PELATIHAN BISNIS SASTRA DIGITAL BAGI KOMUNITAS SUTEJO SPECTRUM CENTER PONOROGO
DOI:
https://doi.org/10.30651/hm.v7i1.27994Kata Kunci:
bisnis digital, luring dan daring, pelatihan, penulisan kreatif, platformAbstrak
Komunitas sastra Sutejo Spectrum Center (SSC) Ponorogo memiliki anggota penulis muda yang membutuhkan ruang untuk memasarkan karya terutama yang merupakan produk kebudayaan berupa sastra kreatif melalui media digital. Para penulis muda memiliki keterbatasan dalam menjual (baca: memasarkan) novel, cerita pendek, dan puisi yang diproduksi untuk mendapatkan keuntungan finansial. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu dilakukan pelatihan penulisan, publikasi, dan bisnis sastra digital bagi anggota komunitas penulis Sutejo Spectrum Center (SSC) Ponorogo. Tim PKM Senat Akademik Universitas (SAU) Universitas Negeri Surabaya melaksanakan pendampingan penulisan, publikasi, dan bisbis sastra digital. Tim PKM SAU Unesa melakukan pendampingan secara atap muka (offline) dan tatap maya (online) yang berbentuk klinis. Kegiatan PKM ini bertujuan mendorong penggunaan platform aplikasi untuk memublikasikan produk sastra kreatif (novel, cerita pendek, dan puisi) secara luas dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris), meningkatkan kompetensi anggota komunitas sastra SSC Ponorogo dalam memanfaatkan teknologi digital, dan mendorong anggota komunitas sastra SSC untuk membaca peluang bisnis dari penulisan kreatif secara offline dan online, melalui berbagai aplikasi. Bentuk kegiatan PKM ini adalah ceramah, diskusi kelompok terpumpun, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring, dari 17 Mei 2025 sampai 17 Juli 2025.
Referensi
Abersek, B., & Flogie, A. (2020). Evolution of Competences for New Era or Education 4.0. CAPV Conference, October 2018, 6.
Abnil, S.R.N., Suyatno, Ahmadi, A., & Maulida, S.(2024). Integrasi Media Digital dalam Pembelajaran Literasi Sastra Anak di Tingkat Sekolah Dasar. Belajar Bahasa, 9(2), 171-183. https://doi.org/10.32528/bb.v9i2.2551
Dippahatang, A. (2019). Bertarung Dalam Sarung (U. Kayang (ed.); 1 ed.). Kepustakaan Populer Gramedia.
Engelenhoven, A. van. (2024). Oral Traditions in Insular Southeast Asia (A. van Engelenhoven (ed.); 1 ed.). Cambridge Scholars Publishing.
Fahmy, Z., Rohman, F., Pristiwati, R. 2023. Komodifikasi Novel pada Platform Sastra Siber: Studi Pragmatisme Penulis Novel di Aplikasi Fizzo. Geram, 11(2), 68-78.
Firmansyah, M.B. (2018). Konseptualisasi Pembelajaran Sastra Digital. Jurnal Ilmiah Edukasi & Sosial, 9(1), 21–27.
Herman, M., Pentek, T., & Otto, B. (2016). Design Principles for Industrie 4.0 Scenarios. In B. Herman, M., Pentek, T., & Otto (Ed.), Hawaiian International Conference on Systems Science. (hal. 12). Hawaiian International Conference on Systems Science. https://doi.org/10.1109/HICSS.2016.488
Ihueze, O. A. (2015). Folklore in Literature: A Tool for Culture Preservation and Entertainment. International Journal of Humanities and Social Science Invention, 4(4), 1–6.
Indira, E. W. M., Hermanto, A., & Pramono, S. E. (2019). Improvement of Teacher Competence in the Industrial Revolution Era 4 . 0. International Conference on Science and Education and Technology, 443(Iset 2019), 350–352.
