Analisis Bentuk Bahasa Gaul Dan Bahasa Tidak Baku Pada Lirik Lagu Viral Tiktok “Stecu-Stecu”
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk bahasa gaul dan bahasa tidak baku dalam lirik lagu TikTok “Stecu-Stecu” karya Faris Adam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu yang populer di media sosial TikTok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui simak, catat, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan bahasa gaul, seperti “stecu”, “salting”, “fly”, dan “effort”, serta bahasa tidak baku, seperti “sa”, “ko”, “jang”, “su”, “inga”, “lai”, “ade”, dan “kase”. Penggunaan bentuk bahasa tersebut dipengaruhi oleh perkembangan media sosial, budaya digital, bahasa daerah, dan bahasa asing yang berkembang di kalangan remaja. Selain itu, ditemukan makna denotatif dan konotatif, dengan makna konotatif lebih dominan karena berfungsi sebagai sarana ekspresi emosional dan identitas sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa gaul dan bahasa tidak baku menjadi bagian dari kreativitas berbahasa generasi muda di era digital melalui media sosial TikTok.
Artikel teks lengkap
Referensi
ARSYAD, FUAD. 2023. “Skripsi Fenomena Penggunaan Bahasa Slang Dalam Konten Youtube Qorygore.”
Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Rineka Cipta.
Chaer, Abdul, and Leonie Agustina. 2004. “Sosiolinguistik: Perkenalan Awal.” (No Title).
Creswell, John. 2003. Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods. Sage Publications.
Dao, Arungi Putra, Ardilla S. Pratiwi, Rian Lucky Sartua Sitompol, Joy Anny Hasian Simanjuntak, Indah Wahyuni Sinaga, and Muhammad Anggie Januarsyah Daulay. 2026. “Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Di Media Sosial Oleh Mahasiswa Universitas Negeri Medan Dan Kaitannya Dengan Pemahaman Bahasa Indonesia: Studi Literatur.” Indo Green Journal 4(2):10014–21.
Fadli, Muhammad Rijal. 2021. “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif.” Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum 21(1):33–54.
Jadidah, Nailatul Nuril. 2021. “Analisis Makna Denotatif Dan Konotatif Dalam Novel Dua Barista Karya Najhaty Sharma (Kajian Semantik).”
Kridalaksana, H. 2008. “Kamus Linguistik (Edisi Keempat). Gramedia Pustaka Umum, Jakarta.”
Kridalaksana, Harimurti. 2013. “Kamus Linguistik . Gramedia Pustaka Utama.”
Moleong, Lexi J. 2017. “Metodologi Penelitian Kualitatif/Lexy J. Moleong.”
Nasrullah, Rulli. 2015. “Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, Dan Sosioteknologi.” Bandung: Simbiosa Rekatama Media 2016:2017.
Saragih, Elza Leyli Lisnora, Ratna Enjeli Sinaga, Delvina Yanti Siahaan, and Elena Sihotang. 2025. “INTERFERENSI BAHASA GAUL DAN KESALAHAN BERBAHASA DALAM KOMENTAR TIKTOK DIKAJI DALAM BIDANG MORFOLOGI DAN SEMANTIK.” MUARA PENDIDIKAN: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora 1(3):1–21.
Sugiyono, Dr. 2022. “Metode Penelitian Kualitatif.”
Sulastri, Riska. 2021. “Penggunaan Bahasa Gaul Dalam Media Sosial Facebook Di Kalangan Remaja.” Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia 5(1):31–33.
Susilawati, Lisda, Sarah Alya Salsabila, and Vinna Juwita Putri. 2024. “Analisis Pengunaan Bahasa Indonesia Dalam Komunikasi Di Kalangan Generasi Z.” JUPENSAL: Jurnal Pendidikan Universal 1(3):499–505.
Zai, Fredin Samohouni, and Maria C. A. Sihite. 2024. “Perkembangan Bahasa Gaul Remaja Milenial Dalam Media Sosial.” Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan Dan Teknik 1(3):19–24.
Zukhairi, Yazid. 2025. “Fenomenologi Tren Konten Tiktok Dalam Perilaku Code Mixing Gen Z Di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Medan Area Angkatan 2021.”
Penulis
Hak Cipta (c) 2026 Indrawati, Khavida Inzania Nelly Agustina, Khilya Fuadina, Muhammad Rhois, Laila Tri Lestari, Miftahul Huda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra by FKIP UMSurabaya diatur lisensinya dibawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Penulis mempertahankan seluruh haknya atas artikel yang diterbitkan jurnal ini, seperti (namun tidak terbatas pada) hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel tersebut, seperti hak paten; hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karyanya di masa depan, termasuk ceramah dan buku; hak untuk memperbanyak artikel untuk keperluan sendiri, hak untuk mengarsipkan sendiri artikel tersebut; hak untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan artikel (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Lisensi
Setiap karya yang ditulis penulis dilisensi dengan Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional