Efektivitas Kolaborasi Model Experiential Learning Dengan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Upaya Peningkatan Menulis Syair Siswa Kelas VII

Siti Nuraini (1), Cut Nuraini (2), Sutri Sutri (3)
(1) Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia,
(2) Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia,
(3) Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kolaborasi model Experiential Learning dan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kemampuan menulis syair siswa kelas VIII SMP Tunas Darma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan adalah pretest dan posttest, serta didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi uji-t sebesar < 0,001. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,7774 berada dalam kategori tinggi, menunjukkan bahwa kolaborasi model Experiential Learning dengan AI efektif meningkatkan kemampuan menulis syair secara signifikan. Temuan ini juga menunjukkan bahwa model pembelajaran tersebut dapat meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan minat siswa terhadap sastra tradisional.

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

[1] Andriani, T. (2015). Revitalisasi Naskah Syair: Sebuah Solusi Dalam Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Untuk Mencintai Budaya Lokal. Jurnal UPI Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol 15 No 1.

[2] Arly, A. (n.d.). Implementasi Penggunaan Artificial Intelligence dalam Proses Pembelajaran Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Kelas A . (pp. 362-374). Prosiding Seminar Nasional.

[3] Awaluddin, H. &. (n.d.). Keterampilan Menulis Akademik Panduan Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Media Madanu.

[4] Danandjaja. (2007). Foklor Indonesia, Ilmu Gosip, Dongeng,dll. Jakarta : Grafiti.

[5] Fathurrohman. (2017). Model-model Pembelajaran Inovatif . Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

[6] Kolb, D. (1984). Experiential Learning: Experiences As The Sourceof Learning and Development . USA.

[7] Luckin, H. G. (2016). Intelligence Unleashed: An Argument For AI in Education. Pearson Education.

[8] Novita, D. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Biografi di Kelas X SMAN 1 Sukasada. SRIPSI Universitas Muhammadiyah Makassar.

[9] Purnomo, A. (2022). Pengantar Model Pembelajaran. Lombok: YayasanHamjah Diha.

[10] Sudiana, S. d. (2018). Keterampilan Berbahasa Indonesia Berorientasi Integritas Nasional dan Harmoni Sosial. Rajawali Pers ISBN:978-602-425-373-8.

[11] Sudjana. (2005). Metode Statiska. Bandung: Tarsito.

[12] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif,dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

[13] Suharsimi, A. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

[14] Syamsyuddin, R. &. (n.d.). Keterampilan Bahasa Indonesia Pendidikan Dasar. Universitas Negeri Makasar.

[15] Waluyo. (1987). Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.

Penulis

Siti Nuraini
2110631080022@student.unsika.ac.id (Kontak utama)
Cut Nuraini
Sutri Sutri

Rincian Artikel