Representasi Konflik Sosial Dalam Kumpulan Cerpen “Robohnya Surau Kami” Karya A.A. Navis: Perspektif Sosiologi Sastra

Wa Mulianti (1), Nanik Handayani (2), Aria Bayu Setiaji (3)
(1) Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Indonesia,
(2) Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Indonesia,
(3) Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi konflik sosial dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis melalui perspektif sosiologi sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data berupa lima cerpen yang dipilih secara purposive, yaitu Nasihat-Nasihat, Dari Masa ke Masa, Robohnya Surau Kami, Pada Pembotakan Terakhir, dan Menanti Kelahiran. Data dikumpulkan melalui teknik membaca, mencatat, dan mengidentifikasi kutipan yang mengandung konflik sosial, kemudian dianalisis menggunakan teori konflik sosial Soerjono Soekanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik pribadi merupakan bentuk konflik yang paling dominan, disusul konflik antarkelas sosial dan konflik politik. Konflik pribadi tercermin melalui pergulatan batin tokoh, sedangkan konflik antarkelas sosial menggambarkan ketimpangan ekonomi dan relasi kuasa. Konflik politik berkaitan dengan perebutan pengaruh dan dominasi dalam kehidupan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa karya sastra berfungsi sebagai cerminan realitas sosial sekaligus media kritik sosial.

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif dalam ilmu sosial. Pustaka Akademika.

Amalia, I. N., & Devi, W. S. (2022). Kritik moral dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis. Prosiding SAMASTA.

Amral, S. & Sumiharti, S. 2022. Bahasa, Budaya dan Realitas Budaya dalam Sastra. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3): 1401–1401.

Azizah, B. N., & Al Anshory, A. M. (2022). Konflik sosial dalam cerpen “Tepi Shire” karya Tawakal M. Iqbal: Analisis sosiologi sastra. Semantik, 11(1), 1–16.

Erlang, K. N. (2022). Representasi konflik sosial dalam novel Burung Kayu. Journal of Indonesian Language and Literature, 1(02), 50–61.

Ginting, Y. S., Zahara, S., Putri, K. N., & Amelia, N. (2025). Analisis kritik sosial dalam cerpen “Tiga Kuburan Lain” karya T. Agus Khaidir. KOHESI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 75–88.

Hasan Lubis, A. (1994). Glosarium bahasa & sastra (hlm. 171).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Pesan kemanusiaan dan sosial dalam karya-karya A.A. Navis. Ditsmp Kemendikdasmen. https://ditsmp.kemendikdasmen.go.id/ragam-informasi/article/pesan-kemanusiaan-dan-sosial-dalam-karya-karya-aa-navis

Muarifin, M., Waryanti, E., & Puspitoningrum, E. (2025). Konflik batin tokoh utama dan pengembangan karakter dalam Panji Laras: Telaah cerita Panji populer. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia), 15(1), 191–205.

Napitupulu, A. P., Armyliyanda, N., & Hardiansyah, R. (2022). Peran lingkungan masyarakat dalam mengatasi konflik sosial terhadap perkembangan moral anak. Journal of science and social research, 5(3), 568-580.

Nisa, A. Z., Putri, A. L., & Supena, A. (2025). Telaah sosiologis terhadap novel aki karya idrus: cerminan masyarakat dalam karya sastra. Aksara, 9(2), 274–274. https://doi.org/10.33087/aksara.v9i2.1267

Pasaribu, I. B. A., Soewandi, A., Arlilianda, W. G., Patricia, W. L. N., Umniyyah, Z., Pasaribu, I. B. A., Soewandi, A., Arlilianda, W. G., Patricia, W. L. N., & Umniyyah, Z. (2023). Kritik Sosial dalam Cerpen PSBB Karya Kedung Darma Romansa: Kajian Sosiologi Sastra. 1(1), 30–36. https://doi.org/10.58518/equality.v1i1.1511

Putri, R. (2026, Februari 2). Pengertian konflik sosial menurut para ahli (Soerjono dkk). Tempo Institute.

Qalbi, S. U., & Mulyati, Y. (2024). Representasi konflik Aceh dalam cerpen kontemporer pascaperjanjian damai. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 323–337. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v5i2.8629

Rakasiwi, A., & Hasan, L. N. (2024). Kritik Politik Terhadap Penguasa dalam Antologi Cerkak Telasih Wulan September Karya Purwadmadi (Kajian Sosiologi Sastra). Jurnal Inovasi Global, 2(7), 859–873. https://doi.org/10.58344/jig.v2i7.129

Rosyidah, D. A., & Wijaya, G. S. (2024). Dinamika Tradisi Dalam Cerpen “Mbah Djalil Dan Tradisi” Karya Dewi Trisna Wati: Kajian Antropologi Sastra. KONASINDO: Konferensi Nasional Mahasiswa Sastra Indonesia, 1, 326-336.

Safitri, I. (2023). Konflik sosial dalam novel Children of Blood and Bone karya Tomi Adeyemi. CALAKAN: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya, 2(2), 93–100.

Sentosa, A., & Lestariono, W. (2022). Konflik dan perubahan sosial. https://doi.org/10.37304/wacana.v9i2.7476

Soekanto, S. (2022). Sosiologi suatu pengantar (Edisi revisi). Rajawali Pers.

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D (Edisi revisi). Alfabeta.

Ulfiatussalwa, & Rohman, S. N. (2024). Analisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya Ali Akbar Navis. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 2(4), 102–106. https://doi.org/10.59031/jkppk.v2i4.556

Universitas Negeri Surabaya. (2024, Juli 15). Mengenal penulis sastra Indonesia yang berpengaruh: A.A. Navis. https://s2pendbahasadansastra.unesa.ac.id/mengenal-penulis-sastra-indonesia-yang-berpengaruh-aa-navis

Penulis

Wa Mulianti
muliyanti2711@gmail.com (Kontak utama)
Nanik Handayani
Aria Bayu Setiaji
Mulianti, W., Nanik Handayani, & Aria Bayu Setiaji. (2026). Representasi Konflik Sosial Dalam Kumpulan Cerpen “Robohnya Surau Kami” Karya A.A. Navis: Perspektif Sosiologi Sastra. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 19(2), 243–258. https://doi.org/10.30651/st.v19i2.31588

Rincian Artikel

No Related Submission Found