LATIHAN KESEIMBANGAN PADA PENDERITA POST- OP AMPUTASI BAWAH LUTUT (BELOW KNEE)

Martina Putri Purnamasari

Sari

Amputasi anggota gerak bawah adalah tindakan/prosedur membuang sebagian dari satu atau beberapa tulang terhadap anggota gerak bawah manusia. Hilangnya anggota gerak bawah mengakibatkan terganggunya fungsi ekstremitas seperti fungsi keseimbangan, propioceptive dan kontrol otot. Keseimbangan memiliki arti sebagai kemampuan relatif untuk
mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support) yang melibatkan berbagai gerakan di setiap segmen tubuh, dengan di dukung oleh sistem muskuloskleletal sehingga membuat manusia mampu untuk beraktivitas secara efektif dan efisien. Maka dari itu program latihan harus diberikan untuk menyiapkan pasien dalam menghadapi perbedaan kondisi tubuh setelah amputasi.

Latihan keseimbangan adalah latihan yang ditujukan untuk mempertahankan posisi tubuh, baik dalam keadaan statis atau dinamis. Latihan keseimbangan dilakukan bersama dengan latihan kelincahan dan kecepatan, bahkan kelenturan. Pada saat keseimbangan statis dapat diperiksa dengan mengamati kemampuan pasien untuk mempertahankan
keseimbangan pada saat diam dalam posisi tertentu. Keseimbangan dinamis untuk mengevaluasi kontrol keseimbangan ketika duduk ke berdiri. Prosedur latihan keseimbangan disini telah terbagi menjadi dua fase yaitu fase sebelum menggunakan protesa dan fase sesudah menggunakan protesa. Saat sebelum menggunakan protesa metode ambulasi pasien, berdiri di parallel bar dengan kedua tangan sebagai penyokong tubuhnya. Sedangkan latihan jalan dengan protesa akan membantu mengembalikan kepercayaan diri pasien yang telah diamputasi dan dapat berperan aktif di dalam masyarakat.

Kata Kunci

Amputasi, Anggota gerak bawah, Keseimbangan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Engstrom, Barbara & Catherine. 1985. Physiotherapy for Amputee. London.

Kisner, C. 2002. Therapeutic Exercise. United States of America: F. A.Davis Company.

Sethy, D., Snehlata, E.,Sau, K. 2009. Effect of balance exercise on balance control in unilateral lower limb amputees. The Indian Journal of Occupational Therapy, XLI(No,3), p. 65.

Syaifuddin, M. & Thomson. 2016. Hubungan panjang puntung dan indeks massa tubuh dengan keseimbangan berjalan pada pasien pasca amputasi anggota gerak. Poltekkes Surakarta Kemenkes RI, Oktober, pp. 13-16.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/jar.v1i1.12627

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.