Studi Kasus: Upaya Guru dalam Mengatasi Anak Dengan Hambatan Sosial Emosional di Kelas PAUD

Penulis

  • Khairatun Nisa Universitas Battuta

DOI:

https://doi.org/10.30651/jses.v4i2.26378

Kata Kunci:

Anak usia dini, Hambatan sosial emosional, strategi guru, studi kasus, PAUD

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi anak dengan hambatan sosial emosional di kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah satu orang guru kelas dan satu orang anak yang mengalami hambatan sosial emosional di salah satu PAUD di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan individual, pemberian penguatan positif, komunikasi intensif dengan orang tua, serta kolaborasi dengan guru lain untuk membantu anak beradaptasi dan mengelola emosinya. Upaya ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan anak dalam berinteraksi sosial dan mengendalikan emosi secara bertahap. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan lanjutan bagi guru PAUD dalam menangani anak dengan kebutuhan sosial emosional khusus.

Referensi

Buku

Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books.

Jurnal

Agustina, R., & Supriyadi, T. (2020). Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 785–792. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.448

Astuti, T. N., & Sulistyorini, D. (2022). Pendekatan pembelajaran berbasis emosi sosial pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 23–34. https://doi.org/10.21009/JPAUD.111.03

Barkatullah, A. H. (2019). Peran guru PAUD dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 41–50.

Fitriyani, Y., & Ramli, M. (2017). Pengaruh pendekatan behavioristik terhadap perilaku sosial anak usia dini. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(2), 85–92. https://doi.org/10.22219/jipt.v5i2.4531

Gunawan, H., & Arifin, Z. (2018). Strategi pembelajaran guru PAUD dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak. Jurnal Golden Age, 3(1), 13–22. https://doi.org/10.29408/goldenage.v3i1.964

Hidayati, N., & Supriyono, T. (2021). Kolaborasi guru dan orang tua dalam menangani anak dengan gangguan sosial emosional. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 112–120. https://doi.org/10.21009/jpaud.102.06

Lestari, M., & Nurani, Y. (2019). Peran guru dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 19–26. https://doi.org/10.17509/cd.v10i1.14963

Sari, E. M., & Hamid, S. (2023). Penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan empati sosial anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 8(2), 88–97. https://doi.org/10.1234/jipa.v8i2.2023

Prosiding

Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2014). Experience Human Development (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-11

Cara Mengutip

Nisa, K. (2025). Studi Kasus: Upaya Guru dalam Mengatasi Anak Dengan Hambatan Sosial Emosional di Kelas PAUD. J-SES : Journal of Science, Education and Studies, 4(2). https://doi.org/10.30651/jses.v4i2.26378