DEKADENSI MORAL DAN RESILIENSI SPIRITUAL: AKTUALISASI KONSEP TAZKIYATUN NAFS DI TENGAH FENOMENA LIVING TOGETHER DI YOGYAKARTA

Anugrah Ainul Yakin (1), Qo-idah Ariq Pangesti (2)
(1) Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia,
(2) Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

Abstrak

Fenomena living together di kalangan mahasiswa Yogyakarta mencerminkan dinamika sosial yang kompleks sekaligus menandai terjadinya dekadensi moral akibat pergeseran nilai budaya, lemahnya kontrol sosial, dan dominasi liberalisme modern. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek etis, tetapi juga pada kesehatan mental dan spiritual mahasiswa. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana aktualisasi konsep Tazkiyatun Nafs dapat memperkuat resiliensi spiritual mahasiswa dalam menghadapi tantangan moral tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus di Yogyakarta, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik living together muncul dari faktor ekonomi, otonomi sosial, serta pengaruh budaya sekuler yang memicu degradasi nilai. Namun demikian, resiliensi spiritual yang berakar pada nilai keagamaan terbukti mampu menguatkan ketahanan psikologis mahasiswa dalam mengelola stres, menjaga ketenangan jiwa, serta mendorong transformasi karakter. Konsep Tazkiyatun Nafs yang mencakup mujahadatun nafs, takhalli, tahalli, dan tajalli, ketika diaktualisasikan pada level pendidikan, individu, dan komunitas, dapat menjadi model pembinaan moral yang holistik dan aplikatif. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan resiliensi spiritual melalui Tazkiyatun Nafs tidak hanya relevan untuk membendung dekadensi moral, tetapi juga strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh secara akademik, psikologis, dan spiritual.

Artikel teks lengkap

##article.generated_from_xml##

Referensi

Akhfa, K. L. (2023). Studi Kasus Gaya Berpacaran Living Together Pada Mahasiswa Kos Kota Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia.

Al Hakim, S. (2012). Pola Pengambilan Keputusan Moral Kelompok Mahasiswa Lptk Dalam Lingkup Moralitas Sosiokultural Pada Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 25(1).

Aslami, H. (2016). Konsep Tazkiyatun Nafs Dalam Kitab Ihya Ulumuddin Karya Imam Al-Ghazali. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan.

Cahyani, Y. E., & Akmal, S. Z. (2017). Peranan Spiritualitas Terhadap Resiliensi Pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 2(1), 32–41.

Christian, A. K., & Suryadi, D. (2023). Hubungan Spiritualitas Dengan Resiliensi Pada Dewasa Awal Penyintas Covid-19 Di Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 6(2), 378–385. Https://Doi.Org/10.24912/Jmishumsen.V6i2.19309.2022

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches. Sage Publications.

Giddens, A. (2023). Modernity And Self-Identity. In Social Theory Re-Wired (Pp. 477–484). Routledge.

Hanif, S. I., & Widiasari, A. R. (2024). Peran Spiritualitas Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pada Generasi Z. Jurnal Psikologi Insight, 8(2), 139–146.

Harahap, M. Y., & Ependi, R. (2023). Tazkiyatun Nafs Dalam Membentuk Akhlakul Karimah. Pt. Green Pustaka Indonesia.

Hasanah, H. (2024). Peran Aparatur Gampong Dalam Menyediakan Wadah Layanan Bimbingan Vokasional Untuk Mencegah Dekadensi Moral Remaja Putus Sekolah (Studi Deskriptif Analitis Di Gampong Lawe Kinge Kec. Lawe Bulan Kab. Aceh Tenggara). Uin Ar-Raniry Banda Aceh.

Hunaidah, H., Fadllurrahman, F., & Warohmah, M. (2024). Ketahanan Keluarga Berbasis Pendidikan Spiritual: Solusi Mencegah Kenakalan Remaja Di Babelan. Pt. Sonpedia Publishing Indonesia.

Kamaruddin, S. A., & Adam, A. (2025). Pemikiran Immanuel Kant Tentang Otonomi Dan Kebebasan: Implikasi Filosofis Dalam Pendidikan Moral. Journal Of Midwifery And Nursing Studies, 7(1).

Kusnadi, R. P. (2018). Fenomena Sexting Pada Remaja Akhir Dalam Tinjauan Islam (Studi Pemahaman Larangan Sexting Dan Implikasinya Pada Mahasiswa Jurusan Pai Di Iain Metro). Iain Metro.

Mutholingah, S., & Zain, B. (2021). Metode Penyucian Jiwa (Tazkiyah Al-Nafs) Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Islam. Ta’limuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 69–83.

Nupiah, A. (2023). Studi Analisis Terhadap Faktor Penyebab Terjadinya Dekadensi Moral Generasi Milenial Dalam Kehidupan Sosial Masyarakat. Arima: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 1, 212–218.

Rohman, M. M. R., & Rosadi, I. R. (2022). Konsep Tazkiyah Al-Nafz Fakhruddin Al-Razi Dalam Kitab Mafatih Al-Ghaib. Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman, 192–218.

Sukmajaya, P. A. (2024). Menguatkan Ketahanan Mental Remaja Dengan Iman Dan Tawakal. Jurnal Ilmiah Psikologi Dan Kesehatan Masyarakat, 2(2), 515–524.

Wicaksono, B. (2024). Gambaran Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Rantau Yang Mandiri Secara Finansial Di Yogyakarta. Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Wijayanti, S., & Abdurrahman, Z. (2025). Analisis Faktor Dekadensi Moral Generasi Z Dan Solusinya Dalam Konseling Islam. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 8(1), 56–70.

Zautra, A. J., & Reich, J. W. (2010). Resilience: The Meanings, Methods, And Measures Of A Fundamental Characteristic Of Human Adaptation.

Penulis

Anugrah Ainul Yakin
yakinanugrah@gmail.com (Kontak utama)
Qo-idah Ariq Pangesti
Ainul Yakin, A., & Pangesti, Q.- idah A. (2026). DEKADENSI MORAL DAN RESILIENSI SPIRITUAL: AKTUALISASI KONSEP TAZKIYATUN NAFS DI TENGAH FENOMENA LIVING TOGETHER DI YOGYAKARTA. Archetype : Jurnal Ilmiah Psikologi Dan Terapan, 8(1), 19–31. https://doi.org/10.30651/archetype.v8i1.29439

Rincian Artikel