Persepsi Mahasiswa Terhadap Fungsi Pancasila Sebagai Weltanschauung dalam Upaya Mengatasi Merosotnya Nilai Kebangsaan

Ilham Syahrul Jiwandono, Iswahyu Nurbeni

Sari

Abstrak: Beberapa tahun terakhir eksistensi Pancasila dalam fungsinya sebagai dasar negara (philophische grondslag) dan pandangan hidup bangsa (weltanschauung) dipertaruhkan. Banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi oleh Pancasila dalam mempertahankan eksistensinya. Kemerosotan nilai-nilai bangsa menjadi tantangan tersendiri yang dihadapi oleh Pancasila. Terorisme, radikalisme, narkoba, korupsi, hilangnya toleransi serta melunturnya rasa nasionalisme dan patriotisme sudah menjadi bukti merosotnya nilai-nilai kebangsaan. Mahasiswa sebagai agent of change harus peka dalam melihat situasi ini dan diharapkan mempunyai solusi dalam memecahkan masalah merosotnya nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap fungsi Pancasila sebagai weltanschauung dalam upaya menghadapi merosotnya nilai-nilai kebangsaan. Lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Mataram. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap penelitian melalui tahap perencanaan dan pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mayoritas mahasiswa masih percaya bahwa Pancasila sebagai weltanschauung masih mampu menghadapi berbagai persoalan tentang merosotnya nilai-nilai kebangsaan. (2) diperlukan penanaman nilai-nilai pancasila melalui pendekatan multiapproach, multimedia, multidiscipline dan multistake holders dalam kehidupan sehari-hari. 

Kata Kunci: Pancasila, Philosopische Grondslag, Weltanschauung, Nilai-Nilai Bangsa

Abstract: The last few years of the existence of Pancasila in its function as the basic of the state (philophische grondslag) and the way of life (weltanschauung) were at stake. Terrorism, radicalism, drugs, corruption, loss of tolerance and the weakening of the sense of nationalism and patriotism have been proof of the decline of national values. Students as agents of change must be sensitive in seeing this situation and expected to have a solution in solving the problem of declining national values. This study aims to determine students' perceptions the function of Pancasila as a weltanschauung in an effort to deal with the decline of national values. The research location in the Universty of Mataram, Elementary School Teacher Education Study Program. The research approach uses descriptive qualitative. Methods of data collection using interviews, observation and documentation. Data analysis using data collection, data reduction, data presentation and conclusion. Research phase through the planning and implementation stages. The results of the study show that: (1) the majority of students still believe that the Pancasila as a weltanschauung is still able to face various problems regarding the decline of national values. (2) it is necessary to cultivate the values of the Pancasila through a multimedia, multidiscipline and multistakeholder approach in daily life.

Keywords: Pancasila, Philosopische Grondslag, Weltanschauung, National Values

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Arikunto, Suharsimi. 2009. Prosedur Kajian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Gerintya, Scholastika. 2018. Catatan Suram Janji PenegakanHAM. [internet]. [cited 10 Juli 2019]. Available from: https://tirto.id/dbFm.

Moerdiono, P.S. 1996.Pancasila Sebagai Ideologi. Jakarta: BP-7 Pusat.

Nawawi, Hadari. 2012. Metode Kajian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Santoso, DJ. 2008. Ketahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan dalam Menghadapi Tantangan Global. Makalah Disampaikan Pada Symposium Nasional Peringatan Satu Abad Kebangkitan Nasional. Yogyakarta : UGM.

Sumadi, Sastradipradja. 1995. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. Jakarta : Ghalia Indonesia.

Syarbaini, Syahrial. 2012. Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Implementasi Nilai-Nilai Karakter Bangsa. Jakarta : Ghalia Indonesia.

Yudistira. 2016. Seminar Nasional Hukum Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016, 421-436.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/else.v3i2.3166

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.