Kösterelioğlu, M. A. (2021). Self-Leadership Perpection And Emotional Intelegence as The Predictors of Cognitive Flexibility. Problem of Education, 79(5), 1–16. https://doi.org/10.33225/pec/21.79.700
Lestari, D.A., Nurhayati, E., dan Lestari, R.D. 2025. Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Wattpad Terhadap Keterampilan Menulis Teks Cerpen pada Siswa Kelas IX SMP PGRI Cibeureum. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 8 (1), 33-45.
Muthoharoh & Prastyaningsih, H. (2020). Melestarikan Budaya Literasi Karya Sastra Melalui Literasi Digital. di Era Milenial. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 99-105. http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i1.2404
Noviarini, N.P., Prabawati, P.L.S., & Suryanata, I.P.A. 2024. Media Pembelajaran Digital dalam Pembelajaran Sastra. Journal of Education Action Research, 8(2), 327-331. https://doi.org/10.23887/jear.v8i2.77878
Nurjanah, N. & Srihilmawaty, R. 2025. Revitalisasi Bahsa, Sastra, dan Budaya Sunda Melalui Leangingsundanese.com sebagai Media Digital Pelestarian Kearifan Lokal. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5 (1), 83-92.
Pratomo, N.W., Hikmat, A., dan Safi'i, Imam. (2024).Pemanfaatan Media Digital Joylada dalam Pembelajaran Sastra Populer. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(1), 795-803.
Ratmono, D. (2024). Pemanfaatan Literasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra oleh Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Universitas Indraprasta PGRI. Maktabatuna: Jurnal Kajian Kepustakawanan, 5(2), 207-228.
Rizam, M.M.. & Ayuania, K. (2024). Kajian Ekologi Cerpen Digital Berbasis Web dan Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Special Edition: Lalonget V, 451-462. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.17362
Septiani, N.A., Ihsan, N.M., Abdillah, F.R.R., & Pratiwi, D. (2022). Sosialisasi Sastra Digital dan Pelatihan Penulisan Sastra bagi Anak-anak dan Remaja di Karanglo, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Jurnal Anugerah, 4(2), 193-203. https://doi.org/10.31629/anugerah.v4i2.4380
Sianipar, V.M., Sitorus, P.J., Saragih, R., Padang, S. 2025. Implementation of Digital Literacy Based on Local Wisdom. Journal of Practice Learning and Educational Development, 5 (1), 183-188.
Sudarsih, L. 2024. Relevansi dan Keberlanjutan Pembelajaran Sastra Indonesia di Era Digital. Asmaraloka: Jurnal Bidang pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia, 2(1), 25-34. https://doi.org/10.55210/asmaraloka.v2i1.385
Sudikan, S.Y., Saputra, A.W., & Faisal, R. (2025). Metode Penelitian Sastra Digital. Unesa University Press.
Sumiyati & Mulyati, Yeti. (2025). Digitalisasi Sastra Indonesia: Demokratisasi Akses atau Dehumanisasi Pembacaan? Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 11(3), 2784-2798. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.5902
Teo, T., Unwin, S., Scherer, R., & Gardiner, V. (2021). Initial teacher training for twenty-first century skills in the Fourth Industrial Revolution (IR 4.0): A scoping review. Computers & Education, 170(1), 15. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104223
Tito, S. (2024, Desember 3). UNESCO Setujui Usulan Indonesia Masukkan Reog Ponorogo dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia: Menbud Fadli Zon Tegaskan Komitmen Pemerintah Majukan Budaya Bangsa. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 1. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/unesco-setujui-usulan-indonesia-masukkan-reog-ponorogo-dalam-daftar-warisan-budaya-takbenda-wbtb-dunia-menbud-fadli-zon-tegaskan-komitmen-pemerintah-majukan-budaya-bangsa/
Wilyanti, L.S. & Wulandari, S. (2023). Struktur Fisik dan Batin Puisi Audio Visual Youtube sebagai Bahan Ajar Sastra Digital. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 705-714. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.2977
Yulianto, A. & Ansori, R.W. (2025). Analisis Problematika Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Era Digital. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(2), 3608-3616. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i2.8284
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Setya Yuwana Sudikan, Titik Indarti, Endah Imawati, Nadya Afdholy

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal perlu menyetujui beberapa persyaratan berikut:
1) Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3) Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.


