BELAJAR TANPA BATAS: PENDAMPINGAN ANAK PENDERITA KANKER TERHADAP MATERI SEKOLAH DI RSUD DR. SAIFUL ANWAR KOTA MALANG
DOI:
https://doi.org/10.30651/hm.v6i3.29325Kata Kunci:
pendidikan inklusif, anak penderita kanker, pembelajaran adaptif, pendampingan belajar, motivasi belajarAbstrak
Pendidikan merupakan hak fundamental bagi setiap anak, termasuk bagi penderita kanker yang sering terputus dari kegiatan sekolah akibat pengobatan jangka panjang, yang berdampak pada penurunan kemampuan literasi, numerasi, dan motivasi belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi proses belajar anak penderita kanker di Rumah Sakit dokter Saiful Anwar Malang agar tidak tertinggal dari kurikulum sekolah, meningkatkan kemampuan dasar literasi dan numerasi mereka, serta memberikan dukungan emosional yang kuat. Pendampingan dilakukan melalui tiga kali pertemuan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang dikemas dalam pendekatan adaptif, humanis, dan bermain sambil belajar, disesuaikan dengan jenjang usia anak. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan sangat baik dan memperoleh tanggapan yang sangat positif dari 18 responden orang tua dan mitra. Sebanyak 89 persen responden menyatakan sangat setuju bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan literasi serta numerasi anak, dan 83 persen berharap program serupa dilanjutkan di masa mendatang. Kesimpulannya, program "Belajar Tanpa Batas" ini efektif dalam menyediakan model pembelajaran adaptif yang inklusif, berhasil meningkatkan kemampuan akademik dasar dan motivasi belajar anak-anak penderita kanker, serta sangat relevan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Referensi
Azzulfa, F. H., & Nugraheni, N. (2024). Pembelajaran berbasis kearifan lokal sebagai upaya mendukung pendidikan berkualitas (SDGs 4). Jurnal Sindoro Cendekia Pendidikan, 5(1). Retrieved from https://ejournal.warunayama.org/index.php/sindorocendikiapendidikan/article/view/8256
Danuri, W., Waluya, S. B., Sugiman, & Sukestiyarno, Y. L. (2023). Numerical literacy and math self-concept of children with special needs in inclusive elementary schools. International Journal of Instruction, 16(3), 1095–1112.
Delloso, S., Gannoni, A., & Roberts, R. M. (2021). Maintaining schooling for children with cancer during and post treatment: Parents’ perspectives of a theory-based program. Continuity in Education, 2(1), 26–41. https://doi.org/10.5334/cie.24
Erlando, R., & Hartini, T. (2025). Implementasi program literasi dan numerasi melalui KKN rekognisi di Yayasan Kanker Anak Sumatera Selatan. Jurnal Aksi Dosen dan Mahasiswa, 3(1), 42–49.
Irwin, E. D., Jewell, R., Boles, J. C., & Coggin Clay, T. (2024). Teacher perceptions of a school-based support program for children with cancer. Continuity in Education, 5(1), 142–152. https://doi.org/10.5334/cie.140
Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Pedoman teknis penyusunan rencana aksi: Edisi II tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable development goals (TPB/SDGs). Jakarta, Indonesia: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Milyane, T. M., & Astuti, S. W. (2023). Pendampingan pelatihan literasi digital bagi penderita kanker anak di Rumah Kanker Ambu. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat BERBAKTI, 1(1), 67–74.
Mudyahardjo, R. (2008). Pengantar pendidikan: Sebuah studi awal tentang dasar-dasar pendidikan pada umumnya dan Indonesia. Jakarta, Indonesia: PT RajaGrafindo Persada.
Qolbi, S. K. (2021). Kebijakan pendidikan untuk anak-anak pengidap kanker dan tumor. Jurnal Pengabdian Kebijakan Pendidikan, 14(1).
Suardi, W., Purnomo, E. P., & Salsabila, L. (2021). Penerapan kebijakan pendidikan “Program Indonesia Pintar” dalam perspektif pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Jurnal MODERAT, 7(3), 608–621.
Sugiman, S., Suyitno, H., Junaedi, I., & Dwijanto. (2020). The creation of teaching aids for disabled students as mathematical-thinking-imaginative product. International Journal of Instruction, 13(3), 777–788.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fadilatul Amalia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal perlu menyetujui beberapa persyaratan berikut:
1) Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3) Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.


