Analisis Makna Konotatif dalam Terjemahan Lagu-Lagu Indila dari Bahasa Prancis kedalam Bahasa Indonesia

Marsyanda Ratu Ayu Alya Ramadhan (1), Yuliarti Mutiarsih (2), Farida Amalia (3)
(1) Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia,
(2) Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia,
(3) Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang analisis makna konotatif dalam terjemahan lirik lagu-lagu Indila dari bahasa Prancis ke bahasa Indonesia. Makna konotatif berperan penting untuk menyampaikan pesan emosional dan estetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk makna konotatif dalam terjemahan lagu dan mengelompokkannya berdasarkan metode penerjemahan menurut Peter Newmark. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap tiga lagu Indila dari album Mini World (2014), yaitu Dernière Danse, Tourner Dans Le Vide, dan Love Story. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna konotatif berperan penting dalam menyampaikan pesan emosi dalam lagu-lagu tersebut. Ditemukan 51 baris yang mengandung makna konotatif, dan metode penerjemahan yang dominan digunakan adalah metode idiomatik (25 data), metode semantik (19 data), dan metode komunikatif (5 data).

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

[1] A. Budiman, Y. Wulandari, and N. Rosyidah, “Revisiting Newmark ’ s Theory of

Translation : To What Extent Is It Appropriate,” English Educ. Linguist. Lit. J., vol.

2, no. 1, pp. 37–48, 2023.

[2] S. Herawati, Y. Mutiarsih, and F. Amalia, “Makna pada Lirik Lagu dalam Album

‘GANG’ Karya Jhonny Hallday,” Ling. Fr. J. Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya,

vol. 9, no. 1, pp. 35–49, 2025.

[3] T. R. Antika, N. Ningsih, and I. Sastika, “Analisis Makna Denotasi, Konotasi, Mitos Pada Lagu ‘Lathi’ Karya Weird Genius,” Asas J. Sastra, vol. 9, no. 2, 2020, doi:

10.24114/ajs.v9i2.20582.

[4] A. N. Hayati and N. N. J. N. Jadidah, “Analisis Makna Denotatif Dan Konotatif

Dalam Novel Dua Barista Karya Najhaty Sharma (Kajian Semantik),” J.

PENEROKA, vol. 2, no. 1, pp. 17–31, 2022, doi: 10.30739/peneroka.v2i1.1355.

[5] E. R. Wendland, “Review Article : Jeremy Munday , Introducing Translation

Studies : Theories and Applications,” Ote, vol. 25, no. 2, pp. 421–454, 2012.

[6] R. Umagandhi, M. Vinothini, and Mp. Mca, “Leech’s seven types of meaning in

semantics,” Int. J. Multidiscip. Res. Dev. www.allsubjectjournal.com, vol. 4, no. 3,

pp. 71–72, 2017, [Online]. Available: www.allsubjectjournal.com

[7] P. Tagg, “Analysing popular music: Theory, method and practice,” Pop. Music, vol.

2, pp. 37–67, 1982, doi: 10.1017/S0261143000001227.

[8] Y. C. Sinaga, S. Cyntia, S. Komariah, and F. L. Barus, “Analisis Makna Denotasi

dan Konotasi pada Lirik Lagu ‘Celengan Rindu’ Karya Fiersa Besari,” J. Metabasa,

vol. 2, no. 1, pp. 38–50, 2021.

[9] E. Cahyani and H. Zalman, “Analisis Makna Konotatif Lirik Lagu Dalam Album

‘Best Selection Blanc’ Oleh Aimer,” Omi. J. Bhs. dan Pembelajaran Bhs. Jepang,

vol. 4, no. 1, pp. 1–14, 2021, doi: 10.24036/omg.v4i1.234.

[10] Feni Amanda Putri and Achmad Yuhdi, “Analisis Makna Konotasi Dalam Lirik

Lagu ‘Sampai Jadi Debu’ Karya Ananda Badudu,” ENGGANG J. Pendidikan,

Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, vol. 4, no. 1, pp. 247–260, 2023, doi:

10.37304/enggang.v4i1.12137.

[11] “Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed

methods approaches (4th ed.). Sage.,” p. 2014, 2014.

[12] N. Suriani, Risnita, and M. S. Jailani, “Konsep Populasi dan Sampling Serta

Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan,” J. IHSAN J.

Pendidik. Islam, vol. 1, no. 2, pp. 24–36, 2023, doi: 10.61104/ihsan.v1i2.55.

[13] “Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded

sourcebook . sage.,” p. 1994, 1994.

Penulis

Marsyanda Ratu Ayu Alya Ramadhan
marsyandaratu@upi.edu (Kontak utama)
Yuliarti Mutiarsih
Farida Amalia

Rincian Artikel