Kompetensi Guru SD Muhammadiyah Manyar Gresik dalam Memanfaatkan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK)

Shofan Hariyanto, Warsono Warsono, Harmanto Harmanto

Sari

Abstrak: Penguasaan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) bagi guru sekolah dasar merupakan sebuah keniscayaan dalam mendukung pelaksanaan tugasnya. Pemanfaatan teknologi harus dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi guru SD Muhammadiyah Manyar dikorelasikan dengan umur serta latar belakang pendidikan, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan angket. Level kompetensi TIK yang ditentukan dalam peneilitian ini dasar, menengah, dan mahir, Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kompetensi guru SD Muhammadiyah Manyar level dasar 4%, level menengah 82%, dan level mahir 14%. Berdasarkan umur golongan guru muda antara 20-34 tahun level dasar 0%, level menengah 93%, dan level mahir 7%, sedangkan golongan guru senior antara 35-60 tahun level dasar 13%, level menengah 69%, dan level mahir 19%. Berdasarkan latar belakang pendidikan digolongkan menjadi tiga yakni Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) level dasar 0%, level menengah 75%, dan level mahir 25%. Matematika/IPA (MIPA) level dasar 0%, level menengah 79%, dan level mahir 21%. IPS level dasar 29%, level menengah 71%, dan level mahir 0%, dan Bahasa levenya 100% menengah. Secara umum umur dan latar belakang pendidikan mempunyai korelasi dengan kompetensi  guru dalam penguasaan dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).

Kata kunci: Kompetensi Guru, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sekolah Dasar

 

Abstract: Mastery of Information Communication Technology (ICT) for elementary school teachers is a necessity in supporting the implementation of their duties. The use of technology must be integrated in learning activities. The purpose of this study was to determine the competence of SD Muhammadiyah Manyar teachers to be correlated with age and educational background. This research is a descriptive study using a qualitative approach. Collecting data through observation and questionnaires. The level of ICT competency determined in this study is basic, intermediate, and proficient. The results of the study indicate that in general the competency of elementary school teachers in Muhammadiyah Manyar is 4% basic, 82% intermediate and 14% advanced. Based on the age of the young teacher group between 20-34 years old, the basic level is 0%, the intermediate level is 93%, and the advanced level is 7%, while the senior teacher group is between 35-65 years old at the basic level of 13%, the middle level is 69%, and the advanced level is 19% . Based on the educational background, it is classified into three, namely Islamic Religion Teachers at the basic level is 0%, intermediate level is 75%, and advanced level is 25%. Mathematics Sciences teacher, 0% basic level, 79% intermediate level, and 21% advanced level. Social teacher for basic level is 29%, middle level is 71%, and advanced level is 0%, and for Bahasa teacher is 100% intermediate. In general, age and educational background have a correlation with teacher competence in mastering and utilizing learning media based on Information Communication Technology (ICT).

Keywords: Teacher Competence, Information and Communication Technology, Elementary School

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakkir. 2006. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media

Aoun, Joseph E. 2017. Robot-Proof: Higher Education in the Age of ArtificialIntelligence. Publisher: MIT Press.

Azwar, Saifuddin. 2010. Metode Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Badan Standar Nasional Pendidikan (2010). Paradigma Pendidikan Nasional Abad-XXI. (Jakarta: BSNP),

Bambang Prasetyo. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Depdiknas (2004). Standar Kompetensi Guru Sekolah Menengah Atas, Jakarta

Hamalik, Oemar. 2010. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Rajawali

Moh. Nazir. (1998). Metode Penelitian. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia

Niarsa, A. (2013). Studi Kompetensi Guru Dalam Memanfaatkan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) DI SD Negeri 01 Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora. Universitas Negeri Semarang.

Riyanto, Yatim. Metodologi Penelitian Pendidikan, Surabaya: Penerbit SIC.

Sofo, Francesco. 1999. Human Resource Development, Perspective, Roles and Practice Choice. Business and Professional Publishing, Warriewood, NWS

Sukmadinata, Syaodih, Nana. Metode Penelitian Pendidikan, Penelitian Memberikan Deskripsi, Eksplanasi, Prediksi, Inovasi, Dasar-Dasar Teoritis Pengembangan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualititaif, dan R&D. Bandung: Penerbit Afabeta

Sriundy, I. m. (2015). Metodologi Penelitian. Surabaya: Unesa University Press.

Wardiana, W. 2002. Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia. Universitas Komputer Indonesia. Bandung. Disampaikan pada Seminar dan Pameran Teknologi Informasi. tanggal 9 Juli 2002. Prosiding

Wijayanti, Inggit Dyaning. 2011. Peningkatan Pendidikan Berbasis ICT. UIN Sunan Kalijaga: Yogyakarta.

____. 2016. Pengertian Guru: Definisi, Tugas, dan Peran Guru dalam Pendidikan. https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-guru.html, diakses tanggal 1 Januari 2019.

____. 2019. Mengungkap Sejarah Revolusi Industri, dari 1.0 Sampai 4.0. https://www.kelaspintar.id/blog/edutech/sejarah-revolusi-industri-dari-1-0-sampai-4-0-1088/, diakses tanggal 3 Januari 2019


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v4i2.5732

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.