan oleh lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, media dan teknologi, serta persepsi masyarkat terhadap bahasa daerah. Upaya yang bisa dilakukan adalah kerja sama antara keluarga, guru, dan pemerintah dalam membiasakan dan menanamkan rasa bangga untuk menggunakan bahasa daerah kepada anak-anak.
Kata Kunci: pergeseran bahasa, bahasa ibu, bahasa daerah, anak usia prasekolah, jawa tengah.
Artikel teks lengkap
Referensi
[1] Alfiah, A. (2023). “Optimalisasi pendidikan informal sebagai alternatif pemertahanan bahasa Jawa”. Jurnal IKADBUDI, 12(1), 57–73.
(2) Bhakti, W. P. (2020). “Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Keluarga di Sleman”. Jurnal Skripta, 6(2).
(3) Budhiono, R. H. (2009). Bahasa ibu (bahasa daerah) di Palangkaraya: Pergeseran dan pemertahanannya. ADABIYYAT, 8(1), 195–210.
(4) Dewi, N. K., & Apriliani, E. I. (2019). Pembiasaan Penggunaan Bahasa Jawa pada Anak Usia Dini di PAUD Al-Falah Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 1(2), 84–91.
(5) Diu, A. R., Rahmat, A., & Duludu, U. A. T. A. (2022). Pelestarian bahasa daerah gorontalo dalam aktivitas belajar anak usia dini di desa lemito utara kecamatan Lemito. Student Journal of Community Education, 51–60.
(6) Erika, V. N., & Azizah, A. N. (2024). Peran Pengajaran Bahasa Jawa Dalam Mempertahankan Warisan Kebudayaan Bahasa Jawa. Prosiding Seminar Nasional Wijayakusuma National Conference, 4(1), 191–195.
(7) Ernawati, N., & Usman, N. F. N. (2019). Pergeseran bahasa masyarakat etnis Tionghoa di Bima. Mabasan, 13(1), 31–44.
(8) Hiola, N., Umar, F. A. R., & Kau, M. U. (2022). Pergeseran Bahasa Buol pada Anak-Anak di Desa Bunobogu Selatan Kecamatan Bunobogu. Jambura Journal of Linguistics and Literature, 3(1), 11–20. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjll.
(9) Kustina, R. (2020). “Bentuk Pergeseran Bahasa”. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akselerasi Pembelajaran Di Masa Pandemic.
(10) Lukmana, R. D., & Alfin, J. (2023). Pergeseran Penggunaan Bahasa Madura Ke Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Keluarga Di Desa Socah. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(2), 199–207.
(11) Lestari, A., & Hasibuan, A. (2022). Pergeseran Bahasa Jawa Pada Kalangan Remaja Desa Firdaus Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 139–147.
(12) Mahsun, M. S. (2007). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya (Edisi Revisi) (Edisi Revisi). Rajawali Pers.
(13) Mardikantoro, H. B. (2007). Pergeseran bahasa jawa dalam ranah keluarga pada masyarakat multibahasa di wilayah kabupaten brebes. Humaniora, 19(1), 43–51.
(14) Munawaroh, H., Fauziddin, M., Haryanto, S., Widiyani, A. E. Y., Nuri, S., El-Syam, R. S., & Hidayati, S. W. (2022). Pembelajaran bahasa daerah melalui multimedia interaktif pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4057–4066.
(15) Musa, M. S. (2024). “Pengaruh Bahasa Indonesia Terhadap Bahasa Daerah”. Jurnal Pendidikan Mosikolah, 4(1), 250–253.
[16] Mustikasari, R., & Astuti, C. W. (2020). Pergeseran penggunaan bahasa Jawa pada siswa TK dan KB di Kelurahan Beduri Ponorogo. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 9(1), 64–75
(17) Nita, N., Pratiwi, W. D., & Syafroni, R. N. (2023). Analisis Pergeseran Bahasa pada Masyarakat Kampung Rawagede Kabupaten Karawang. SeBaSa, 6(1), 37–46.
(18) Nurhayati, E. (2013). Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Litera, 12(1).
(19) Prayogi, I. (2015). Bisakah Bahasa Daerah Bertahan? https://www.researchgate.net/publication/340609756
(20) Putri, N. W. (2018). Pergeseran bahasa daerah Lampung pada masyarakat kota Bandar Lampung. Prasasti: Journal of Linguistics, 3(1), 83–97.
(21) Raihany, A. (2015). Pergeseran penggunaan bahasa Madura di kalangan anak-anak Sekolah Dasar Negeri di desa Pangarangan kecamatan kota Sumenep. NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Keagamaan Islam, 12(1), 53–84.
(22) Sahril, N. F. N. (2018). Pergeseran bahasa daerah pada anak-anak di kuala tanjung sumatra utara. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 7(2), 210–228.
(23) Sari, I. N., & Erni. (2023). Upaya Pemertahanan Bahasa Jawa pada Ranah Keluarga di Desa Kampung Baru, Kabupaten Pelalawan. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 3(3), 342–352.
(24) Setyawan, A. (2011). _Aan_Setyawan. Eprints.Undip.Ac.Id.G
(25) Setyawan, I. (2019). Sikap Generasi “Z” terhadap bahasa Jawa: Studi kasus pada anak-anak usia Sekolah Dasar di kota Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna, 7(2), 30–36.
(26) Suryadi, M. (2017). Peran keluarga muda Jawa terhadap penggunaan bahasa Jawa pada ranah keluarga di lingkungan perkampungan Kota Semarang. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 12(2), 14–23.
(27) Trisnawati, W., & Fauziah, P. (2019). “Penanaman nilai karakter melalui pembiasan berbahasa jawa pada anak usia dini di desa tanggeran, kabupaten Banyumas”. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 93–100.
(28) Yani, N. P., Suradi, A., & Sari, W. A. (2025). “Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma”. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 928–937.
Penulis
Hak Cipta (c) 2026 Eka wijiyati lestari, Icuk Prayogi, Murywantobroto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel dimiliki oleh Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.