EDUKASI PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK (PPIA) PADA KADER DI KELURAHAN MANTRIJERON, KOTA YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.30651/hm.v7i2.25799Kata Kunci:
HIV, PPIA, Kader Kesehatan, Edukasi Kesehatan, ARV (Antiretroviral)Abstrak
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan masalah kesehatan global yang berdampak luas. Secara global terdapat 130.000 infeksi HIV baru pada balita dan hampir 70% disebabkan oleh ibu yang tidak menerima ARV atau berhenti menggunakan ARV selama kehamilan atau menyusui. Pada tahun 2022, kasus HIV pada anak usia 1 – 14 tahun di Indonesia mencapai 14.150 kasus. Setiap tahunnya mengalami penambahan sekitar 700 – 1000 kasus. Penggunaan ARV pada ibu hamil terbukti sangat efektif dalam menekan risiko penularan. Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) dengan tema Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Kalurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, mengenai PPIA. Kegiatan ini melibatkan 26 kader yang mengikuti sesi edukasi interaktif, dengan evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader setelah edukasi, meskipun tidak signifikan secara statistik (p=0,098). Namun, peningkatan nilai rata-rata pretest (7,923) menjadi posttest (8,424) menunjukkan adanya dampak positif. Kendala utama dalam program ini adalah keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan mengenai HIV. Oleh karena itu, diperlukan edukasi berkelanjutan serta peningkatan akses layanan kesehatan guna mendukung keberhasilan program PPIA.
Referensi
Indriani. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Terapi ARV dalam Pencegahan HIV pada Bayi. Jurnal Epidemiologi Dan Kesehatan, 17(1), 65-78. https://doi.org/10.1080/09540121.2025.2452520
Kemenkes RI. (2019). Pedoman Pencegahan Penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI. https://www.peraturan.go.id/files/bn1614-2017.pdf
Mardiyah, S., Pamungkas, C. E., Amini, A., Cahyaningtyas, D. K., & Gustiana, Y. (2021). Pencegahan Penularan Penyakit Hiv/Aids Dari Ibu Ke Anak Di Masa Pandemi Covid-19 Menuju Three Zero 2030 Di Desa Telagawaru Lombok Barat. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 743. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6287
Prasetyo, B., & Lestari, W. (2023). Implementasi Program Pencegahan HIV pada Ibu Hamil di Indonesia: Tantangan dan Solusi. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 22(3), 200–215. https://journal.ugm.ac.id/jkki/article/download/36396/22510
Putri, D., & Wibowo, A. (2023). Efektivitas Edukasi Berbasis Komunitas dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil tentang PPIA. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 14(2), 85–100.
Rahmadani. (2023). Peningkatan Kesadaran Ibu Hamil terhadap PPIA Melalui Intervensi Edukasi. Jurnal Promosi Kesehatan, 12(1), 55–70. https://doi.org/10.54832/wombmidj.v3i1.340
Rochmawati, Prabawati, S., Melina, F., Kuswanti, I., & Priyantari, W. (2022). Edukasi pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA) dan pemeriksaan kesehatan. Hayina, 1(2), 62–67. https://doi.org/10.31101/hayina.2388
Siregar, G. A., Adnan, N., Salamah, Q. N., & Sabira, S. (2024). Implementasi Program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak di Indonesia: Literature Review. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 10(4), 220. https://doi.org/10.29406/jkmk.v10i4.6140
Triana, H., & Purnasari, H. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Jurnal Kesehatan, 12(2), 219–224. https://doi.org/10.46815/jk.v12i2.164
UNAIDS. (2022). Country Factsheets Indonesia. Published online 2022. https://www.unaids.org/en/regionscountries/countries/indonesia.
UNICEF. (2023). Progress in Reducing New HIV Infections Among Children has Stagnated in Recent Years. https://childrenandaids.org/sites/default/files/2023-11/231130%20UNCEF_HIV_Global_Snapshot_2023UPDATED_0.pdf
WHO (World Health Organization). (2021). HIV and infant feeding: Guidelines for decision-makers. WHO. https://unscn.org/web/archives_resources/files/WHO_HIV_and_Infant_Feedin._Guidelin_217.pdf
Wulandari. (2023). Peran Tokoh Masyarakat dalam Edukasi HIV/AIDS bagi Ibu Hamil. Jurnal Sosial Dan Kesehatan, 21(1), 10-145.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lina Handayani, Sajdah Khusnul Mukhlis, Ghanis Kristia, Any Wijayanti, Fitri Rahmayani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal perlu menyetujui beberapa persyaratan berikut:
1) Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3) Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.


