Fahr Disease Presenting with Progressive Generalized Rigidity Symptomp: A Case Report in a 58 Year-Old Female
DOI:
https://doi.org/10.30651/ps.v5i1.32022Kata Kunci:
Penyakit Fahr, kalsifikasi ganglia basalis, PFBCAbstrak
Penyakit Fahr, yang juga dikenal sebagai Primary Familial Brain Calcification (PFBC), merupakan kelainan neurodegeneratif langka yang ditandai dengan kalsifikasi intrakranial bilateral, yang paling sering memengaruhi ganglia basalis. Manifestasi klinisnya bersifat heterogen, sehingga sering kali menimbulkan tantangan diagnostik. Kami melaporkan kasus seorang wanita berusia 58 tahun yang datang dengan rigiditas umum yang progresif, disfagia, disartria, dan ketidakstabilan emosional selama satu tahun terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan kekuatan motorik dan sensorik yang masih baik, dengan hiporefleksia pada penilaian refleks tendon dalam. Hasil laboratorium sebagian besar berada dalam batas normal, kecuali hipokalemia ringan dan sedikit peningkatan transaminase hati. Pemindaian computed tomography (CT) kepala tanpa kontras menunjukkan kalsifikasi yang luas, bilateral, dan simetris yang melibatkan ganglia basalis, talamus, nukleus dentatus, serebelum, dan korteks oksipital bilateral, yang konsisten dengan penyakit Fahr. Tidak ditemukan adanya penyebab metabolik, infeksi, maupun penyebab sekunder lainnya dari kalsifikasi intrakranial, sehingga mendukung diagnosis kalsifikasi ganglia basalis idiopatik. Penatalaksanaan yang diberikan bersifat suportif, meliputi pemasangan pipa nasogastrik, koreksi elektrolit, benzodiazepine, fisioterapi, dan terapi wicara. Kasus ini menekankan pentingnya mengenali temuan radiologis yang khas pada pasien dengan gejala neurologis dan neuropsikiatri yang progresif guna memfasilitasi diagnosis dini dan penatalaksanaan yang tepat.
Referensi
Balck, A., Klein, C. and Westenberger, A. (2004) “Primary Familial Brain Calcification
Overview.”
Batla, A. and Tai, X.Y. (2015) “Fahr disease: current perspectives,” Orphan Drugs: Research
and Reviews, p. 43. Available at: https://doi.org/10.2147/ODRR.S63388.
Carecchio, M., Mainardi, M. and Bonato, G. (2023) “The clinical and genetic spectrum of
primary familial brain calcification,” Journal of Neurology, 270(6), pp. 3270–3277.
184
Available at: https://doi.org/10.1007/s00415-023-11650-0.
Chen, S.-Y. et al. (2023) “The Genetics of Primary Familial Brain Calcification: A Literature
Review,” International Journal of Molecular Sciences, 24(13), p. 10886. Available at:
https://doi.org/10.3390/ijms241310886.
Magrinelli, F. et al. (2025) “Basal ganglia calcification: ‘Fahr’s disease,’” Practical Neurology,
25(6), pp. 520–526.Available at: https://doi.org/10.1136/pn-2024-004258.
Mufaddel, A.A. (2014) “Familial idiopathic basal ganglia calcification (Fahr’s disease),” 19,
pp. 171–177.
Peters, M.E.M. et al. (2020) “Mechanisms of calcification in Fahr disease and exposure of
potential therapeutic targets,” Neurology Clinical Practice, 10(5), pp. 449–457.
Available at: https://doi.org/10.1212/CPJ.0000000000000782.
Taams, N.E. et al. (2023) “Age-Related Changes in Neurologic Examination and Sensory
Nerve Amplitude in the General Population,” Neurology, 101(13). Available at:
https://doi.org/10.1212/WNL.0000000000207665.
Wazir, M.H. et al. (2023) “Fahr’s Syndrome: A Rare Case Presentation,” Cureus
[Preprint]. Available at: https://doi.org/10.7759/cureus.47812.



