ANALISIS PENDEKATAN SEMIOTIKA DALAM PUISI-PUISI JOKO PINURBO DENGAN TEMA “KEMATIAN”

wida nurul rachma

Sari

Tujuan dari penelitian ini adaalah untuk menganalis kebermaknaan yang terkandung pada teks-teks puisi karya Joko Pinurbo dalam batasan untuk mendeskripsikan analisis semiotik dan mendeskripsikan hasil analisis semiotik pada puisi-puisi karya Joko Pinurno. Puisi-puisi yang digunakan hanya lima puisi dengan judul, yaitu Pulang Malam, Ranjang Putih, Aku Tidur Di Remang Tubuhmu, Calon Jenazah, dan Prosesi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menjelaskan hasil analisis dari unsur pembangun puisi, hasil analisis semiotika pada puisi-puisi yang dipilih, dan hasil analisis semiotika yang dijadikan sebagai rekomendasi ide dan konsep pembelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil analisis, dalam puisi-puisi Joko Pinurbo memiliki tiga tema kematian, yaitu tema kematian bukan sebenarnya (keromantisan), tema kematian (kehilangan semangat), dan tema kematian sebenarnya; dua jenis kalimat, yaitu kalimat tunggal, dan kalimat majemuk; dua majas yang digunakan, yaitu majas metafora, dan majas personifikasi tipografi yang berbeda, dan tujuh macam isotopi, yaitu isotopi pronomina, isotopi perbuatan, isotopi alam, isotopi waktu, isotopi penghubung, isotopi manusia, dan isotopi tempat. Analisis semiotik ini bisa digunakan atau direkomendasikan sebagai ide, dan konsep pembelajaran yang disesuaikan pada tingkatan pendidikan Sekolah Menengah Atas kelas X sesuai dengan materi pada buku Bahasa Indonesia mengenai Puisi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Nurhasanah, Een. 2016. Pengantar Kajian Kesusastraan (Diktat). FKIP UNSIKA

Zaimar, Okke Kusuma Sumantri. 2014. Semiotika dalam Analisis Karya Sastra. Depok: PT Komodo Books


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/lf.v5i2.8873

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.