Pengembangan Sistem Pembelajaran dalam Jaringan pada Materi Teori Graph

Nira Radita

Abstract

Matematika diskrit merupakan mata kuliah matematika dasar yang di dalamnya memuat banyak konsep-konsep dasar matematika. Banyaknya konsep yang harus dipelajari tidak diimbangi dengan alokasi waktu yang disediakan untuk pembelajaran tatap muka. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan pembelajaran yang mengkombinasikan kegiatan pembelajaran tatap muka di dalam kelas dan kegiatan pembelajaran di luar kelas yaitu melalui kegiatan pembelajaran dalam jaringan. Agar pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan, maka perlu dikembangkan sistem pembelajarannya. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sistem pembelajaran dalam jaringan pada mata kuliah matematika diskrit pada materi teori graph. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengadaptasi dan memodifikasi model 4D (four D model) yang terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate) oleh Thiagarajan. Penelitian ini dibatasi pada tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Tahap pendefinisian terdiri dari 5 langkah pokok, yaitu front-end analysis, learner analysis, concept analysis, task analysis, dan specifying instructional objective. Pada tahap perancangan meliputi constructing criterion-referenced test, media selection, format selection, dan initial design. Tahap pengembangan terdiri dari dua tahap yaitu uji validitas dan uji pengembangan. Hasil penelitian ini berupa sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) pada materi teori graph yang dapat diterapkan pada perkuliahan matematika diskrit yang menerapkan pembelajaran blended.

Keywords

matematika diskrit; pembelajaran dalam jaringan; sistem pembelajaran; teori graph

References

Acharya, B. R. 2017. Factors Affecting Difficulties in Learning Mathematics by Mathematics Learners. International Journal of Elementary Education, 8-15.

Chaeruman, U. A. 2017. PEDATI - Model Desain Sistem Pembelajaran Blended. Jakarta: Kemenristekdikti.

Gallier, J. 2008. Discrete Mathematics for Computer science Some Notes. Philadelphia.

Goksu, I. 2016. The Evaluation of the Cognitive Learning Process of the Renewed Bloom Taxonomy Using a Web Based Expert System. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology – October 2016, volume 15 issue 4, 135-151.

Kenney, M. J., & Bezuszka, S. J. 1993. Implementing the discrete mathematics standards: Focusing on recursion. Mathematics Teacher, 86(8), 676-680.

Munir, Rinaldi. 2001. Buku Teks Ilmu Komputer Matematika Diskrit. Bandung: Informatika.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: Author.

Rosenstein, J. G. 1997. Discrete mathematics in the schools: An opportunity to revitalize school mathematics. In J. G. Rosenstein, D. Franzbalu & F. Roberts (Eds.), DIMACS Series in Discrete Mathematics and Theoretical Computer Science: Discrete Mathematics in theSchools (Vol. 36, pp. xxiii-xxx): American Mathematical Society and National Council of Teachers of Mathematics.

Tafqihan, Z. 2011. Karakteristik dan Pemilihan Media Pembelajaran dalam E-Learning. Jurnal Cendekia Volume 2 Nomor 9 tahun 2011, hal: 141-154, ISSN: 2477-796X.

Thiagarajan, et al. 1974. Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. A Source Book. Bloomington: Central for Innovation on Teaching The Handicapped


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/must.v3i1.1463

Refbacks

  • There are currently no refbacks.