HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN DENGAN DAYA TAHAN OTOT QUADRICEPS PADA PENDERITA KNEE OSTEOARTRITIS DI KLINIK KOTA SURABAYA
Abstrak
Latar Belakang: Osteoartritis lutut (knee osteoarthritis atau knee OA) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dijumpai, terutama pada populasi usia lanjut. Penyakit ini ditandai oleh kerusakan progresif pada tulang rawan sendi, nyeri, penurunan mobilitas, kekakuan, dan penurunan fungsi otot sekitar sendi lutut, khususnya otot quadriceps. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat keparahan knee osteoarthritis dengan daya tahan otot quadriceps pada pasien di Rehabilitasi Medik Klinik Kota Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada 45 responden dengan teknik purposive sampling, menggunakan instrumen indeks lequesne untuk mengukur derajat keparahan dan 30 Second Chair Stand Test untuk menilai daya tahan otot quadriceps. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,018 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara derajat keparahan knee osteoarthritis dengan daya tahan otot quadriceps. Semakin tinggi derajat keparahan penyakitÂ
semakin rendah daya tahan otot yang dimiliki pasien. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan pentingnya latihan peningkatan daya tahan otot untuk mencegah penurunan fungsi pada penderita knee osteoarthritis.
Kata kunci : Knee Osteoarthritis; Daya Tahan Otot Quadriceps; Derajat Keparahan
Artikel teks lengkap
Penulis
Hak Cipta (c) 2026 Akhmad Khosim

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis tetap memegang hak atas karyanya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini yang secara simultan karya tersebut dilisensikan di bawah: Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)