Standardisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Kulit Pule (Alstonia Scholaris (L.) R. Br.) Melalui Metode Digesti

Alfian Nur Afandi Pratama (1), Widdi Nabillah (2), Budiastuti (3), Herra Studiawan (4), Etik Wahyuningsih (5), Guruh Arief Wibowo (6), Tryas Dewi Oktasari (7)
(1) a:1:{s:5:"id_ID";s:24:"Program Studi S1 Farmasi";}, Indonesia,
(2) Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia,
(3) Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia,
(4) Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia,
(5) Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia,
(6) Departemen Quality Assuarance, PT Herbacore, Gresik, Indonesia, Indonesia,
(7) Departemen Quality Assuarance, PT Herbacore, Gresik, Indonesia, Indonesia

Abstrak

Obat Herbal Terstandar untuk kesehatan manusia adalah sediaan berbahan alami yang telah dibuktikan keamanan dan efektivitasnya melalui uji praklinik, menggunakan bahan baku yang terstandardisasi. Penelitian ini bertujuan untuk standardisasi simplisia dan ekstrak etanol 70% kulit pule (Alstonia scholaris (L.) R. Br.) dengan metode digesti pada suhu ≤ 45°C dan tekanan < 1 atm sebagai Bahan Baku Obat Bahan Alam. Studi eksperimental ini menetapkan parameter spesifik dan non-spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter spesifik simplisia berdasarkan uji organoleptis kulit pule sesuai dengan standar Farmakope Herbal Indonesia (FHI). Identifikasi kristal Ca-oksalat dan sel batu dilakukan secara mikroskopis. Kadar sari larut air dan etanol masing-masing 14,53 ± 0,28% dan 9,40 ± 0,48%. Parameter non-spesifik susut pengeringan, kadar abu total dan tidak larut asam masing-masing 9,36 ± 0,21%, 1,053 ± 0,011%, dan 1,037 ± 0,012%. Rendemen hasil ekstraksi dengan metode digesti 15,305%, kadar alkaloid 2,62 ± 0,0495%, LOD ekstrak 2,80 ± 0,22%, kadar abu total dan tidak larut asam masing-masing 2,90% dan 0,02%, Angka lempeng total 50 cfu/g, Angka kapang khamir <10 cfu/g, Escherichia coli <3 cfu/g, Enterobacteriaceae <10 cfu/g, serta Salmonella dan Shigella negatif. Simplisia dan ekstrak etanol pule pandak memenuhi persyaratan.

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

AOAC. (2019). Official Methods of Analysis of AOAC Internatioal,. (2. ed, Ed.) Rockville: Rockville (MD).

Akbar, A., Ali, M. S., Ur-Rehman, S. Z., Lateef, M., & Saeed, Z. (2020, Juni). Isolation and Biological Screening of Secondary Metabolites. IInternational Journal of Biology and Biotechnology., 17(1), 9-15. Retrieved desember 8, 2025, from https://www.ijbbku.com/assets/custom/journals/2020/1/ISOLATION

BPOM RI. (2023). Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Bahan Alam. Jakarta: Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI.

BPOM RI. (2025). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan no. 25 tahun 2023 tentang Kriteria dan Tata laksana Registrasi Obat Bahan Alam. Jakarta, Indonesia: Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika.

BSN. (2025). SNI2332.3:2015- Cara Uji Mikrobiologi: Penentuan Angka Lempeng Total. Jakarta: BSN.

Budiastuti. (2025). Pemanfaatan Obat Bahan Alam. In B. Ma'arif, S. Rofida, N. D. Hidayati , N. N. Haq, D. Ma'ruf, Supomo, . . . Budiastuti, & R. Hanistya (Ed.), Farmakognosi (1 ed., pp. 139-154). Malang, Jawa Timur, Indonesia: Alifba Media.

Convention, U. S. (2023). United States Pharmacopeia and National Formulary (USP 46 – NF 41). (U. S. Convention, Ed.) Rockvile, MD.

Fardiaz, s. (1989). Analisis Mikrobiologi Pangan. Bogor: IPB.

FDA. (2023). Bacteriological Analytical Mabnual (BAM). Silver Spingm MD: US . Food and Drug Administration.

Hussain MK, S. M. (2019). Techniques for Extraction, Isolation, and Standardization of Bio-active Compounds from Medicinal Plants. In S. M. MS, Natural Bio-active Compounds. Singapura: Springer Nature Singapore Pte Ltd. doi:10.1007/978-981-13-7205-6

Kementrian Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia (2 ed.). Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Kusumawati, I. (2019). A Great Challenge on the Reproducibility of Therapeutic Results. In D. Chauhan, & K. Shah (Eds.), Phytopharmaceuticals Potential Therapeutic Applications (pp. 1-15). Beverly, MA, USA: Scrivener Publishing Wiley. doi:10.1002/9781119682059

Lalngaihmanawm, Lalthanpui, a., Tlau, L., Lalawmpuii, L., Lalnundanga, & Kholhring Lalchhandama. (2024, 01 13). Phytochemical analysis, and antioxidant and antibacterial. PLANT SCIENCE TODAY, 11(1). doi:10.14719/pst.2826

Ma'ruf, D. (2025). Proses Ekstraksi Bahan Alam. In R. Hanistya (Ed.), Farmakognosi (pp. 67-76). Malang, Jawa Timur, Indonesia: Alifba Media.

Muslihudin. (2024). Pule Alstonia shcolaris, (L.) R. Br. (Muslihudin, Editor) Retrieved Desember 8, 2025, from Plantamor: https://plantamor.com/species/profile/alstonia/scholaris

Shrestha De, Das, R., Adhikari, M., Ghosh, P., Mohanty, J. P., & Sharma, C. (2024, 12 2). An updated review on Alstonia scholaris: A delightful therapeutic plant. Journal of Medicinal Plants Studies 2024; 12(2): 43-51, 43-51. doi:10.22271/plants.2024.v12.i2a.1652

Sulthon Y., A. S., Aziz , Y. S., & Astuti, S. D. (2022). Fitofarmasetika. Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Baru Press.

Supomo. (2025). Standardisasi Bahan Alam. In R. Hanistya (Ed.), Farmakognosi (Vol. 1, pp. 77-90). Malang, Jawa Timur, Indonesia: Alifba Media.

Thahira, D. I., Perdana, F., & Noviyanti,. (2021). Potensi Aktivitas Antioksidan Alstonia Scholaris dan Alstonia Macrophylla. Jurnal Ilmiah Farmasi, 10(1), 11-16. doi:10.30591/pjif.v%vi%i.2073

Tiyasa et al. (2024). Standardization of Herbal Medicines for Lifestyle Diseases. In Paul, & K. Kumar, Role of Herbal Medicines (pp. 545-557). doi:10.1007/978-981-99-7703-1_27

Penulis

Alfian Nur Afandi Pratama
Widdi Nabillah
Budiastuti
budiastuti@um-surabaya.ac.id (Kontak utama)
Herra Studiawan
Etik Wahyuningsih
Guruh Arief Wibowo
Tryas Dewi Oktasari

Rincian Artikel