PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERBASIS KOTORAN KAMBING DI TAWANG REJO
DOI:
https://doi.org/10.30651/hm.v6i3.28004Kata Kunci:
kotoran kambing, inovasi komunitas , pemberdayaan petani, pupuk organik, pertanian berkelanjutanAbstrak
Pengabdian ini menawarkan kontribusi strategis dan kebaruan dalam pemberdayaan masyarakat petani melalui inovasi pembuatan pupuk organik berbasis kotoran kambing di Desa Tawang Rejo. Berbeda dari pendekatan konvensional yang hanya menekankan aspek produksi, penelitian ini mengintegrasikan transfer teknologi ramah lingkungan dengan model pelatihan partisipatif berbasis komunitas, sehingga meningkatkan kapabilitas petani secara holistik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis intensif, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi berbasis capaian kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, dan motivasi petani dalam mengelola limbah ternak menjadi pupuk organik berkualitas tinggi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Novelty penelitian ini terletak pada optimalisasi pemanfaatan kotoran kambing yang selama ini kurang dimanfaatkan, dengan mengadaptasi proses fermentasi terkontrol yang disesuaikan dengan karakteristik lokal, serta penguatan kelembagaan petani melalui skema kolaboratif. Selain berdampak pada produktivitas pertanian dan perbaikan kualitas tanah, model pemberdayaan ini juga memperkuat kemandirian ekonomi dan ekosistem pertanian berkelanjutan di tingkat desa. Penelitian ini memberikan rujukan baru bagi pengembangan inovasi sosial-teknologi dalam sektor pertanian berbasis sumber daya lokal.
Kata kunci: pemberdayaan petani, pupuk organik, kotoran kambing, inovasi komunitas, pertanian berkelanjutan, kebaruan
Referensi
Alta, A., Prabowo, A., Firdaus, A. H., Murwani, A., Fauzi, A. N., Arifin, B., Pasaribu, D., Nurhayati, E., Amanta, F., & Budiman, I. (2023). Memodernisasi pertanian Indonesia. PT RajaGrafindo Persada-Murai Kencana.
Astar, I., Setiawan, S., Suyanto, A., Rahayu, S., Irianti, A. T. P., Hamdani, H., Oktarianty, S., Widiarti, S., Ayen, R. Y., & Bancin, H. D. (2025). Sosialisasi dan pendampingan pertanian organik untuk meningkatkan adopsi teknologi pertanian berkelanjutan di Desa Temiang Mali, Kalimantan Barat melalui pendekatan partisipatif. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(1), 217–222.
Fitria, E. A., Utama, A. D., Suhendra, D., Harahap, E. J., Karina, I., Aisyah, S., Mustamu, N. E., & Rahman, A. (2024). Pertanian berkelanjutan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Gulo, A., Lawolo, A. J., Zebua, O. Z., Laoli, D. A., & Lase, N. K. (2024). Inovasi pupuk organik untuk pertanian ramah lingkungan. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(2), 68–73.
Gulo, N. O., Lase, S. W. A., Laoli, D. S. T., Gulo, M., & Lase, N. K. (2024). Pemanfaatan lahan dengan sistem pengolahan yang baik dan penggunaan pupuk organik untuk menerapkan sistem pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(2), 30–39.
Ilham, A., Ramdani, R., Sabani, S., Lestari, D., Safitri, G., Iqrom, M., Guteres, F., Rafsanjani, R., Latifa, L., & Nisa, B. (2025). Dari limbah ke lahan subur: Pemanfaatan kotoran kambing dan tanaman liar untuk pertanian berkelanjutan. Jurnal Wicara Desa, 3(2), 369–373.
Jayaputra, J., Santoso, B. B., & Jaya, I. K. D. (2025). Pelatihan pengolahan kotoran hewan menjadi kompos untuk mendukung praktik pertanian ramah lingkungan di Desa Sukadana Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Gema Ngabdi, 7(1), 148–155.
Sipayung, D. P. (2021). Pengaruh konsentrasi Effective Microorganism-4 (EM-4) dan dosis pupuk kandang ayam diperkaya pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.).
Suwardike, P., Wahyuni, P. S., & Artika, I. M. (2019). Pengaruh dosis pupuk kandang ayam yang difermentasi EM4 dan konsentrasi biourine sapi terhadap pertumbuhan dan hasil bayam Jepang (Spinacia oleracea L.). Agro Bali: Agricultural Journal, 2(2), 106–114.
Widijanto, H., Putri, A., Raharja, C. K. E., Vitasari, E. N., Nur, F. R., & Wibisono, N. A. (2025). Sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik di Desa Gemawang, Ngadirojo, Wonogiri. Inisiasi, 25–34.
Wulandari, E., & Kurniati, E. (2025). Karakteristik pertanian di Indonesia: Antara tradisi, tantangan struktural, dan peluang transformasi. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 2(1), 57–72.
Zagoto, A. (2022). Penggunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman bayam. Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 51–62.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 PONIMAN PONIMAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal perlu menyetujui beberapa persyaratan berikut:
1) Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3) Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.


