Tingkat Pemahaman Konsep dan Kemampuan Mengajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Kajian dan Pengembangan Matematika Sekolah 2

Nur Farida, Nyamik Rahayu Sesanti, Rosita Dwi Ferdiani

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika dan kemampuan dalam mengajar mahasiswa pada mata kuliah Kajian dan Pengembangan Matematika Sekolah 2. Proses belajar mengajar yang berkembang di kelas umumnya ditentukan oleh peran guru dan siswa sebagai individu-individu yang terlibat langsung di dalam proses tersebut. Oleh karena itu, kemampuan serta kesiapan dan pemahaman guru akan materi yang akan diajarkan memegang peranan penting dalam keberhasilan proses belajar siswa. Pemahaman konsep merupakan dasar utama dalam pembelajaran matematika. Agar konsep-konsep dan teorema-teorema dapat diaplikasikan ke situasi yang lain, perlu adanya keterampilan menggunakan konsep-konsep dan teorema-teorema tersebut. Oleh karena itu, pembelajaran matematika harus ditekankan ke arah pemahaman konsep. Subyek penelitian ini sebanyak 48 mahasiswa. Proses pengumpulan data pada panelitian ini menggunakan tes, lembar observasi, dan catatan lapangan. Prosedur yang dilakukan untuk menganalisis data pada panelitian ini yaitu (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, dan (3) menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian tes pemahaman konsep yang dilakukan pada dua kelas, dapat diperoleh bahwa sekitar 80% mahasiswa telah menguasai konsep dengan baik dan benar dalam menyampaikan materi pelajaran, penggunaan model serta media yang tepat, dan mengelola kelas dengan baik. Namun beberapa mahasiswa sekitar 20% masih kurang dalam hal pemahaman konsepnya.

Keywords

pemahaman konsep; mahasiswa, Kajian dan Pengembangan Matematika Sekolah 2

References

Abdurrahman. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktik). Jakarta: Rineka Cipta.

Buchori. (2001). Notes on Education in Indonesia. Jakarta: Asia Foundation.

De Cecco J. P., & Crawford W. R. (1997). The Psychology. New Delhi: Prentiee hall of India, Provate Limited.

Djamarah, S. B. (2005). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Effandi. (2007). Trend Pengajaran dan Pembelajaran Matematik. Kuala Lumpur: Utusan Publications dan Distributors SDN BHD

Gulo, W. (2008). Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Grafindo.

Hamalik, O. (2008). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

Hudojo, H. (2005). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: IKIP.

Moleong, L. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Purwanto, N. (2009). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sadiman, A. (2010). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suwangsih & Tiurlina. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/must.v4i2.2897

Refbacks

  • There are currently no refbacks.