Efforts to Develop Students' Affective Competencies Through PAI Learning at SDN 008 Muara Lawa

Penulis

  • Muna Waroh UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Khusnul Wardan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Fathur Baldan Haramain Universitas Al-Azhar Cairo

DOI:

https://doi.org/10.30651/jses.v4i2.28499

Kata Kunci:

Agama Islam , Aspek Afektif, Guru Pendidikan , strategi guru

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis upaya dan hambatan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan aspek afektif siswa di SD Negeri 008 Muara Lawa. Aspek afektif yang dikaji meliputi pengembangan empati, tanggung jawab, rasa saling menghormati, kejujuran, dan sikap tenggang rasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terhadap guru PAI sebagai sumber utama, serta triangulasi sumber melalui wawancara dengan guru mata pelajaran lain untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAI berupaya meningkatkan aspek afektif siswa dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui aturan yang disepakati bersama, memberikan keteladanan dan apresiasi, menerapkan metode pembelajaran yang variatif, serta terus mengembangkan kompetensinya. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi pengaruh lingkungan pergaulan di rumah, minimnya dukungan orang tua, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara teoretis, temuan ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai teladan dalam pembentukan karakter, sejalan dengan teori pembelajaran humanistik yang menekankan pengembangan nilai dan sikap dalam proses pendidikan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru PAI di sekolah dasar lain dalam merancang strategi pembelajaran yang menumbuhkan nilai-nilai afektif siswa, serta menjadi masukan bagi pengembang kurikulum agar dimensi afektif lebih terintegrasi dalam pembelajaran PAI melalui kegiatan reflektif dan kolaborasi antara sekolah serta orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini tidak sekadar menggambarkan praktik pembelajaran nilai di lapangan, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan kurikulum dan strategi pedagogis dalam pendidikan agama Islam di tingkat dasar.

 

Referensi

Danial, Vatmawati, & Supiah. (2019). Membentuk Karakter Melalui Pembelajaran Ranah Afektif Peserta Didik Di SMP Negeri 8 Gorontalo. Jurnal Pendidikan Gama Islam & Budi Pekerti, 1(2), 58–65.

Elyatul Mu’awanah, & Ita Nurmala. (2024). Analisis Integrasi Ranah Afektif, Kognitif, dan Psikomotorik dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah: Perspektif Kurikulum Merdeka. Advances in Education Journal, 1, 140–152.

Ibnu Azka, & Siti Suleha. (2023). Transformasi Moral: Strategi Progresif Lembaga Dakwah Nurut Tarbiyah Dalam Membina Akhlak Siswa Di Sma 2 Negeri Gowa. NALAR: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(2), 88–95. https://doi.org/10.56444/nalar.v2i2.391

Manik, E. E. (2023). Student Character Building Through Hidden Curriculum based on Connectionism Theory. Devotion : Journal of Research and Community Service, 4(5), 1066–1071. https://doi.org/10.59188/devotion.v4i5.465

Mutmainna, M., Rahmawati, R., & Alwi, B. M. (2025). Kesulitan Siswa dalam Memahami Materi Abstrak PAI: Solusi Melalui Tahapan Perkembangan Kognitif Piaget dan Scaffolding Vygotsky. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(4), 5298–5305. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.10020

Purwaningsih, E., & Ridha, R. (2024). The Role of Traditional Cultural Values in Character Education. Pakistan Journal of Life and Social Sciences, 22(2), 5305–5314. https://doi.org/10.57239/PJLSS-2024-22.2.00396

Qamaruddin, H. S. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.

Ramdan Samadi, M., Nurishlah, L., & Mariam, S. (2023). Strategi Pengembangan Ekstrakurikuler Untuk Meningkatkan Kemampuan Afektif Siswa Sekolah Dasar. TA’DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 186–206. https://doi.org/10.69768/jt.v1i2.29

Said Hardianza, Fatma Sari, Rusyaid, Rosdiana, & Abdul Azis Khoiri. (2025). Optimalisasi Penggunaan Metode Pembelajaran PAI Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(1), 216–229. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i1.6809

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1, 18–22. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/49

Tri Rahayu Erna Budiarti, A. Y. (2025). Al- Ma’lumImplementasi Metode Pembelajaran Tematik Integratif Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SDII Luqman Al Hakim Batam. Al-Ma’lumat : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(3), 119–134.

Yilmaz, K. (2011). The Cognitive Perspective on Learning: Its Theoretical Underpinnings and Implications for Classroom Practices. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 84(5), 204–212. https://doi.org/10.1080/00098655.2011.568989

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-10

Cara Mengutip

Muna Waroh, Khusnul Wardan, & Fathur Baldan Haramain. (2025). Efforts to Develop Students’ Affective Competencies Through PAI Learning at SDN 008 Muara Lawa. J-SES : Journal of Science, Education and Studies, 4(2). https://doi.org/10.30651/jses.v4i2.28499