Pengembangan Pendidikan Alternatif Di Indonesia

Authors

  • Mulyono Mulyono Faculty Of Islamic Studies, Muhammadiyah Surabaya University

DOI:

https://doi.org/10.30651/td.v3i1.2153

Abstract

Abstrak
Pendidikan merupakan satu kunci yang sangat penting dalam kehidupan manusia.
Baik buruknya sumber daya manusia (human resources) tergantung dari pendidikan
yang diperolehnya. Pendidikan yang ada sekarang disadari masih belum dapat
dinikmati oleh semua segmen masyarakat. Pendidikan alternatif dirasa mampu
memberikan jawaban atas problema yang dihadapi dalam hal pendidikan. Pendidikan
berbasis komunitas adalah suatu konsep pendidikan yang menjadikan komunitas
(masyarakat setempat) sebagai pusat pembelajarannya. Pendidikan model ini adalah
upaya untuk memberdayakan masyarakat yang bersangkutan. Pendidikan model ini
memiliki prinsip-prinsip seperti liberating (pembebasan), keberpihakan, partisipatif,
kurkulum yang digunakan adalah dengan berbasis pada kebutuhan masyarakat
setempat, adanya kerja sama antar masing-masing unsur komunitas, menggunak
evaluasi yang berpusat pada subyek didik yakni siswa, dan adanya penanaman rasa
percaya diri (self confidence) pada siswa dengan konsentrasi pada pemupukan
kemampuan siswa. Model pendidikan berbasis komunitas ini pada dasarnya adalah
aktifitas pendidikan pendidikan yang mendasarkan proses pendidikannya pada
kompleksitas realitas komunitas atau masyarakat setempat dan dengan semangat
memajukan atau memberdayakan potensi masyarakat setempat.

Kata Kunci: Pengembangan Pendidikan Alternatif di Indonesia

Published

2018-11-11

Issue

Section

Editorials