- Komitmen terhadap Diskusi dan Transparansi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat mendukung penuh diskusi akademis pasca-publikasi serta berkomitmen untuk menjaga integritas rekam ilmiah dengan merespons secara cepat setiap kekeliruan, tanggapan, atau kekhawatiran yang ditemukan setelah artikel diterbitkan. Kebijakan ini disusun selaras dengan standar yang ditetapkan dalam COPE Core Practices on Post-Publication Discussions and Corrections.
- Memfasilitasi Diskusi Pasca-Publikasi
Jurnal menyambut baik debat akademik, tanggapan kritis, serta diskusi dari para pembaca, peneliti, praktisi pengabdian, maupun masyarakat luas mengenai artikel yang telah diterbitkan:
- Surat kepada Redaksi (Letters to the Editor) & Komentar: Kami menyediakan mekanisme formal bagi pembaca untuk mengirimkan Letter to the Editor atau komentar ilmiah terkait artikel yang telah dipublikasikan. Hal ini bertujuan untuk membangun ruang diskusi yang sehat sesuai dengan COPE Principles of Transparency and Best Practice in Scholarly Publishing.
- Hak Jawab Penulis (Right of Reply): Apabila tanggapan atau kritik substantif diterima dan disetujui oleh Dewan Redaksi untuk diterbitkan, penulis asli akan diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan (reply) pada nomor penerbitan yang sama atau berikutnya. Mekanisme ini menjamin terciptanya dialog akademis yang adil dan berimbang sesuai panduan COPE.
- Penanganan Koreksi (Errata dan Corrigenda)
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat menyadari bahwa kekeliruan yang tidak disengaja dapat terjadi. Oleh karena itu, pengelola jurnal berkomitmen untuk memperbarui dan mengoreksi rekam ilmiah secara transparan:
- Ralat Penulis (Corrigendum): Apabila penulis menemukan kesalahan signifikan pada artikelnya (seperti kesalahan angka/data statistik lapangan, kekeliruan identitas mitra, atau analisis dampak) yang memengaruhi keakuratan naskah namun tidak membatalkan kesimpulan utama, penulis wajib segera menghubungi redaksi untuk mengajukan Corrigendum.
- Ralat Redaksi (Erratum): Apabila kesalahan teknis atau kekeliruan cetak disebabkan oleh tim redaksi/penerbit selama proses penyuntingan atau tata letak (layout), jurnal akan menerbitkan Erratum secara resmi.
- Transparansi Koreksi: Seluruh dokumen koreksi yang diterbitkan akan ditautkan secara langsung dengan artikel asli pada arsip digital OJS untuk memastikan pembaca mengetahui perubahan tersebut.
- Penanganan Masalah Serius Pasca-Publikasi (Retraction)
Apabila diskusi pasca-publikasi, laporan pembaca, atau investigasi internal menemukan indikasi pelanggaran berat (seperti rekayasa data lapangan, falsifikasi hasil pemberdayaan, plagiarisme berat, atau kesalahan mendasar yang membatalkan seluruh temuan pengabdian), redaksi akan mengambil tindakan tegas:
- Prosedur Investigasi: Dewan Redaksi akan menindaklanjuti dan menyelidiki setiap laporan yang valid dengan merujuk pada Alur Kerja COPE (COPE Flowcharts).
- Protokol Penarikan Artikel (Retraction): Jika dugaan terbukti benar dan temuan artikel dinilai tidak dapat dipercaya lagi, jurnal akan menerbitkan Pernyataan Penarikan Artikel (Retraction Notice). Dokumen penarikan ini akan menjelaskan secara transparan alasan pencabutan serta ditautkan permanen dengan artikel asli sesuai dengan COPE Retraction Guidelines.
