Pengaruh Perubahan Temperatur Terhadap Daya Output Generator PLTG 1.1 Blok I Tambak Lorok Semarang

Burhanuddin Burhanuddin, Muhamad Haddin, Agus Adhi Nugroho

Sari

Suhu udara yang tinggi ini dapat berpengaruh terhadap kinerja Generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG). Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan semakin tinggi suhu udara yang masuk ke dalam kompresor  maka  kerapatan  udara  menjadi  rendah  dan  dapat mengurangi laju aliran massa udara yang masuk melalui kompresor pada instalasi turbin gas. Oleh karena itu daya output generator yang tinggi dapat dicapai saat suhu lingkungan yang digunakan rendah. Temperatur udara standar masuk kompresor yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat turbin berkisar di 15°C dengan kelembaban udara 60% [1]. Permasalahan yang timbul pada pengoperasian turbin pembangkitan listrik tenaga gas ( PLTG ) khususnya waktu di siang hari, adalah tidak dapat optimal sesuai Daya Mampu Netto ( DMN ), hal ini disebabkan karena pengaruh temperatur lingkungan yang sangat panas yaitu di 35°C sd 40 °C [2]. Dampak yang timbul dari permasalahan tersebut adalah berkurangnya daya output generator yang seharusnya dapat maksimal karena pengaruh temperatur lingkungan maka beban harus diturunkan, kenapa beban harus diturunkan, hal ini disebabkan karena apabila beban tidak diturunkan maka akan berdampak trip pada unit sebuah PLTG, dari permasalahan tersebut solusinya adalah  menurunkan beban PLTG secara bertahap sesuai batasan parameter yang sudah ditentukan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Aldrian, E., Karmini, M., & Budiman, B. (2011). Adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara, Kedeputian Bidang Klimatologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Imelda Putri, Y., & Sudirmanto, S. (2020). ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR MASUK KOMPRESOR TERHADAP EFISIENSI PLTG PADA BLOK 1 UNIT 2 PLTGU MUARA KARANG (Doctoral dissertation, INSTITUT TEKNOLOGI PLN).

Budihardjo, B., Subagio, A., & Hizbullah, M. (2015). Kajian Sistem Pendinginan Udara Masuk Turbin Gas Untuk Menaikkan Daya Luaran Pembangkit Listrik Tenaga Gas Yang Beroperasi Pada Beban Puncak.

Rimbawati, R., Harahap, P., & Putra, K. U. (2019). Analisis Pengaruh Perubahan Arus Eksitasi Terhadap Karakteristik Generator (Aplikasi Laboratorium Mesin-Mesin Listrik Fakultas Teknik-Umsu). RELE (Rekayasa Elektr. dan Energi) J. Tek. Elektro, 2(1), 37-44.

Ulan Sari, Ni Made Putri, Isvhandono Yunaini Adnyana, and Tri Wahyu Oktaviana Putri. Pengaruh Variasi Beban Terhadap Perubahan Temperature Generator Winding Pada Generator Sinkron di PT Indonesia Power Suralaya PGU Unit 5. Diss. INSTITUT TEKNOLOGI PLN, 2020.

Rohmani, M. F., & Satria, I. (2017). ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR UDARA MASUKAN TERHADAP KERJA TURBIN GAS DI PT PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKITAN PLTGU CILEGON. ABSTRACT OF UNDERGRADUATE RESEARCH, FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY, BUNG HATTA UNIVERSITY, 8(2).

Kusnandar, H. (2010). Pengaruh kondisi lingkungan terhadap kinerja turbin gascentaur T-4702 pada flatform off-shore North West Java= The effect of environment's condition to peformance of Gas Turbine Centaur T-4702 on platform off-shore North West Java.

Soekardi, C. (2015). Termodinamka Dasar Mesin Konversi Energi. Penerbit Andi.

PLN/Sumitomo, 1983. Tambak Lorok Service Manual Turbine Accerories And Generator. In: Tambak Lorok Service Manual Turbine Accerories And Generator Volume 1A. Semarang: PT. PLN Persero, p. Volume 1A.

Marsudi, Djiteng. "Ir, Operasi Sistem Tenaga Listrik." Balai Penerbit & Humas ISTN, Jakarta Selatan (1990).

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.