FKIP UMSurabaya

NILAI PENDIDIKAN ”LASKAR PELANGI” KARYA ANDREA HIRATA DAN ”TOTTO-CHAN: GADIS CILIK DI JENDELA” KARYA TETSUKO KUROYANAGI

YARNO .

Sari

ABSTRAK

Karya sastra merupakan refleksi kehidupan suatu masyarakat. Begitu pla novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi. Kedua novel itu secara garis besar dapat dikatakan merupakan cerita nyata tentang kehidupan yang dialami
oleh penulisnya. Laskar Pelangi bercerita tentang masa kecil hingga cita-cita Andrea Hirata. Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela berkisah tentang pengalaman menarik dan sangat berkesan ketika Tetsuko Kuroyanagi
melalui masa-masalah sekolahnya dulu di sekolah dasar.
Berkenaan dengan itu penulis merasa tertarik untuk mengupas nilai-nilai pendidikan yang diungkapkan oleh kedua penulis dalam novelnya masing-masing. Unsur-unsur pendidikan yang terdapat dalam kedua
novel tersebut dibandingkan. Hasil kajiannya menunjukkan bahwa
kedua novel itu mengandung nilai pendidikan yang mengajarkan kemajemukan, daya juang, kecerdasan holistik, pertanggungjawaban,
sikap hidup, budi pekerti, dan motivasi diri. Dengan demikian, dapat dikatakan, walaupun era dan latar belakang kedua novel
berbeda, isinya secara substansial mengandung banyak nilai pendidikan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Azra. Azyumardi. 1999. Esei-esei Intelektual dan Pendidikan Islam. Jakarta: Logos

Damono. Sapardi Djoko. 2005. Pegangan Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan

Nasional.

Depdiknas. 2003. Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Hirata, Andrea. 2007. Laskar Pelangi. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

ht tp:/ /www. economicexper t . com/ a /Autobiographical:novel.htm

Hutomo, Suripan Sadi. 1993. Merambah Matahari, Sastra dalam Perbandingan. Gaya Masa Surabaya

Kuroyanagi, Tetsuko. 2009. Totto-chan:Gadis Cilik di Jendela. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Mahayana, Maman S. 2009. Sastra Bandingan: Pintu Masuk Kajian Budaya.

Muzayyin. 2005. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta:Bumi Aksara

Rene Wellek dan Austin Warren. 1989. Teori Kesusastraan, terj. Melani Budianta. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Suroso; Santosa, Puji; Suratno, Pardi. 2008. Kritik Sastra: Teori, Metodologi, dan Aplikasi. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Suyitno. 2009. Kritik Sastra. LPP dan UNS Press. Solo

Weisstein, Ulrich. 1973. Comparative Literature and Literary Theory: Survey and Introduction. Indiana University Press: Bloomington. London

Yeni Mulyani http://www.sastra-indonesia.

com/2009/03/kritik-sastra-rasabandung/


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/didaktis.v9i2.261

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.