Coworking Space Creative Surabaya Dengan Gaya Arsitektur Scandinavian

Penulis

  • Rama Dhani Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Rofi'i Rofi'i Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Zuraida Zuraida Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/architeria.v1i2.12092

Abstrak

Kebanyakan orang Indonesia memang kurang mengerti dengan konsep Coworking Space ini. Mungkin dikarenakan agak sulit secara lisan untuk menjelaskan kepada orang - orang soal konsep Coworking atau kerja bersama itu sendiri. Masyarakat di Indonesia juga cenderung sensitif dengan perkara biaya. Bekerja atau menyewa tempat kerja di Coworking Space mungkin terlihat relatif mahal, tapi sebenarnya bila dihitung - hitung khususnya bagi para pebisnis rintisan biayanya lebih murah dan bisa dapat banyak keuntungan yang bernilai. Coworking Space sebagai bisnis yang benar - benar menghasilkan uang bisa jadi butuh usaha yang luar biasa keras. Pertama, Coworking Space yang ada harus memperkenalkan terlebih dahulu konsep coworking space dan keunggulan coworking space itu sendiri. Lalu, soal biaya lokasi, membeli tanah dan membangun gedung pasti mahal biayanya, kalaupun sewa tempat harga sewanya biasanya naik tiap tahun. Kedepannya, akan ada lebih banyak perusahaan yang mengolah tempat kosong di kantor mereka yang tidak mereka pakai untuk menjadi coworking space. Tak hanya itu, mungkin saja target pengunjung coworking space akan lebih segmented sesuai niche. Niche selayaknya bidang khusus atau topik tertentu, bisa jadi ada coworking space khusus pekerja seni semacam desainer digital atau berbagai pekerja profesional di bidang lainnya.

Unduhan

Diterbitkan

2022-11-02