PENINGKATAN AWARENESS ORANG TUA TENTANG MILESTONE PERKEMBANGAN ANAK MELALUI PROGRAM PSIKOEDUKASI DI POSYANDU DESA SEKARPURO
DOI:
https://doi.org/10.30651/hm.v7i1.29189Kata Kunci:
edukasi orang tua, milestone perkembangan, perkembangan anak, psikoedukasi, posyanduAbstrak
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua di Posyandu Desa Sekarpuro mengenai milestone perkembangan anak usia dini. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kurangnya edukasi perkembangan di posyandu, yang selama ini lebih menitikberatkan pada pemantauan pertumbuhan fisik. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya literasi orang tua dalam mengenali tahapan perkembangan normal maupun tanda bahaya yang memerlukan intervensi. Program dilaksanakan dalam empat sesi: pre-test, psikoedukasi, diskusi kelompok berdasarkan usia anak, dan post-test. Materi mencakup konsep perkembangan, milestone usia 0–5 tahun, serta penanganan dasar masalah sosioemosi seperti temper tantrum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan orang tua setelah mengikuti program, serta meningkatnya kemampuan mereka dalam mengidentifikasi masalah perkembangan anak. Meskipun terdapat tantangan seperti gangguan fokus ketika peserta membawa anak dan heterogenitas tingkat pendidikan, program tetap berjalan efektif. Kegiatan ini berimplikasi pada penguatan peran posyandu sebagai pusat edukasi perkembangan anak dan membuka peluang bagi pengembangan media edukatif serta pelatihan lanjutan bagi kader.
Referensi
Ashiabi, G. S., & O’Neal, K. K. (2015). Child social development in context: An examination of some propositions in Bronfenbrenner’s bioecological theory. Sage Open, 5(2), 1–14.
Bornstein, M. H. (2012). Cultural approaches to parenting. Parenting: Science and Practice, 12(2–3), 212–221.
Knauer, H. A., Mollen, C. J., & O’Reilly, M. (2019). Parent education for early childhood development: A systematic review. Journal of Pediatric Health Care, 33(1), 34–48.
Nutbeam, D. (2008). The evolving concept of health literacy. Social Science & Medicine, 67(12), 2072–2078.
Papalia, D. E. (2004). Human development (9th ed.). McGraw-Hill.
Potegal, M., & Davidson, R. J. (2018). Temper tantrums in young children: Characteristics, measurement, and clinical implications. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 39(6), 442–455.
Rahmawati, N., & Den Boer, A. (2020). Parental education and developmental monitoring in community health services: A qualitative study in Indonesia. BMC Public Health, 20, 1234.
Walker, S. P., Wachs, T. D., Grantham-McGregor, S., et al. (2011). Inequality in early childhood: Risk and protective factors for early child development. The Lancet, 378(9799), 1325–1338.
Wilson, P., Rush, R., Hussey, S., et al. (2012). Parenting programmes and child mental health: A review of reviews. Children and Youth Services Review, 34(3), 568–582.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dewi Sri Mustikasari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal perlu menyetujui beberapa persyaratan berikut:
1) Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3) Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.


