Kajian Skala Pengembangan Beban DistribusiI Tenaga Listrik di Wilayah Kota Surabaya

Vicky Febrian Eka Putra dan Ahmad Cholilurrahman

Sari

Kebutuhan beban bagi pelanggan di Kota Surabaya dapat digolongkan ke dalam 6 kelompok besar. Dalam memenuhi kebutuhan kepada pelanggan tersebut diatas PT. PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi Jawa Timur memiliki kapasitas terpasang gardu induk di wilayah Kota Surabaya sampai tahun 2012 dengan perincian Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Utara sebesar 820 MVA, Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Selatan sebesar 1240 MVA dan Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Barat sebesar 820 MVA . Permasalahannya adalah dari kapasitas terpasang seperti tersebut diatas, Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Utara baru terpenuhi 528,6 MW atau 64,46 % dari total yang sudah disediakan. Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Barat baru terpenuhi 487 MW atau 59,39 % dari total yang sudah disediakan. Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Selatan baru terpenuhi 733,32 MW atau 59,13 % dari total yang sudah disediakan. Dengan demikian timbul pertanyaan sampai kapan kapasitas total yang telah disediakan dapat terserap seluruhnya oleh ketiga Area Pelayanan dan Jaringan (APJ). Sebagai evaluasi digunakan Metoda Time Series Analysis, yang dimaksud metode Time Series Anlysis adalah merupakan metode yang mempelajari deret waktu, baik dari segi teori yang menaunginya maupun untuk membuat peramalan (prediksi). Prediksi / Peramalan deret waktu adalah penggunaan model untuk memprediksi nilai di waktu mendatang berdasar peristiwa yang telah terjadi. Hasil Akhir menunjukkan bahwa Area Pelayanan dan Jaringan Surabaya Utara dapat terselesaikan sampai tahun 2015, Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Barat dapat terselesaikan sampai tahun 2016 dan Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surabaya Selatan dapat terselesaikan sampai tahun 2015 . Kata Kunci : 6 kelompok beban, Area Pelayanan dan Jaringan, Metoda Time Series Analysis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Wagner, A.Y. Chikani, R. Hackman, Fellow (2001), Feeder Reconfiguration For Loss

Reduction: An Application of Distribution Automation, IEEE Transactions On Power

Delivery.

▪ Nurhayati, Wina. (2007). Model Prakiraan Beban Listrik Jangka Pendek Menggunakan

Aplikasi ANFIS, Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

▪ Nugroho, A. (2005), Prakiraan Kebutuhan Energi Listrik UPJ Boja, Makalah Seminar

Nasional Teknik Ketenagalistrikan 2005, Teknik Elektro Fakultas Teknik UNDIP, Semarang.

▪ William W.S. Wei (2006), Time Series Analysis Univariate and Multivariate Methods,

Department of Statistics Temple University, United States of America.

▪ Debrapiya Das (2006), A Fuzzy Multiobjective Approach for Network Reconfiguration of

Distribution Systems, IEEE Tran On Power Delivey.

▪ Taleski, Dragoslav Rajicic (1997), Distribution Network Reconfiguration For Energy Loss

Reduction, IEEE Transactions On Power Delivery.

▪ Marsudi, D. (1990), Operasi Sistem Tenaga Listrik. Balai Penerbit & Humas ISTN, Jakarta


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/cl.v1i1.1296

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.