PERAN CALCIUM PADA PREEKLAMPSIA

Penulis

  • Ninuk Dwi Ariningtyas UM Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30651/ps.v1i2.18444

Abstrak

Preeklampsia merupakan penyakit multisistem yang sampai saat ini belum
diketahui penyebabnya dengan pasti. Dia antara beberapa teori yang berkembang
diantaranya adalah kerusakan endotel ibu yang kemungkinan berasal dari meningkatnya
konsentrasi plasma lipid peroksidase yang sangat reactif dan radikal bebas yang
sumbernya oleh karena hipoperfusi plasenta.
Pada preeklampsia didapatkan penurunan kadar 1,25-(OH)2D3 yang berakibat
menurunnya absorbsi calcium sehingga menurunkan calcium ionized serum sehingga
menstimulasi parathyroid hormon. Parathyroid hormon ini mengakibatkan peningkatan
reabsorbsi calcium ditubulis distal ginjal dan terjadilah hipocalciuria. Tapi pada
kenyataannya kadar calcium ionized serum dilaporkan normal pada wanita hamil normal
dan preeklampsia.
Regulasi calcium juga berperan terhadap terjadinya kontraksi otot polos vaskular.
Meningkatnya kadar calcium intraselular akan meningkatkan tonus otot polos, resistensi
vaskular perifer dan tekanan darah. Dan 1,25-dihydroxyvitamin D merangsang calcium
influx pada berbagai sel termasuk sel otot polos. Suplementasi calcium akan
mengahambat meningkatnya 1,25-dihydroxyvitamin D sehingga akan mengurangi
calcium intraselular otot polos vaskular

Referensi

Bringhurst FR, Demay MB, kronenberg HM, basic biologi of mineral

metabolism, Larsen: williams textbook of endokrinologi, 14 th ed, 1303-1304,2019

Cormick J, Betran AP, Romero IB, Global inquites in dietary calcium intake

during pregnancy : a systemic review and meta-analysis, BJOG, vol 126, issue

/p.444-456. 2018

Gabbe, Obstetric, normal and problem pregnancy, 8 th ed, calcium homeostasis

during pregnancy, 1125-1130, 2020

Handayani, E. (2019) ‘Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklampsia

di RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo DIY Tahun 2019’, Poltekkes Kemenkes

Yogyakarta, 1(2), pp. 1–35. Available at:

http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2187/3/BAB II.pdf.

Hartono, E. (2022) ‘HUBUNGAN USIA IBU DAN PARITAS TERHADAP

PREEKLAMPSIA BERAT Studi Observasional Analitik pada Ibu Hamil dengan

Preeklampsia di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang’. Universitas Islam

Sultan Agung.

John E. H (2018) "Fisiologi Kedokteran". Unit 12. Unit 14. edisi 13. Elsevier

Kim E.B (2015) "Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Ganong. Bab Endokrin dan

fisiologi kedokteran. Edisi 24. EGC

Mariati, P. et al. (2022) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian

Preeklampsia Pada Ibu Hamil Trimester Iii’, Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), pp.

–258. doi: 10.36729/jam.v7i2.872.

Nicklas B, Juri G, Jonathan T, Effect of High dose vs standart dose vitamin D

supplementation in pregnancy on bone mineralization in offspring until age 6

years, Jama Pediatr.2020;174 (5):419-427

Palvi K, Jaana I, Riitta O, calcium supplementation during pregnancy and

maternal and offspring bone health : a systemic review and meta-analysis, The

New York Academy of Science. Vol 1509. Issue 1/ p23-36.2021

Phipps, E. et al. (2016) ‘Preeclampsia: Updates in Pathogenesis, Definitions, and

Guidelines.’, Clinical journal of the American Society of Nephrology : CJASN,

(6), pp. 1102–1113. doi: 10.2215/CJN.12081115.

Rana, S. et al. (2019) ‘Preeclampsia: Pathophysiology, Challenges, and

Perspectives’, Circulation Research, 124(7), pp. 1094–1112. doi:

1161/CIRCRESAHA.118.313276.

Sulistyowati, S. (2017) ‘Early and Late Onset Preeclamsia: What did really

Matter?’, Journal of Gynecology and Womens Health, 5(4), pp. 7–9. doi:

19080/jgwh.2017.05.555670.

Yang, Y. et al. (2021) ‘Preeclampsia Prevalence, Risk Factors, and Pregnancy

Outcomes in Sweden and China’, JAMA Network Open, 4(5), pp. 1–14. doi:

1001/jamanetworkopen.2021.8401.

Yu alan SL, calcium homeostasis, Brenner & rector’s the kidney, 11 th ed.

Chapter 12, 535-537, Copyright 2019

Unduhan

Diterbitkan

2023-05-14

Terbitan

Bagian

Update Kedokteran dan Kesehatan