PERANCANGAN PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA LAMONGAN DENGAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER
PERPUSTAKAAN UMUM DENGAN KONSEP KONTEMPORER
DOI:
https://doi.org/10.30651/architeria.v3i2.23015Abstrak
Kota Lamongan memiliki tingkat minat baca yang tinggi dengan persentase minat baca sebesar 70.90%. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang gemar membaca terutama anak milenial. Perpustakaan dapat meningkatkan minat baca dan literasi di Kabupaten Lamongan, serta memajukan kualitas sumber daya manusia. Meskipun sudah ada Dinas Perpustakaan Daerah perpustakaan tersebut terbengkalai dan kurang diminati karena ruang yang terbatas dan kurang menarik. Untuk meningkatkan minat baca anak milenial diperlukan perpustakaan dengan desain yang menarik. Gaya arsitektur kontemporer di Kota Lamongan sangat cocok untuk menyelesaikan masalah ini karena memiliki warna dan bentuk yang unik sehingga menarik minat anak milenial. Arsitektur kontemporer adalah arsitektur abad ke-21 yang tidak memiliki gaya dominan. Beberapa gaya dan pendekatan memanfaatkan teknologi dan bahan bangunan modern. Perpustakaan umum di Kota Lamongan akan mengangkat tema kontemporer melalui tampilan bangunan, fasade, dan interior. Hal ini bertujuan untuk menciptakan estetika, komposisi bentuk, dan tampilan warna yang menarik.
Referensi
Basuki, S. (1991) Pengantar Ilmu Perpustakaan. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Charles, J. K. K. (1981) Theoris and Manifestoes of Contemporary Architecture. London: Academy Editions.
Hilberseimer, L. (1964) Comtemporary
Architects 2.
Konnemann. (2000) World of Contemporary
Architecture.
Sutarno, N. S. (2006) Perpsutakaan dan
Masyarakat. Jakarta : CV. Sagung Seto.
Schirmbeck, E. (1988) Gagasan, Bentuk, dan Arsitektur Prinsip-Prinsip dalam Arsitektur Kontemporer. Bandung: Intermatra.
Sumalyo, Y. (1996) Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.