Interferensi Pengucapan Bahasa Indonesia Pada Masyarakat Di Desa Dames Damai

Syawaludin Syawal (1), Sahratul Ambia (2), Nurhidayati (3), Nur Faizah (4), Rizki Darmansah (5), Baiq Rismarini Nursaly (6)
(1) Universitas Hamzanwadi, Indonesia,
(2) Universitas Hamzanwadi, Indonesia,
(3) Universitas Hamzanwadi, Indonesia,
(4) Universitas Hamzanwadi, Indonesia,
(5) Universitas Hamzanwadi, Indonesia,
(6) Universitas Hamzanwadi, Indonesia

Abstrak

Penelitian kualitatif deskriptif ini mengkaji fenomena interferensi morfologi dalam tutur lisan masyarakat Desa Dames Damai, Suralaga, Lombok Timur. Sebagai penutur asli bahasa Sasak dialek Ngeto-Ngete, warga secara spontan membawa sistem pembentukan kata bahasa ibu saat berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia. Data dihimpun melalui metode observasi partisipatif, teknik sadap, dan perekaman tersembunyi menggunakan gawai di pusat aktivitas warga seperti lahan pertanian, lapak dagang, tempat tongkrongan, hingga posyandu. Hasil analisis data menunjukkan terjadinya penyimpangan morfemis berupa penyusupan prefiks sengau lokal, interferensi konfiks nonbaku, kesalahan proses reduplikasi kata dasar, serta pelesapan imbuhan aktif (afiksasi nol). Keunikan riset ini terletak pada potret penyimpangan morfemis lisan yang terjadi secara alamiah pada masyarakat agraris pedesaan. Temuan ini diharapkan mampu memetakan kesalahan berbahasa secara lebih kontekstual.

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

Astuti, S. P. (2019). Campur Kode dan Alih Kode dalam Interaksi Masyarakat Sasak di Lombok. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(2), 89–98.

Chaetami, S. (2021). Interferensi Morfologi Bahasa Daerah dalam Bahasa Indonesia Lisan. Jurnal Dialektika, 8(1), 34–45.

Kridalaksana, H. (2018). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia (Edisi Cetak Ulang). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mahsun. (2017). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya (Edisi Revisi). Jakarta: Rajawali Pers.

Mahyuni. (2018). Dinamika Bahasa Daerah dan Bahasa Indonesia di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Humaniora, 30(1), 45–56.

Murcahyanto, H. (2018). Analisis Interferensi Bahasa Sasak Terhadap Bahasa Indonesia Lisan. Jurnal EducatiO, 13(2), 101–112.

Putrayasa, I. G. N. (2017). Sosiolinguistik dan Kontak Bahasa di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Ramlan, M. (2018). Morfologi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Karyono.

Robbani, A. S., & Zaini, H. (2022). Interferensi Bahasa Sasak terhadap Bahasa Arab Santri. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(2), 317–326. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i2.361

Sarifuddin. (2022). Sistem Reduplikasi dalam Bahasa Sasak (Bahasa Penduduk Asli Lombok). Journal of Mandalika Literature, 3(1), 153–156.

Sudaryanto. (2018). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Penulis

Syawaludin Syawal
ssyawaludin563@gmail.com (Kontak utama)
Sahratul Ambia
Nurhidayati
Nur Faizah
Rizki Darmansah
Baiq Rismarini Nursaly
Syawal, S., Ambia, S., Nurhidayati, Faizah, N., Darmansah, R., & Rismarini Nursaly, B. (2026). Interferensi Pengucapan Bahasa Indonesia Pada Masyarakat Di Desa Dames Damai. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 19(2), 395–402. https://doi.org/10.30651/st.v19i2.33253

Rincian Artikel

No Related Submission Found