HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN DENGAN DAYA TAHAN OTOT QUADRICEPS PADA PENDERITA KNEE OSTEOARTRITIS DI KLINIK KOTA SURABAYA

Akhmad Khosim (1)
(1) Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Abstrak

Latar Belakang: Osteoartritis lutut (knee osteoarthritis atau knee OA) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dijumpai, terutama pada populasi usia lanjut. Penyakit ini ditandai oleh kerusakan progresif pada tulang rawan sendi, nyeri, penurunan mobilitas, kekakuan, dan penurunan fungsi otot sekitar sendi lutut, khususnya otot quadriceps. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat keparahan knee osteoarthritis dengan daya tahan otot quadriceps pada pasien di Rehabilitasi Medik Klinik Kota Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada 45 responden dengan teknik purposive sampling, menggunakan instrumen indeks lequesne untuk mengukur derajat keparahan dan 30 Second Chair Stand Test untuk menilai daya tahan otot quadriceps. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,018 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara derajat keparahan knee osteoarthritis dengan daya tahan otot quadriceps. Semakin tinggi derajat keparahan penyakit 
semakin rendah daya tahan otot yang dimiliki pasien. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan pentingnya latihan peningkatan daya tahan otot untuk mencegah penurunan fungsi pada penderita knee osteoarthritis.


Kata kunci : Knee Osteoarthritis; Daya Tahan Otot Quadriceps; Derajat Keparahan

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Penulis

Akhmad Khosim
akhosim1602@gmail.com (Kontak utama)
Khosim, A. (2026). HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN DENGAN DAYA TAHAN OTOT QUADRICEPS PADA PENDERITA KNEE OSTEOARTRITIS DI KLINIK KOTA SURABAYA. Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah, 5(1), 52–58. https://doi.org/10.30651/jar.v5i1.27082

Rincian Artikel