Isi Artikel Utama

Abstrak

Pemeriksaan protein urin merupakan salah satu parameter penting dalam deteksi dini gangguan fungsi ginjal. Keterlambatan pemeriksaan dapat mempengaruhi hasil analisis; oleh karena itu, bahan pengawet seperti timol diperlukan untuk menjaga stabilitas sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil protein urin menggunakan metode asam asetat antara pemeriksaan segera dan pemeriksaan tertunda menggunakan timol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 16 sampel urin positif protein dari pasien di Puskesmas Sawangan Magelang, dilakukan pemeriksaan semi kuantitatif dengan menggunakan asam asetat 6% dengan dua kondisi, pemeriksaan urin langsung dan urin tertunda selama 2 jam dengan timol, menggunakan skala ordinal dari positif (+1) hingga positif (+4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan urin langsung didominasi pada kadar positif (+2) sebesar 37,5%, sedangkan pemeriksaan tertunda menggunakan timol juga menunjukkan dominasi pada kadar positif (+2) sebesar 50%. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna (p > 0,05) yang berarti penundaan pemeriksaan dengan menggunakan bahan pengawet timol tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar protein urin.

Kata Kunci

protein urin asam asetat timol keterlambatan pemeriksaan

Rincian Artikel

Referensi

  1. Havard, times new roman 11 spasi 1,0 with after 12Ahmad, H. 2017. Perbedaan Hasil Pemeriksaan Glukosa Pada Sampel Urin Dengan dan Tanpa Pengawet Toluena yang Ditunda 2 Jam Pada Suhu Ruang. Disertasi. Universitas Muhammadiyah Semarang.
  2. Azizah, M.N. Anggraini, H. & Sukeksi, A. 2021. Pengaruh Penundaan Spesimen Urin Dengan Toluen Terhadap Pemeriksaan Berat Jenis. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS. Desember 2021, Semarang, Indonesia.
  3. Bandiyah, S. 2017. Sensitivitas dan Spesifitas Protein Urin Metode Carik Celup dan Asam Asetat 6% pada Ibu Hamil. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Semarang.
  4. Becker, F. & Cleary, M. 2015. Perbedaan Hasil Protein Urin Metode Carik Celup dan Metode Asam Asetat 6%. Syria Studies 7(1): 37–72.
  5. Farizal, J. Muslim, Z. & Syapera, N.W. 2020. Perbedaan Kadar Protein Urin Sebelum Dan Sesudah Latihan Fisik Pada Atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Provinsi Bengkulu. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) 7(1): 75.
  6. Gandasoebrata, R. 2013. Penuntun Laboratorium Klinis. Jakarta: Dian Rakyat
  7. Gopala, J. 2016. Pengaruh Kecepatan Sentrifugasi Terhadap Hasil Pemeriksaan Sedimen Urin Pagi Metode Konvensional. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Semarang. Semarang.
  8. Jumaydha, L. N. Assa, Y.A. & Mewo, Y.M. 2016. Gambaran kadar protein dalam urin pada pekerja bangunan. Jurnal e-Biomedik 4(2).
  9. Kurniawati, N. 2017. Perbedaan Hasil Pemriksaan Protein Urin Metode Pemanasan Asam Asetat 6% dan Dipstik Pada Ibu Hamil. Disertasi. Universitas Muhammadiyah Semarang.
  10. Mukarrmah, R. Nardin, N. & Utami, N. 2018. Studi Hasil Pemeriksaan Protein Urin Segera pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Menggunakan Asam Sulfosalisilat di RSU Wisata Universitas Indonesia Timur. Jurnal Media Laboran 8(1): 21–26.
  11. Naid, T. Mangerangi, F. & Arsyad, M. 2015. Pengaruh Volume Urin Terhadap Pemeriksaan Sedimen Urin pada Pasien Infeksi Saluran Kemih. As-Syifaa Jurnal Farmasi 7(1): 1–9.
  12. Permanasari, N.G. Rosi, F.P. Suryani, S. & Pramonodjati, F.P. 2024. Pengaruh Penundaan Waktu dan Suhu Pemeriksaan Terhadap Kadar Glukosa Urin dan Protein Urin. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional. Juni 2024, Surakarta, Indonesia. Hal. 140-150.
  13. Pinontoan, S.P.M. Pascoal, M.E, Samaili, F.A. & Andria, A.J. 2023. Pengaruh Waktu Penundaan Pada Pemeriksaan Kimia Urin Metode Carik Celup dengan Suhu Penyimpanan 2-8°C. Klinikal Sains:Jurnal Analis Kesehatan 11(1): 96-102
  14. Pradifta, M. 2018. Gambaran Kadar Protein Urin pada Ibu Hamil Trimester II Menggunakan Metode Asam Asetat 6%. Disertasi. STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.
  15. Siahaan, M.A. & Aruan, D.G. 2022. Gambaran Protein Urin pada Penderita Hipertensi di Rumah Sakit Umum Herna Medan Tahun 2021 dengan Metode Asam Asetat 6%. Medan. Tunas-tunas Riset Kesehatan 12(2): 24–27.
  16. Wang, X. Gu, H. Palma-Duran, S.A. Fierro, A. Jasbi, P. Shi, X. & Tasexska, N. 2019. Influence of storage conditions and preservatives on metabolite fingerprints in urine. Metabolites 9(10) 203.
  17. Yana, L.D. 2019. Perbedaan Hasil Pemeriksaan Protein Urine Metode Asam Asetat 5%, Asam Sulfosalisilat 20%, Carik Celup Secara Visual dan Carik Celup Secara Otomotis. Disertasi. Universitas Katolik Musi Charitas.
  18. Yasti, A.I. 2021. Perbedaan Hasil Pemeriksaan Protein Urine Dengan Metode Carik Celup Dan Metode Pemanasan Asam Asetat 6% Pada Ibu Hamil Trimester III. Disertasi. Stikes Ngudia Husada Madura.