NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL NOVEL DIFFERENT: KETIKA PERBEDAAN BUKAN SEBUAH PENGHALANG KARYA IRMA T. LESTARI

Setijani Setijani

Sari

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan: (1) menghargai  perbedaan  Suku;  (2)  menghargai perbedaan  agama;  (3)  menghargai perbedaan ras; dan (4) menghargai perbedaan budaya yang terkandung dalam novel Different Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra. Objek penelitiannya adalah Novel: Different dan analisis datanya menggunakan model interakcrive dari Milles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan multikultural novel Different adalah mencakup beberapa hal. (1) Nilai menghargai perbedaan suku tercermin dalam sikap saling menghormati dan saling menghargai antar tokoh suku atau etnis China dengan tokoh-tokoh suku Jawa dan Bali. Mereka dapat hidup damai dan rukun mulai SD sampai perguruan tinggi; (2) Nilai menghargai perbedaan agama tercermin dalam sikap saling menghormati dan saling menghargai antar tokoh dalam novel, antara tokoh dengan orang tuanya, antara tokoh dengan dosen dan teman-temannya yang berbeda agama; (3) Nilai menghargai perbedaan ras tercermin dalam sikap saling menghormati dan saling menghargai antara tokoh yang memiliki ciri-ciri fisik China dengan tokoh yang memiliki ciri-ciri fisik suku Jawa dan Bali; dan (4) Nilai menghargai perbedaan budaya tercermin dalam sikap saling menghormati dan saling menghargai antara tokoh yang memiliki budaya China yang beragama Konghucu dengan tokoh yang  memiliki budaya Jawa yang berama Islam, dan tokoh yang memiliki budaya Bali  yang beragama Hindu dan Kristen.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Al-„Attas, Syed Muhammad Naquib. 2010. Islam dan Sekularisme. Alih bahasa oleh Khalif Muammar, Usep Muhammad Ishaq, dkk. Bandung: Institut Pemikiran Islam dan Pengembangan Insan (PIMPIN)

Al-Malaky, Ekky. 2004. Remaja Doyan Nonton: Why Not?. Bandung: Dar! Mizan.

Al-Ma‟ruf, Ali Imron. 2009. “Metode Penelitian Sastra: Sebuah Pengantar”. Hand Out Kuliah. Surakarta: FKIP – UMS

Al-Ma‟ruf, Ali Imron. 2006. Dimensi Sosial Keagamaan dalam Fiksi Indonesia Modern. Surakarta: Smart Media

Banks, James A.; Cherry A. McGee Banks (editors). 2001. Handbook of Research on Multicultural Education (Second Edition). San-Francisco: Jossey-Bass.

Binti Salimah. 2011. “Novel Eliana Karya Tere-Liye: Kajian Isi dan Metode Pendidikan Islam”. Skripsi. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Brahim. 1968. Drama dalam Pendidikan. Jakarta: Asia Timur Baru.

Gani Rizanur. 1988. Pengajaran Sastra Indonesia (Respon dan Analisis). Jakarta: Depdikbud.

Hadikusumo, dkk. 1999. Pengantar Pendidikan. Semarang: CV.Ikip Semarang Press.

Hardaniwarya, Robert. 2001. Dialog Umat Kristiani dengan Umat Pluri- Agama/Kepercayaan di Nusantara, Yokyakarta: Kanisius.

Heru Nugroho, 1999. “Konstruksi SARA, Kemajemukan dan Demokrasi.” Jurnal UNISIA No.40/XXII/IV, Yokyakarta: UII.

Isre, Moh Soleh. 2003. Konflik Etno Religius Indonesia Kontemporer, Jakarta: Depag RI.

Lathief, Supaat I. 2008. Sastra: Eksistensialisme – Mistisisme Religius. Lamongan: Pustaka Ilalang

Lestari, Irma T. 2015. Different: Ketika Perbedaan Bukan Sebuah Penghalang. Solo: Tinta Medina.

Madjid, Nurcholis. 1999. Civil Society Versus Masyarakat Madani, Bandung: Pustaka Hidayah.

Milles M, B dan Michaell H. 1992. Analisis Data Kulitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Nugraheni, Sekar. 2007. “Aspek Sufistik dalam Kumpulan Cerpen Setangkai Melati di Sayap Jibril Karya Danarto: Tinjauan Semiotik”. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2008. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, Nyoman Kutha. 2008. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Razak, Abdul. 1990. Kalimat Efektif Struktur, Gaya dan Variasi. Jakarta: Gramedia. Scoot. 1980. Current Literary Term, Aconcise Dictionary. London: The Macmilland Press.

Semi, Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Siswantoro. 2010. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Stanton, Robert. 2007. Teori Fiksi (Terjemahan oleh Sugihastuti). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suwondo, dkk. 1994. Nilai-nilai Budaya Susastra Jawa. Jakarta: Depdikbud. Tarigan, Hendri Guntur. 1984. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Suwondo, dkk. 1987. Pengajaran Wacana. Bandung: Angkasa.

Waluyo, Herman J. 2003. Drama (Teori dan Pengajarannya). Yogyakarta: Hanindita.

Wellek, Rene dan Warren, Austin. 1993. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.