Pengelolaan Limbah Popok Lansia menjadi Media Tanam dan Pupuk

Fathiya Luthfil Yumni

Sari

Abstrak

Inkontensia pada lansia sering terjadi sehingga tidak mampu mengontrol kemih yang keluar. Dalam kondisi seperti itu, lansia membutuhkan popok. Namun penggunaan popok ini akan menimbahkan masalah karena akan menghasilkan limbah popok. Limbah popok berbahaya dan mempengaruhi kesehatan lingkungan. Maka, pengelolaan limbah popok menjadi taman dan pupuk sangat penting dilakukan untuk menghindari lingkungan yang tidak sehat dan bersih yang mempengaruhi kesehatan khususnya para lansia.

Kegiatan ini dilakukan di UPTD Griya Werdha, Jambangan, Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan dan daur ulang limbah sampah popok. Hasil dari  pengabdian ini adalah dihasilkannya  media tanam dan pupuk di di UPTD Griya Werdha, Jambangan, Surabaya

 

 

Kata Kunci: Limbah Popok, Media Tanam, Pupuk


 

Referensi

Hatining, D., Sudarni, A., Ihda, N., & Nisa, F. (2014). Pelatihan dan sosialisasi pengolahan limbah diapres sebagai media tanam di Smk Al-Inabah Ponorogo. Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNIPMA, 391–394. prosiding.unipma.ac.id/index.php/SNHP/article/view/818%0D

Nawawi, M. I., Azizah, M. N., & Andhini, T. (2019). PELIPOB: PEMANFAATAN LIMBAH POPOK BAYI SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA TANAM.

Tirto. (2020). Jalan Panjang Gugatan Limbah Popok yang Mengotori Laut Jawa. https://tirto.id/jalan-panjang-gugatan-limbah-popok-yang-mengotori-laut-jawa-fCET

Yunus, N. M. (2019). Pengaruh Pemberian Kompos Berbahan Dasar Limbah Diapers (Popok Sekali Pakai) terhadap Pertumbuhan Tanaman Pacar Air (Impatiens balsamina L.). 4(19), 24–28.


DOI: http://dx.doi.org/10.30651/hm.v1i1.8093

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.